ATHAYA

ATHAYA
Salah paham.


__ADS_3

Setelah amarah sang Karin yang salah satu dari Trio Angel "JANGAN PANGGIL GUA TRIO ANGEL AUTHOR BA****T" Marahnya dengan muka galak. Heran gua, Character disini sakti sakti ya bisa tau kalo gua lagi cerita.


❣❣❣


Setelah situasi reda, Mereka melanjutkan perjalanannya ke lantai para kelas 10 berada, Untuk menemui Leo. Saat sudah di dekat 10 IPA 2. Karin memegang bahu Atha " Dah tuh sana, Gua tunggu sini. "


"Ehhhh... Katanya Karin mau nemenin aku.." Jawab Atha dengan imut.


Karin melepas tangan yang ada di bahu Atha, "Kan udah nih, Sampe ke depan kelasnya kan?" Jawab Karin berpura pura bodoh.


Muka Atha mulai memasam, "Ehhhh" memandang Karin dengan kecewa.


Bubu memegang pundak Atha dan mengangkat ibu jarinya. "Semangat Atha ku hehehe"


"Iya iya Atha semangat." Jawab Atha dengan sedikit helaan nafas.


Atha berjalan menuju ke depan pintu kelasnya leo. Langkah demi langkah Atha lewati, beberapa pasang mata melihat sosok anggun nan cantik berjalan membelah atmosfer yang ada di lorong kelas 10. Bubu dan Karin melihat Atha yang berjalan di belakang. Atha memegang kunci yang ingin diberikan. Saat sudah ada di dekat pintu depan kelas, Keluarlah sang Mahluk buas yang Atha takuti dari dalam kelas yaitu Arza Leo.


Dengan mata yang hanya melihat jalanan dan tingginya yang tidak menghiraukan Atha yang hanya 160 cm dia berjalan tanpa melihat Atha yang ada persis di sampingnya itu. Bagaikan Es yang beku, Ia hanya memasang wajah yang sangat dingin. Sampai sampai Atha pun dibuat takut dengannya.


Atha melihat Leo yang berjalan di samlingnya dan menggigil imut. Makin lama Leo menjauh dari Atha menuju kantin yang berada di lantai satu. Sadar akan Leo yang makin lama menjauh, Atha memberanikan diri untuk memanggilnya.


"Leo !!" Atha memanggil.


"Leoooo !!" Untuk kedua kali Atha memanggil.


Tangan Atha reflek memegang bahu Leo dan berteriak "Leooo !! Tunggu dulu !!". Seketika, Leo menoleh kearah Atha dengan kening yang mengkerut dan wajah yang sangat dingin.


"Apaan?" Leo menanyakan dengan wajah yang sangat seram, Menurut Atha.


Atha melihat tangannya yang memegang bahu Leo "Woahhh !! Maafin aku.." Melepas tangan Atha dari Pundaknya leo. Saat mendongak keatas dan melihat wajah leo Atha berpikir. "Mati Atha, Mati Atha, Jangan makan Atha, Atha mohon." Batinnya berteriak bisa bisa suaranya sampai ke alam baka.


"Ada urusan apa ama gua?" Tanya Leo dengan dingin.


Atha langsung menunduk ketakutan untuk melihat wajah Leo yang sepertinya akan menerkam Atha. Tiba tiba sepintas kalimat dari Bryan lewat di pikiran Atha. "Iya, contohnya lu tunggu dia di moment yang tepat kaya pulang sekolah dan kasih hadiahnya gitu..."

__ADS_1


Yang dirasakan oleh Atha sekarang adalah rasa takut dan rasa ingin mundur sekarang juga dari leo sang pembunuh berdarah dingin, Menurut Atha tentunya.


Tanpa pikir panjang Atha berteriak. "PULANG SEKOLAH NANTI AKU TUNGGU DI PARKIRAN !!"


Seluruh siswa siswi yang berada di lorong mendadak hening setelah mendengar teriakan Atha yang terlihat seperti akan menyatakan perasaannya itu.


Karin dan Bubu yang sedang melihat Atha dari jauh hanya bisa kaget dan menganga melihat kebodohan Atha yang mundur dari perang.


"Tinggal kasih kuncinya terus pergi, Si bodoh itu, Sekarang kan makin rumit!" Karin kesal dan mengeratkan kepalan tangannya.


"Po-Positif Thinking aja Karin... Mungkin Atha sekarang sakit perut, Jadi perangnya di tunda sampai pulang sekolah..." Bubu tersenyum dan berpositif thinking atas kebodohan yang dilakui oleh Atha.


Karin semakin kesal mendengar pendapat sahabat bodohnya itu. "Lu yang mau sakit perut sekarang? Gua tonjok tu perut!" Jawab Karin dengan mata jahat yang melihat Bubu.


"Enggak Kanjeng Karin, Ampun!" Bubu menjawab dengan kedua telapak tangan yang bersentuhan dan kepala yang diturunkan ke karin.


❣❣❣


Setelah kejadian memalukan itu berlalu, Bel yang berbunyi tepat saat jam 10.30, memberitahukan bahhwa istirahat telah selesai berbunyi.


"Yaudah sabar aja, Tinggal kasih pulang sekolah" Jawab Karin menenangkan Atha.


Atha yang sedang meringkuk kesal menoleh dan melihat kearah karin dengan mata yang seolah berkata "Karin sangat baik padaku, Aku makin sayang padamu karin.."


Karin yang sakti melihat mata Atha itu "Kenapa mata lu? Mau gua tusuk?"


"Ampun kanjeng.."


Setelah Guru memasuki kelas, Atha dan Karin belajar. Mrs.Eva menjelaskan pelajaran bahasa inggris, Mata pelajaran yang paling Atha sukai. Saat Mrs.Eva sedang menjelaskan, Atha hanya melamun memikirkan pertemuannya dengan Raja Es untuk kedua kalinya, Itu membuat badan Atha bergidik.


Disaat pelajaran sedang berlangsung, Mrs.Eva yang sedang mengajar melihat Atha yang sedang melamun.


"Atha, Can you answer this question?" Tanya Mrs.Eva


Atha hanya diam dan melihat keluar jendela tanpa memperdulikan Mrs.Eva yang menanyakannya.

__ADS_1


Mrs.Eva menanyakan Atha sekali lagi "Atha?" Tangan Mrs.Eva memegang pundak Atha.


Sadar akan pundaknya yang dipegang oleh Mrs.Eva, Atha sangat terkejut dan berdiri "Ampun! Jangan makan aku!" Teriak Atha.


Satu kelas hanya diam melihat wanita cantik yang bodoh berteriak dengan keras. Di satu sisi sahabat Atha yang ada di pojok kelas hanya menepuk dahinya "Haduh, Atha ****..." dengan suara yang kecil dan helaan nafas yang panjang.


"Atha kamu tidak apa apa?" Tanya Mrs.Eva


Atha yang sedang berdiri sadar akan pandangan satu kelas yang melihat kebodohannya, "I-Iya Mrs Atha ga apa apa.." Mukanya memerah dan segera duduk.


❣❣❣


Tringggg.....


Bel sekolah pulang berbunyi pada jam 15.00.


Atha yang sudah selesai belajar, Seperti biasa membereskan bukunya dan langsung menuju ke tempat duduk paling pojok tempat Karin duduk.


Jika seperti hari hari biasanya, "Karin Karin, Nanti pulang ke bioskop dulu yuk? Ada film yang pengen Atha tonton" Dengan senyuman yang lebar.


Tetapi karena hari ini adalah hari yang tidak biasa bagi Karin, "KARIN KARIN! GIMANA NIH, ATHA TAKUT" Teriaknya.


Karin memegang tangan Atha dan menenangkannya, "Tenang dulu Atha, Sekarang mending kita ke kelas bubu..."


Atha mengangguk angguk.


Atha dan Karin menuju ke kelas tempat sahabat mereka berada di 11 IPS 1, Yaitu Bubu. Setelah berjalan beberapa menit, Atha dan Karin sampai ke kelas bubu. Dari pintu masuk kelas mereka berdua melihat Bubu yang memasang wajah bingung dengan tangan memegang bibirnya, "Hmmmm..." Gumam bubu.


Dua sahabatnya saling melihat, "Dia serius mikir?" Tanya Karin ke Atha. Atha mengikuti gaya karin berfikir, "Hmmmm, Kayanya dia lagi kerasukan Rin..." Jawabnya.


"Mau panggil Ustad? Supaya diruqiyah tuh yang ngerasukin?" Tanya Atha dengan tangan yang mengikuti gaya Bubu berfikir.


Karin mengangguk, "Sekalian aja minta ustadnya ngeluarin roh Bubu dari jadi jazadnya..." Tambahnya.


❣❣❣

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2