ATHAYA

ATHAYA
memberikan pelajaran untuk suami


__ADS_3

"Dan satu lagi, apapun yang terjadi Arhan akan menikahi Athaya,dan Arhan ingatan kepada Papah untuk tidak ikut campur dalam keputusan yang Arhan buat kali ini!" ucap Arhan yang langsung pergi meninggalkan Papahnya yang kini masih berteriak memanggil namanya ,namun Arhan kali ini mengabaikan nya .


"Ar ,,,tunggu" ucap Nadia menghentikan langkah anaknya yang akan pergi meninggalkan rumah. Arhan pun kini langsung menghentikan langkahnya menunggu sang ibu yang kini tengah menghampirinya


"kejar lah semua yang kamu inginkan Ar,,,, Mama akan selalu mendukung keputusan kamu Nak Mama juga akan mencoba bicara kepada Papah kamu agar dia bisa mengerti dan bisa menerima pilihan kamu "ucap sang Mamah yang memang ingin memberikan pengertian pada anaknya agar anaknya itu tidak berpikir jika dirinya juga berpihak kepada suaminya.


"Terima kasih Mah, terima kasih karena Mama sudah sudah mau mengerti dengan pilihan yang Arhan inginkan, maaf jika Arhan tak bisa berlama-lama di sini karena Arhan harus segera pergi mah "ucap nya


"Iya sayang sama-sama, iya nak hati-hati di jalan jangan terlalu banyak pikiran, karena Mama yakin cepat atau lambat Papah juga pastinya akan sadar dan tidak akan terus memaksakan kehendaknya untuk menjodohkan kamu dengan Aletta. "


Setelah kepergian Arhan Nadia pun langsung kembali ke lantai atas di mana suaminya kini berada ,ia pun kini menghampiri suaminya.


"Pah ,papah ini apa-apaan sih? Apa papah tega membuat anak semata wayang kita menikah dengan wanita seperti Aletta yang bahkan malah selingkuh dan berbuat tak senon*h dengan orang lain padahal dia sendiri tau jika dia itu telah memiliki tunangan.sebagai seorang wanita baik-baik seharusnya dia itu bisa menjaga diri dan tak seharusnya melakukan itu semua .


Sebagai seorang ibu aku sama sekali tak akan pernah merestui pilihan Papah untuk anak ku ,sampai kapanpun Mamah tak akan merestui nya pah ,karna Mamah lebih setuju jika Arhan menikah ya dibandingkan harus menikahi Aletta.


"Mah, Mama itu tak tahu apa-apa ,asal mamah tahu Athaya itu bukan wanita baik-baik! "ucap Anggara yang kini membentak istrinya

__ADS_1


"Papah tega membentak mama hanya untuk membela wanita seperti Aletta? Ya sudah kalau Arhan gak mau menikah dengan Aletta tapi Papah terus ngebet menyuruh Arhan untuk tetap menikahi Aletta lebih baik Papah saja sana yang menikahi dia ,Mamah benar-benar muak kali ini dengan tingkah Papah yang begitu egois "ucap Nadia yang langsung berbalik kemudian membanting pintu ruang kerja suaminya dengan keras karena sungguh kini ia dibuat marah atas apa yang telah suaminya lakukan yang selalu membela orang yang jelas-jelas salah .


Anggara sungguh tak menyangka jika istrinya akan berbicara seperti itu kepadanya, dengan langkah tergesa pun ia menyusul istrinya yang kini menuju ke arah kamar mereka.


"Mah tunggu dulu ,,, Mah dengerin dulu penjelasan papah , papah melakukan ini semua demi kebaikan Arhan mah , Papah cuma mau yang terbaik untuk anak kita "ucap Anggara yang kini menyusul istrinya yang sudah ada di kamar utama


"Terbaik katanya"Sungguh Nadia ingin tertawa terbahak di hadapan suami nya yang menyebut kan Aletta itu adalah wanita terbaik untuk Anaknya ,Nadia tak percaya dengan pemikiran dari suami nya itu yang mungkin benar kata Arhan jika otak nya itu sudah di cuci oleh si wanita licik itu ,biar saja kali ini ia akan memberikan sedikit Pelajaran.Pada suami nya itu dengan pergi dari rumah ini untuk menyusul Arhan .agar suaminya itu bisa berpikir jernih "gumam Nadia


"Mamah ,,,,,,Mamah mau ke mana?" ucap Anggara ketika melihat istrinya kini tengah menenteng koper kosong menuju ke arah lemari pakaiannya.


Bukannya menjawab pertanyaan dari suaminya, kini Nadia malah mengabaikan nya .Membuka lemari baju miliknya kemudian memasuk kan seluruh pakaiannya yang ada di lemari ke dalam koper yang barusan ia bawa.


"Mamah mau pergi saja ke Bandung susul Arhan, percuma kalau Mama tetap di sini, bahkan Papah sama sekali tak mau mendengarkan pendapat Mama kali ini .dan yang lebih parahnya lagi Papah malah membela orang yang jelas-jelas salah, Mama sudah muak Pah .Papah itu sekarang benar-benar egois hanya bisa memikirkan perasaan sendiri Bahkan tak mau memikirkan perasaan Anak dan Cucu kita.


Apakah Papah sama sekali tak pernah tersentuh saat papah Waku itu bertemu dengan cucu kita yang Bahkan begitu mirip dengan anak kita? seharusnya setelah kejadian itu Papah itu harusnya berpikir Pah dan merenungi kesalahan papah ,bukan malah menjadi jadi seperti ini! "ucap Nadia ketus.


sambil berlalu meninggalkan suaminya yang masih diam karna sepertinya masih mencerna semua ucapan dari istri nya.

__ADS_1


****


Di sisi lain kini Keenan ,Athaya dan Nara Tengah mengobrol di ruang keluarga sambil menonton Drama Korea kesukaan Athaya dan Nara, di sini Arhan hanya mengikuti ke- dua wanita yang ada di sampingnya itu meskipun ia tak suka Drama Korea namun ia tetep stay di sana menemani mamah dan aunty nya menonton . meskipun sudah larut malam tapi ketiganya kini masih tetap stay di depan layar TV tanpa mengalihkan pandangan nya dari layar meskipun kini mereka sedang mengobrol.


"Ken gimana sekolah kamu sekarang? tanya Nara kepada Kenan


"Alhamdulillah Aunty di sekolah Keenan lancar-lancar saja "ujar keenan menjawab apa adanya


"Iya Aunty karna keponakan aunty ini emang nggak bakalan mengecewakan aunty kalau soal sekolah soalnya kan kamu ini anak yang pintar "ucap Nara sambil memberikan dua jempol kepada Kenan


"Terus,,,, kalau urusan percintaan nya gimana nih Ken ? kamu udah punya gebetan apa belum nih? goda Nara


"Nggak lah,,,,, Keenan ini kan masih mau sekolah aunty, jadi Keenan gak mau pacar-pacaran dulu "jawab Keenan sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal saat di tanyai soal wanita,karna tiba-tiba ia jadi teringat pada Nayara si cewe barbar yang tadi siang sempat ia tolong.


"Ah masa sih? ucap Nara tak percaya jika keponakan nya itu Sama sekali tak punya gebetan.


"Bohong tuh ! "timpal Athaya sambil tersenyum karna Athaya tau jika anaknya itu memang sedang menyukai seorang gadis namun karna gengsi nya ia enggan mengakui nya .

__ADS_1


"Tuh kan kata Mama kamu juga apa, kamu lagi bohongin Aunty kan ? ya kali sih Ar kamu ini kan keponakan aunty yang tampan yang pastinya kamu ini bakalan jadi rebutan cewek-cewek di sekolah kamu iya kan? "tebak Nara yang nyatanya memang benar, bahkan tebakannya sama sekali tak meleset karena memang benar jika Keenan adalah cowok yang banyak dikagumi Kaum hawa di sekolahnya.


__ADS_2