ATHAYA

ATHAYA
Nasehat mamah Nadia


__ADS_3

"Ya jelaslah dia nggak ada ngabarin lo Nayara Lagian lo itu siapa sih ??kok loe sampai mau dapat kabar dari Kak Keenan? "ucap Nayara yang menjawab pertanyaan yang barusan dilontarkannya sendiri.


_


_


_


"Ken kamu udah tiga hari loh nggak masuk sekolah ?apa kamu sudah meminta izin kepada guru kamu di sekolah?"ucap Athaya yang bertanya kepada anaknya


"Mamah tenang aja Ken udah minta izin kok sama wakil kelas Keenan kemarin .Kalau Ken mau izin nggak masuk sekolah soalnya mau jagain Papah yang lagi sakit, Lagian besok juga Keenan udah mau masuk ke sekolah lagi kok mah , Jadi Mama nggak perlu khawatir!"ucap Keenan meyakinkan Mamah nya


"Ya sudah Jika kamu sudah izin ke wali kelas, kamu nggak papa, Mama senang dengarnya berarti anak Mama ini nggak bolos selama tiga hari ini! "ucap Athaya sambil mengelus puncak kepala anaknya dengan sayang


Arhan cukup senang saat melihat interaksi di antara anak dan ibu yang kini ada di hadapannya.


"Ken,,,,,!!!""seru Arhan memanggil putranya


"Iya Pah ada apa?" ucap Keenan yang langsung melihat ke arah papanya yang kini tengah duduk di ranjang rumah sakit sambil menyandarkan punggungnya di kepala ranjang.

__ADS_1


Kenan pun langsung berjalan ke arah ranjang papanya dan langsung duduk di kursi yang ada di sebelah ranjang Papahnya


"Maafkan Papah ya nak ,karena gara-gara papa sakit sekolah kamu jadi terganggu karena harus nungguin papa di rumah sakit." ucap Arhan yang merasa tak enak kepada putranya


"Jangan bicara seperti itu pah ,lagian kan Keenan ini anak kandung Papah !! yang tentunya berkewajiban untuk menjaga Papah di rumah sakit. Apalagi Ken sendiri tahu jika papa sudah menyelamatkan Mamah tiga hari yang lalu dari kegila*n wanita itu, jadi mana mungkin Ken lepas tanggung jawab begitu saja, apalagi sampai tidak menjaga Papah yang sedang sakit! "ucap Keenan


Ya Keenan sudah bertekad mulai dari sekarang, ia akan menerima Papahnya kembali untuk jadi bagian di hidupnya .Setelah kejadian kemarin Keenan makin yakin untuk mempersatukan kembali Mamah dan papanya apalagi saat Keenan tahu jika papanya telah menyelamatkan Mamahnya yang tela mengorbankan nyawa nya sendiri.


Keenan berjanji pada dirinya sendiri untuk mempersatukan lagi kedua orang tuanya yang Kenan tahu memang masih saling mencintai


Ketiganya kini sedang asyik bercengkrama, tiba-tiba obrolan Arhan Athaya dan Keenan pun terhenti ketika mereka mendengar pintu masuk yang dibuka dari arah luar.


"Sudah mah, Arhan nggak papa kok mama tenang aja nggak perlu khawatir, terus keadaan Mamah gimana sekarang? seharusnya Mama itu istirahat saja di rumah tak perlu memaksakan untuk datang ke sini mah, karena Arhan sudah baik-baik saja kok! "ucap Arhan yang tak tega melihat mamahnya yang kini masih terlihat begitu pucat.


"Iya Ar !!! papa juga sudah bilang pada mama kamu untuk tidak datang ke sini karena mama kan memerlukan waktu untuk istirahat, tapi Mamah kamu tuh terus ngeyel dan sama sekali nggak mau dengerin ucapan papa! jadi dengan berat hati pun papa mengizinkan Mama untuk pergi ke sini walaupun keadaan Mamah belum sepenuhnya pulih."


"Ya sudah sih Pah, Lagian Mamah juga nggak apa-apa kan walaupun datang ke sini dengan keadaan seperti ini mamah baik-baik saja Pah . asal papa tahu Mama juga bakalan cepat sembuh Pah kalau dibawa ke sini Apalagi di sini mama bisa ngumpul sama anak cucu dan calon menantu mama, beda lagi ceritanya kalau mama kelamaan istirahat di rumah yang ada kepala Mama makin mumet nantinya bukannya sembuh malah makin parah "ucap Nadia


Athaya yang mendengar Nadia yang menyebutkan dirinya itu sebagai calon menantu pun langsung tersenyum malu saat mendengar penuturan yang diucapkan oleh wanita tersebut.

__ADS_1


"Ya sudah papa ikut kemauan Mamah saja, asalkan Mamah bahagia dan mamah juga cepat sembuh, papa akan selalu mensuport keinginan Mama! "ucap Anggara yang nyatanya selalu kalah jika berdebat dengan sang istri yang dicintainya itu.


"Terima kasih Pah ,karna Papah selalu mau mengerti dengan kemauan mamah !"ucap Nadia yang langsung memeluk suaminya dengan sayang di hadapan semua orang


"Udah dong Pah , Mah jangan mesra-mesraan di depan Arhan kaya gitu , gimana coba kalo semisal kan Arhan kepengen kan berabe nantinya,mana Arhan belum ada pasangan lagi !"ucap Arhan sambil tersenyum dan menatap Athaya yang sekarang juga sedang menatap dirinya dengan wajah penuh tanya nya .


"Ish ,,,,,,,kamu ini Ar ganggu kesenangan orang tua deh ,kalo kamu juga mau ngelakuin hal yang sama ,gampang Ar lagian di sini kan Ada Athaya yang jelas-jelas sebentar lagi bakalan jadi istri kamu ."ucap Nadia yang sengaja untuk menggoda Athaya dan Putra nya


"Mamah ini ,,,lagian mana mungkin Athaya mau sama Arhan mah , Apalagi mamah juga tahu kalo Arhan ini pernah membuat hidup Aya menderita .Arhan yakin kalo sekarang Aya sudah memiliki laki-laki lain di hati nya , laki-laki yang jauh lebih baik dari Arhan."


"Hah ,,,ngak kok ,aku sama sekali gak pernah membuka hati ku untuk laki-laki lain "ucap ATHAYA tiba-tiba , melakukan nya dengan spontan jelas saja Athaya yang baru sadar atas kelakuan nya langsung di buat malu oleh dirinya sendiri yang menurut nya begitu ceroboh.


"Jadi gimana Aya ? Apa kamu mau jadi mantu mamah , istri dari putra Mama ?"ucap Nadia


"Mm,,, tolong beri Aya waktu mah !!"ucap Athaya lirih


"Baiklah Aya mamah sama sekali tak akan pernah memaksakan ke hendak mamah ,jika semisal Aya juga nantinya tak bisa menerima putra mamah dan memiliki pria lain yang lebih membuat Aya nyaman,Mamah sama sekali tidak akan pernah mencegah ke putusan Aya jika itu memang laki-laki terbaik untuk Athaya meskipun itu bukan putra Tante ,Tante akan selalu mendukung Aya sepenuhnya karna mau sampai kapanpun Aya tetaplah menantu mamah ibu dari cucu mamah ."ucap Nadia sambil menggenggam tangan Athaya .


Dan setelah itu pun ia memutar tubuh nya menghadap ke arah sang putra yang masih duduk termenung Nadia yakin kemungkinan besar Putra nya itu tak terima atas ucapan diri nya kepada Athaya .

__ADS_1


"Dan untuk kamu Arhan , mulai sekarang kamu juga harus bisa berjuang untuk mendapatkan hati Athaya kembali dengan cara yang baik dan sportif ,jika saja Athaya nantinya sama sekali tak mau memilih kamu untuk menjadi pendamping hidup nya kamu harus merelakan Athaya Agar hidup Athaya bahagia nantinya dengan laki-laki pilihan nya tanpa ada bayang-bayang dari kamu ,tapi ingat tanggung jawab Keenan ,masih harus kamu penuhi walaupun nantinya kamu tak bisa bersama dengan Athaya "


__ADS_2