
Siapa yang bilang jika anak saya ini Takut dimarahi Mama dan Papahnya ,sehingga Anda berkata jika orang tuanya sama sekali tidak akan datang ke sini, anda salah besar! "ucap Arhan Menatap tajam ke arah anak yang barusan sempat berbicara mengejek Anaknya
"Bukan hanya anak itu saja yang dikagetkan oleh kedatangan Arhan ke kantor polisi,melainkan juga selalu Angota polisi yang ada di sana .Danln tentunya Keenan yang tak menyangka jika Papahnya akan datang ke sini sedangkan semua anggota kepolisian tidak menyangka dengan kedatangan Arhan yang mereka kenal sebagai pebisnis nomor satu di Indonesia
"Mari Pak silahkan duduk dulu, kita akan menunggu kedatangan dari wali siswa yang lainnya! "ucap seorang polisi tersebut sambil bersikap hormat pada Arhan
Arhan pun langsung mengikuti ucapan polisi tersebut ia mengambil posisi duduk di sebelah Keenan anaknya .
Semua wali kini tengah berkumpul namun tiba-tiba seorang ibu-ibu datang dan kini malah memaki Keenan menyalahkan semua kejadian ini kepada Keenan
"Pasti kamu kan yang duluan cari gara-gara sama anak saya,dasar anak sialan ?" tanya ibu-ibu tersebut terdengar begitu kasar
Arhan masih diam memperhatikan ibu-ibu tersebut yang kini sedang memaki anaknya, ia ingin tahu seberani apa ibu-ibu tersebut memakai Anaknya di hadapannya bahkan semua anggota kepolisian yang ada di sana pun merasa cukup was-was dengan apa yang selanjutnya akan ibu itu alami setelah habis-habisan memakai Anak dari Arhan Narendra Putra yang mereka kelanal sebagai orang yang bukan main-main.
Keenan yang tak suka dengan tingkah ibu-ibu tersebut pun langsung angkat bicara dan mencoba membela diri
"Bu saya ini cuma satu orang dan dikeroyok sama mereka yang jumlahnya pun lebih banyak di banding dengan saya ,kenapa seolah-olah saya yang habis menghajar mereka saya kan cuma membela diri, dan ingin menolong teman saya yang sedang diganggu oleh anak Ibu dan teman temannya itu "tekan Keenan yang tak terima diperlakukan sebagai tersangka padahal niat ia baik ia hanya ingin menolong Nayara yang sedang dalam bahaya.
"Iya benar Pak anak-anak itu tadi yang mencoba menyekap saya, untungnya Kak Keenan datang dan menolong saya dari mereka!" terang Nayara
"Alah kalian berdua cuma bisa ngeles aja"
__ADS_1
ucap ibu-ibu tersebut yang masih tak terima
" Jika kamu dikeroyok, pastinya wajah kamu yang paling bonyok di sini tapi yang saya lihat kenyataannya anak saya dan teman-temannya lah yang babak belur di sini bukanya kamu yang hanya lecet di bagian bibir saja .Dasar anak Badung pasti orang tua kamu tak becus mendidik anakmakanya Anaknya ini berbuat seperti kasar seperti ini !"ejek ibu-ibu tersebut.
Wanita belum tahu saja jika orang tua Keenan kini tengah menatapnya dengan tatapan tajam yang membunuh .
Keenan yang tak terima Mamahnya di bilang tidak bisa mendidik nya seperti itu pun sebelumnya akan angkat bicara namun tiba-tiba ucapan nya terhenti kala kini Arhan sudah menyela ucapannya
"Sudah selesai kah bicaranya Bu" ucap Arhan menatap jengah pada ibu-ibu bersanggul dan berdandan menor yang kini ada di hadapannya itu.
"Siapa kamu jangan ikut campur sama urusan saya, saya ini lagi bicara sama anak Badung ini yang pastinya anak hasil dari hubungan terlarang buktinya sekarang menjadi anak berandalan seperti ini !"
"Heh jaga bicara Anda, anak saya ini anak baik-baik jadi anak saya tidak mungkin melakukan hal seperti itu, saya yakin di sini anak andalah yang bersalah namun dia dan anak gadis itu sudah sekongkol untuk menjelekkan anak saya. Mendingan Anda ajari saja anak Badung anda itu biar tidak main kekerasan lagi "
"Apa Anda yakin kalau di sini Anak saya dan temannya lah yang memulai semua ini? "ucap Arhan sambil menatap nyalang ke arah ibu-ibu tersebut ,ketika Arhan akan kembali berkata tiba-tiba seorang pria yang Arhan kena sebagai salah satu staf di kantor nya tiba-tiba datang menghampirinya
"Pak Arhan juga di sini?" ucapnya sambil mengangkut hormat kepada atasannya itu
"Papah ini apa-apaan sih kenapa malah mangut ke orang seperti dia, Dia itu orang tua dari anak Badung yang telah membuat anak kesayangan kita menjadi seperti ini Pah harusnya Papah itu memberitahu dia agar bisa mengajari anak tak tahu dirinya itu."ucap Ibu Ibu tersebut yang belum tahu jika yang ada di hadapannya itu adalah atasan dari suaminya di kantor.
"Hus jaga bicara Mama, jangan seperti itu!" bisik lelaki tersebut sambil sesekali menyenggol tubuh istrinya mencoba memberi isyarat kepada istrinya agar tidak berbicara sembarangan kepada atasannya itu. namun istrinya itu sama sekali tak mengerti ia malah terus berceloteh dan menjelekkan Arhan dan anaknya.
__ADS_1
"Bagai mana Bu apakah kita akan melaporkan Perka ini ke badan hukum agar kita tahu di sini siapa yang salah anak ibu atau kah anak saya ?"ucap Arhan yang sengaja untuk memancing ibu-ibu tersebut
Si Ibu yang percaya diri dan tak mau kalah itu pun langsung mengiyakan ucapan Arhan
"Iya kenapa tidak ,,Saya akan melaporkan Perka ini ke badan hukum karena saya yakin jika di Sini anak saya sama tidak salah "ucap si ibu-ibu tersebut percaya diri
Ucapan si ibu itu sangat mengagetkan anaknya maupun suaminya ia tak menyangka jika ibunya akan mengambil kesimpulan seperti itu
"Mah "ucap si anak yang akan protes kepada Mamanya karena ia sungguh takut jika dirinya akan benar-benar tertangkap oleh polisi karena di sini memang dirinyalah yang melakukan kesalahan sepenuhnya.
"Kamu tenang saja Nak, kita pasti akan memenangkan semua ini dan akan menjebloskan anak Badung itu ke dalam penjara Mama yakin kalau kamu itu tidak bersalah karena Mama tahu kamu itu adalah anak baik"ucapnya masih dengan percaya dirinya yang tinggi namun tak tahu saja jika anak nya lah di sini yang selanjutnya akan terlibat dalam masalah .
"Mah cukup Mamah ini apa-apaan, pak Arhan ini adalah atasan Papah di kantor dia adalah CEO di perusahaan tempat Papah bekerja, mamah ini jangan malu-maluin papa dong mah"ucap suaminya yang kini sudah naik pitam dengan kelakuan istri nya itu
"Apa ! "ucap si Ibu tersebut kaget saat mendengar jika laki-laki yang ada di hadapannya ini adalah atasan dari suaminya bagaimana mungkin ia sampai tak tahu jika laki-laki yang ada di hadapannya ini adalah seorang pewaris dari SKYLINE CORPOTATION group perusahaan terbesar di Indonesia, kali ini ia benar-benar terlibat dalam masalah besar.
Kini si Ibu itu hanya bisa menunduk, tak bisa berbicara apa-apa lagi setelah mendengar kenyataan yang membuatnya serasa tersambar petir di siang bolong.
" Pak Arhan tolong maafkan istri dan anak saya, saya mohon jangan bawa kasus ini ke ranah hukum pak maaf kan atas kesalahan yang anak dan istri saya lakukan terhadap bapak dan anak bapak "ucap bapak bapak tersebut memohon pengampunan kepada atasannya.
"Maaf Pak kali ini saya sudah tidak bisa memaafkan istri dan anak Bapak, karena mereka sudah bertindak keterlaluan apalagi sampai mengejek keluarga saya seperti itu, Saya sungguh tidak terima dengan semua cacian yang tadi dia dengar dari ibu-ibu tersebut,"ucap Arhan
__ADS_1