
Setelah kepergian Keenan Athaya kembali termenung,ia sungguh stress rasanya sungguh Malas jika harus masuk kerja dan bertemu orang-orang menyebalkan yang kemarin menghujatnya gara-gara laki-laki sialan itu.
Panjang umur,baru saja Athaya memakai bos nya kini dia malah mendapatkan telpon dari bosnya itu , Athaya yang malas menjawab pun me rijek panggilan dari Arhan, total panggilan yang Athaya reject ini sudah mencapai 10 panggilan ,dan adapun panggilan tak terjawab dari Arhan.
"CK ,,mau apa lagi coba !"ucap Athaya kesal , athaya pun langsung menekan tombol of untuk memastikan ponsel nya namun tekanan nya terhenti ketika mendapatkan notifikasi pesanan dari Arhan
"kemana kamu kenapa tidak masuk kerja ,sudah berani ya kamu tidak masuk kerja tanpa memberi kabar terlebih dahulu ke pada saya,ke kantor sekarang saya tunggu 30 menit kalo kamu tidak kesini siap-siap saja besok kamu bereskan barang-barang kamu !"ucap arhan yang mencoba menggertak Athaya.
" ,Pecat saja,,,, ,lagian saya juga gak mau kerja sama anda , bos mesum yang suka melecehkan karyawan !cari saja pengganti untuk saya pak
, saya memilih mudur dari pekerjaan ini"balas Athaya tanpa beban.
"Ya Allah semoga tabungan ku cukup untuk biaya bulanan ke depan , sebelum aku mendapatkan pekerjaan baru jika , nanti aku benar-benar di pecat dari perusahaan ini."
"Dalam mimpi ,kalau kamu sampai keluar dari kantor saya jangan salah kan saya kalo saya memberikan vidio panas kita pada pacar berondong mu itu !!"
"Dasar gila ,,, laki-laki brengsek ,mau apa lagi kamu dari saya hah ? Apa belum cukup kamu membuat saya menderita seperti ini , gara-gara kamu juga saya menjadi bahan cemoohan di kantor . setelah itu juga kamu mau mengancam saya,!!ucap Athaya emosi
"Berangkat lah ke kantor sekarang saya tunggu kamu 30 menit tidak ke sini saya pastikan video kita akan tersebar"
"Dasar sinting"ucap Athaya sambil mematikan sambungan telepon dari Arhan
Athaya pun bergegas untuk bersiap menuju ke kantor dengan terburu-buru,karna ia takut jika dirinya terlambat datang ke kantor.dan arhan akan menyebarkan video dirinya.
***
"Kamu kan wanita yang kemarin menyebarkan berita tentang Saya dan Athaya!"ucap Arhan dengan sorot mata tajam.menatap karyawan yang terlihat tegang di hadapan nya .
"Anu pak saya ,,,,emm!!"ucap Dewi gelagapan.
__ADS_1
"Baiklah jika kamu tak mau mengaku , ambillah surat pengunduran diri mu ,dan jangan pernah lagi menginjak kan kaki di perusahaan saya "ucap Arhan tegas
"Pak saya minta maaf pak saya salah,saya mohon bapak jangan pecat saya, saya masih mau kerja di perusahaan ini pak "mohon Dewi sambil menangis karena takut di keluarkan dari perusahaan.
"Baiklah saya akan memberikan kamu kesempatan dengan satu syarat, perbaiki lagi nama baik saya dan Athaya yang sudah tercemar di hadapan semua orang."
"Tapi pak ,,,,!"
"Baiklah jika kamu tidak mau maka bersiap-siaplah untuk angkat kaki dari perusahaan saya ,dan jangan harap nanti nya kamu akan gampang untuk mendapatkan lagi pekerjaan di luar sana, setelah apa yang kamu lakukan terhadap saya dan Athaya .saya tidak akan tinggal diam ."
"Baik pak ,saya mohon jangan pecat saya ,saya janji akan memulihkan kembali nama baik bapak dan Athaya seperti semula "ucap Dewi sungguh-sungguh,ia sungguh meyesal karna sebelumnya telah ikut campur dengan urusan Athaya dan bos baru itu .
"Keluar lah dari ruangan saya "ucapnya datar
"Baik pak !"
Athaya kini sudah sampai di lobi kantor dengan penampilan elegan nya . berjalan menuju ke arah ruangan CEO yang melewati dulu ruangan khusus HDR dan lain nya .
"Bu Athaya baru sampai ,"ucap karyawan yang berpapasan dengan Athaya karna memang ruangan nya di lewati oleh Athaya .
"Eum.,,iya , tadinya saya mau izin hari ini karna kurang enak badan ,tapi tadi tiba-tiba bapak telpon saya karna ada hal penting,jadi mau tak mau saya harus pergi "ucap athaya dengan wajah lesu sekali Gus menahan kesal .
"Oh baik Bu ,kalo begitu saya duluan Bu soalnya mau antar ini ke ruang sebelah "
"Ah iya baiklah "
Kini semua orang yang ada disan menatap Athaya kemudian mengangguk hormat ,aneh kenapa orang-orang tak mencemooh nya seperti kemarin , kenapa mereka bisa bersikap seperti biasa lagi kepada dirinya . apakah ada sesuatu yang athaya tak tahu sebelum ia datang ke kantor.Athaya mengangguk membalas sapaan dari orang-orang yang ada di hadapannya . kemudian berlalu meninggalkan ruangan tersebut menuju ke arah pintu ruangan yang bertuliskan CEO
Athaya membuka pintu ruangan tersebut sedikit kasar , sungguh ia tak peduli jika nantinya Arhan akan marah karna ia tak memiliki ke sopan kepada dirinya athaya sungguh tak peduli lagi we, biarlah Arhan marah itu lebih baik apalagi jika sampai ia memecat nya itu akan lebih baik bagi Athaya.
__ADS_1
Athaya kini hanya berdiri mematung menatap arhan yang sedang duduk sembari membalas tatapan Athaya.
"Duduk lah ,saya ingin bicara serius dengan kamu Athaya!"
"Kalo anda ingin bicara, bicaralah sekarang pak tak usah banyak basa-basi."muak Athaya sambil mengalihkan pandangan nya ke arah lain tanpa menengok ke arah Arhan sedikit pun , sungguh Athaya Malas apalagi setelah hari itu di mana Arhan yang malah menghina dirinya.
"Ayo lah Athaya ,saya sedang serius kali ini duduk lah jangan banyak membantah ucapan saya jika kamu tak mau vidio kamu tersebar."gertak Arhan
"Sebarkan saja pak ,di sana juga kan bukan hanya video saya sendiri yang jelas juga ada bapa yang menjadi pemeran laki-laki nya kenapa saya harus takut ,jika video kita sama-sama di sebar kan "
"Bodoh ,saya bisa saja mem blur kan wajah saya Athaya jika video nya mau saya sebarkan,jadi semua orang tak akan tahu jika itu adalah saya !"
"Dasar brengsek,!"ucap athaya pelan namun masih bisa di dengar oleh Arhan yang sedang memperhatikan Athaya yang sedang mengumpat nya , Arhan pun tersenyum saat melihat Athaya yang sedang marah karena berhasil ia kerjai , lagian mana mungkin arhtan berani menyebarkan video tersebut ke orang-orang meskipun hanya athaya yang ada dalam video tersebut ia sama sekali tak rela jika t***h m*l*k Atha di liat orang lain , meskipun ia benci Athaya namun entah kenapa di bandingkan dengan benci seperti nya cinta nya masih lebih besar di bandingkan benci nya .
"Tidak usah mengumpat, duduk lah saya ingin bicara."ucap arhan dengan tatapan mata tajam nya .mau tak mau Athaya pun hanya bisa menurut pada ucapan Arhan tanpa banyak protes seperti tadi .
"urusan kemarin sudah saya beres kan,kamu tidak usah takut lagi dengan gunjingan orang-orang lain ,karna semua nya sudah selesai mereka tidak akan berani lagi mengganggu kamu !"
"baiklah jika bapak sudah selesai bicara ,saya mau undur diri pak !"ucap Athaya.
"kamu ini benar-benar ya Athaya , apakah sama sekali tak ada kata terimakasih yang mau kamu ucapkan kepada saya setelah apa yang saya lakukan "
.
"Anda ini lucu pak ,,,, haruskah saya berterima kasih kepada orang yang telah membuat saya menderita dan di cemoohan orang-orang dan harus kan saya berterima kasih kepada orang yang sudah melakukan itu secara paksa terhadap saya .!"ucap athaya sambil menyeringai .
"tapi kamu kan sudah tidak,,!"ucap Arhan tertahan
"tidak apa pak , tidak v****n maksud bapak ,ya saya memang sudah tidak v****n karena ulah laki-laki brengsek seperti bapak sama-sama gila dan pemaksa yang tidak tahu malu karna telah memaksa wanita untuk memuaskan nafsu sesaat nya .
__ADS_1