ATHAYA

ATHAYA
kepergian athaya


__ADS_3

Meskipun gue belum siap melepas Athaya karena dia cinta pertama gue, tapi gue juga gak boleh egois, gue harus tau siapa cewe yang udah gue rusak semalam dan sebagai cowok gue juga harus bersikap gentleman gue harus tanggung jawab karena gue udah ngerusak masa depan cewe itu .


Di sisi lain kini seorang pria berusia sekitar 40 tahun baru saja mendapatkan kabar jika anak semata wayangnya telah di jebak sehingga melakukan hal yang harusnya tidak dilakukan


"Apa ,, balik lah serahkan semua Poto kejadian semalam,dan serahkan juga biodata wanita yang ada di kamar apartemen Anak saya "ucap pria tersebut dengan nada tegasnya .


"Baik Pak ,akan saya selesaikan segera dan memberikan informasi nya secepat mungkin"jawab seseorang yang ada di sebrang sana


Setelah mematikan telepon tak perlu menunggu lama kini informasi tentang Athaya telah ada di tangan Narendra Putra yang tak lain adalah Ayah dari pria yang semalam telah merenggut kesucian Athaya.


Setelah melihat informasi tentang Athaya Papah Arhan langsung kembali mengirim pesan kepada seseorang yang ada di seberang sana


"Singkirkan dia secepatnya jangan sampai ada jejak saya tidak mau jika nantinya dia menghambat pendidikan anak semata wayang saya ,saya juga tidak mau memiliki menantu yang tak jelas asal-usulnya seperti dia.apalagi setelah saya tau jika dia pasti nya menjebak anak saya karna menginginkan uang nya ."


"Baik pak saya akan segera melaksanakan tugas saya "ucap seseorang di seberang sana.


Di sisi lain kini Athaya sedang mengurung diri di kamar, dengan keadaan mata yang sembab namun secara tiba-tiba Athaya dikagetkan dengan keributan yang terdengar di luar, Athaya pun langsung segera keluar dari kamarnya untuk mengecek keributan yang ada di luar ,.


"Ada apa ini mengapa semua jadi berantakan seperti ini "ucap Athaya ketika melihat perabotan rumah yang berantakan meluluh lantah.


"Kalian siapa? apa yang kalian lakukan mengapa kalian merusak panti ini? "ucap Athaya tak terima ketika melihat orang-orang bertubuh besar melempar asal barang-barang yang ada di dalam rumah panti asuhan itu.


"Kau ikut dengan kami ada seseorang yang ingin bertemu denganmu jika kamu tidak mau ikut dan tidak menurut maka jangan salahkan saya dan teman-teman saya akan mengobrak-abrik panti asuhan ini "


"Jangan Athaya tetaplah disini nak jangan ikuti mereka! "ucap Ibu panti


"Diam lah kau wanita tua"ucap seseorang bertubuh kekar yang bersiap akan melayangkan tamparan kepada Ibu panti Athaya pun langsung berteriak dan mencegah nya


"Jangannnn,,,,,,, tolong jangan sakiti Ibuku aku akan pergi dengan kalian tapi kumohon jangan ganggu Ibu atau Adik-adikku lagi"mohon Athaya


"Baiklah ayo ikut kami ."


~Sesampainya di tempat tujuan~


" Masuk "ucap bodyguard tersebut sambil mendorong paksa tubuh Athaya hingga tubuh Athaya sedikit terhuyung ke depan, ternyata di sana sudah ada seseorang yang kini tengah menunggu kedatangan Athaya


"Om Anggara!"ucap athaya ketika melihat orang tua Arhan


"Kamu mengenal saya? "ucap Papah Arhan

__ADS_1


"Saya kenal Om Karena Om adalah Papah teman saya "ucap Athaya


"Baguslah kalau kau tahu itu, jauhi Anak saya dan untuk tadi malam lupakan lah atas apa yang telah Anak saya lakukan kepada kamu, saya akan memberikan uang ganti rugi berapapun yang kamu minta saya akan berikan ,asalkan kamu jangan pernah muncul lagi di kota ini "


"Mengapa Anda melakukan itu pada saya apa salah saya hingga anda mempersulit hidup saya seperti ini hingga anda menyuruh saya untuk pergi,saya tidak mau ,saya akan tetap tinggal di kota ini "tegas Athaya


"Baiklah jika itu maumu maka bersiap-siaplah melihat kehancuran panti asuhan tempat tinggal mu itu "


Ketika mendengar itu Athaya pun langsung membelalakkan matanya kaget , sungguh tega hanya sekedar untuk menjauh kan dirinya dan Anaknya seorang Ayah tega berbuat hal sekeji itu ,dimana hati nurani nya , bahkan dengan teganya Om Anggara akan menghancurkan Pantai asuhan tempat dimana banyak nya Anak-anak yang tidak mempunyai orang tua nya berkumpul untuk berlindung.


Jangan lakukan itu, kasihanilah mereka mereka membutuhkan tempat tinggal jika anda menghancurkan panti asuhan itu pasti akan banyak hati anak-anak yang terluka "ucap Athaya lirih


"Baik lah saya akan pergi dari kota ini "ucap Athaya"tapi beri saya waktu satu hari saja "mohon Athaya


"Tidak saya sama sekali tidak akan pernah memberikan waktu untukmu, cepatlah pergi dari kota ini sejauh mungkin dan saya harap jangan pernah kembali, ambillah uang ini dan segera pergi dari hadapan saya "


"Baiklah saya akan pergi sekarang, "Athaya yang merasa harga dirinya diinjak-injak sama sekali tak menerima sepeserpun uang yang diberikan oleh Ayahnya Arhan, ia pun langsung segera pergi tanpa berkata apapun


" Ya Allah harus kemana aku pergi sekarang, uang 20,000 yang ku punya sekarang mana cukup untuk bepergian jauh"


"Athaya,,,,,,"


"Kak Dimas mau ke mana kak? "


"Kakak mau ke Bandung ,mau melihat pembukaan usaha kafe baru Kaka di Bandung"ucap Dimas


" Kak Dimas apa Athaya boleh ikut?". ucap Athaya ragu-ragu


"Ka dimas Aya mohon Ka Dimas mau memberikan Athaya tumpangan Athaya tak tahu harus minta tolong pada siapa, untuk pergi dari kota ini kak "


"Mengapa harus pergi Aya ? apa kamu ada masalah dengan ibu ?"ucap Dimas


"Tidak ada, ini bukan masalah Aya dan Ibu Kak ,,Aya tak mampu menceritakan sekarang,ka Aya mohon sama kakak tolong nyaberikan Aya tumpangan "ucap Athaya memelas sungguh Athaya tidak tau lagi harus minta tolong siap jika saja KA Dimas tidak mau menolong nya sekarang.


"Baik lah,ayo masuk "


"Kakak masih butuh penjelasan, jika Aya sudah siap tolong cerita lah kepada Kaka "ucap Dimas


"Baik ka "

__ADS_1


_BANDUNG_


"Aya bangunan kita sudah sampai "ucap Dimas


Aya pun langsung mengerjakan matanya kala mendengar suara Dimas memanggil nya.


"Apakah Kita sudah sampai Ka "bukannya menjawab pertanyaan Dimas Athaya malah balik bertanya


"Iya ,ayo turun Aya !!! "


"Baik ka "Athaya pun langsung segera turun dari mobil mengikuti langkah Dimas menuju ke sebuah cafe yang terlihat cukup besar ,Aya bangga dengan Kaka nya itu , walaupun dulu Dimas juga sama seperti nya tak memiliki orang tua tapi dengan tekat dan keyakinan Dimas ,Ka Dimas bisa menjadi seperti sekarang ia menjadi penguasa di bidang kuliner, meskipun di antara mereka tidak memiliki hubungan darah tapi sedari dulu saat di panti asuhan sampai sekarang Athaya sudah menganggap Dimas seperti Kakak nya sendiri .


Setelah memutuskan untuk pergi, Athaya langsung memblokir akun sosial media nya ,dan juga membuang kartu SIM nya dan Menganti dengan yang baru, sungguh Athaya akan menutup semua kenangan masa lalu nya dan akan mencoba melupakan masa lalu nya di sini dengan mencoba memulai hidup yang baru.


Sebelumnya Athaya juga sudah meminta izin kepada Ibu Panti lewat telepon untuk pergi dari panti.walaupun awal nya Athaya tak di izinkan oleh Ibu Panti,namun lama kelamaan Ibu Panti pun luluh setelah Athaya mencoba memberikan pengertian dan Ibu mengizinkan Athaya untuk pergi walaupun Aya tau jika Ibu pasti mengijinkan nya dengan hati yang berat karena Aya tau jika Ibu Panti sudah menganggap Athaya seperti Anaknya sendiri.


Di sisi lain ,kini Arhan tengah marah besar karena sudah kecolongan , rekaman cctv apartemen nya telah di dahului di ambil oleh seseorang.hingga Arhan tak bisa melihat wanita yang telah ia tiduri


"Hilang,,, bagi mana bisa Pak ?"ucap Arhan bertanya pada satpam yang bertugas di ruang cctv.


"Saya juga tidak tahu Mas , mungkin ada seseorang yang sudah menyusup kesini dan mengambil rekaman cctv di unit Mas Arhan "


"Coba cek sekali lagi pak "ucap Arhan yang masih kekeuh ,si satpam pun menuruti ucapan Arhan


"Masih sama Mas hasilnya dengan yang tadi Sama sekali tidak ada "


"Baiklah "ucap Arhan kecewa sambil berlalu meninggalkan ruang tersebut menuju apartemen nya


"Agrhh ,,,bego Loe Ar ,kenapa juga coba loe harus pulang dulu kemarin bukannya liat dulu rekaman cctv nya biar Loe tau siapa cewek yang udah loe rusak semalam"ucap Arhan sambil mengguyar rambutnya kasar


"Gue juga harus cari tau siapa yang udah ngambil rekaman cctv itu "


***


"Semuanya sudah beres Pak , rekaman cctv apartemen tuan arhan sudah saya ambil,dan saya juga telah mengancam seluruh karyawan yang ada di sana agar tak buka mulut,jadi saya yakin sudah tidak ada lagi bukti-bukti yang tersimpan,wanita itupun sudah menepati janjinya dia sudah pergi dari kota ini "ucap Laki-laki tersebut


"Kerja bagus ,kamu juga harus menyuruh anak buah mu untuk memantau anak saya ,saya yakin Arhan tak akan tinggal diam ,dia akan mencari tahu tentang ini semua ,Sebisa mungkin tutupi semuanya dengan baik jangan sampai ada yang bocor "ucap Anggara tegas


"Baik pak ".

__ADS_1


__ADS_2