
Athaya kini memilih menunduk karena hanya itu yang membuat nya bisa berpikir kembali, sedang kan kini Arhan juga melakukan hal yang sama namun Athaya masih belum memberikan jawaban.
"Ayah mu sudah tahu semuanya kan Ar, jadi aku mohon sama kamu dengan sangat,,,,,! agar kamu menjauhi aku dan juga Keenan mulai sekarang karena aku takut jika nantinya Papah kamu akan mencelakai Keenan, aku nggak mau sampai itu terjadi lagi Ar, Cukup aku saja yang dulu menderita karna perbuatan Papah kamu tapi jangan anakku Keenan ! "putus Athaya yang membuat Arhan menatap Athaya dengan perasaan hancur
"Ay? mana mungkin aku melakukan itu,aku gak akan pernah bisa jauhin kamu seperti apa yang kamu inginkan barusan Athaya? "kali ini Arhan terlihat lebih agresif dengan memegang tangan Athaya berusaha memohon pengampunan ,namun Athaya bahkan tak memperdulikannya karena ia lebih khawatir dengan keselamatan Anaknya dibandingkan dengan cintanya.
Sudah lah kali ini ia akan mengalah untuk cinta nya demi menjaga Anak nya ,karna ia pun tak rela jika nantinya ia masih berurusan dengan Arhan , Keenan lah yang akan jadi taruhannya Apalagi Athaya tahu jika pak Anggara itu sangat membenci nya .Sungguh Athaya tak mau itu terjadi ,kini Athaya pun meneteskan air matanya yang tak dapat ia tahan lagi karena sedari tadi sudah menggenang di pelupuk matanya.
Sedangkan dari arah dapur Keenan yang tak kunjung melihat Mamahnya kembali setelah membukakan pintu untuk tamu di depan rumahnya,Keenan pun berniat untuk menghampiri mamahnya yang masih ada di depan rumahnya namun tiba-tiba di depan Keenan malah melihat Mamahnya yang sedang menangis .
Keenan yang mengira jika Arhan yang telah membuat Mama nya menangis pun langsung menghampiri Arhan dan menghantam Arhan dengan pukulannya hingga membuat Arhan jatuh tersungkur dengan sudut bibir yang berdarah karena sebuah tinjauan keras yang dilayangkan oleh Keenan barusan .
"Belum puas kah kemarin keluarga anda membuat Mama saya menangis sehingga sekarang Anda kembali lagi ke sini dan membuat mamah saya kembali menangis?"tanya Keenan yang memang kini telah salah paham terhadap Arhan apalagi ketika melihat Mama nya yang menangis.
Athaya dibuat histeris saat melihat Ken yang memberikan lebih dari satu kali pukulan telak kepada Arhan , Namun Arhan sama sekali tak melawan balik seolah-olah ia pasrah dan memang mengakui kesalahannya bahkan Arhan pun kini sudah tersungkur tak berdaya karena pukulan dari Anaknya sendiri.
"Saya sarankan kepada anda untuk tidak menggangu Mamah saya lagi mulai dari sekarang ,jika anda masih terlihat mengganggu Mamah saya seperti sekarang saya pastikan anda akan habis di tangan saya "
Setelah membuat Arhan tersungkur di lantai,Keenan pun langsung menuntun tangan Mamahnya menuju ke arah rumah kemudian menutup pintu dengan kencang dan mengunci nya .namun setelah kejadian itu Mama nya masih saja diam samasekali tak bicara apapun kepada Keenan yang kini tengah ada di hadapannya.
__ADS_1
"Katakan sesuatu dong Mah ! Jangan diam saja seperti ini !"ucap Keenan masih dengan perasaan campur aduk antara menyesal karena sudah melukai papahnya ,namun sungguh ia juga tak rela kala tadi melihat Mamah yang kembali menangis gara-gara papah nya itu jadi Keenan pun spontan melakukan itu semua kepada papanya.
Keenan menurut kejelasan lagi untuk apa lagi mamahnya itu menyembuhkan kenyataan darinya .
"Apa yang mau kamu dengar dari Mamah nak ? semuanya sudah jelas "ucap Athaya
"Ya dan mama sepertinya menyesal dengan perbuatan Keenan barusan ?"tebak Keenan yang sepertinya benar .
"Ken kamu tak seharusnya melakukan itu karna mau bagaimanapun dia itu adalah papah kamu nak "ucap Athaya sedikit frustasi karna sebenarnya ia juga tak tega melihat Arhan yang di pukuli Keenan seperti tadi .
"Bukannya dia pantas mendapatkan itu semua ?karna dia udah beberapa kali nyakitin mamah ,Ken juga liat kalo dia itu juga mengaku atas kesalahannya ."ujar Keenan membela diri .
Tapi melihat Mama nya yang tak menjawab ucapan nya , selain menghembuskan nafasnya pasrah ,hal itu membuat Ken berpikir apakah dirinya telah melakukan sesuatu yang salah .
"Ken Mama,,,,,"ucap Athaya tertahan karena Keenan telah terlebih dahulu menyala ucapan Mamahnya
"Ken tidak akan pernah melarang Mama untuk mencintai dia apalagi jika itu bisa membuat Mama bahagia Keenan akan selalu mendukung apapun keputusan mah, tapi setidaknya Keenan mohon kepada Mama untuk jangan memberikan hati Mama begitu saja kepada dia, biarkanlah dia berkorban terlebih dahulu untuk mengejar cinta Mamah, jika dia mencintai mamah ,dia akan memperjuangkan mamah . supaya dia tahu bagaimana rasanya di abaikan seperti itu "
"Ken maafkan Mama!!"
__ADS_1
"Tidak Mah ,Mamah sama sekali tidak perlu meminta maaf selagi Mama bahagia, Ken akan tetap mendukung apapun itu keputusan Mamah! "ucap keenan sambil memeluk mamahnya yang kini sedang menangis
Di sisi lain Arhan yang kini sudah pulang ke apartemen , di cecar banyak pertanyaan oleh mamahnya .
karena Mamah kini memang masih belum pulang ke kediamannya karena kejadian kemarin yang menimpa anaknya membuat Nadia cukup was-was untuk meninggalkan anak semata wayangnya itu sendirian di apartemennya, Nadia takut jika anak satu-satunya itu melakukan hal yang tidak tidak apalagi dalam posisi terpuruk seperti saat ini.
"Ar ,,, muka kamu kenapa sayang? "tanya sang mamah yang khawatir dengan keadaan anak satu-satunya itu kini Arhan bergerak untuk menyeka beberapa memar di wajahnya yang memang terasa ngilu , tapi tak ada raut sesal bahkan ia sama sekali tak ingin menunjukkan rasa sakitnya itu di hadapan Mamanya.
"Apa luka ini cukup mah? sepertinya belum kan? anak Arhan belum terlalu brutal menyerang Arhan mah, bahkan Arhan pantas untuk mendapatkan luka yang lebih parah dari ini! "kata Arhan dengan kata merasa belum puas, dan juga dibalut dengan penyesalan atas kebodohan dirinya selama ini.
"Apa Keenan yang sudah melakukan ini semua kepada kamu nak? ucap Nadia yang tak tega melihat anaknya yang kini terlihat rapuh itu.
"Maafkan Mamah Ar ,karna Mamah tak bisa membantu kamu banyak nak , Mamah hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk kamu .semoga kamu segera bisa berkumpul dengan keluarga kamu Ar !!"ucap Mama nya
"Mah apakah boleh Arhan membatalkan pertunangan Arhan dengan Aletta , Maap kan Arhan mah karna Arhan tak bisa melanjutkan pertunangan ini lagi.Arhan juga sudah mempunyai bukti tentang perselingkuhan Aletta.!!"ucap Arhan yang selama ini memang selalu mencari tahu dan memantau setiap gerak gerik Aletta akhir-akhir ini yang memang nampak Aneh menurut Arhan .
"Kamu tak harus minta maaf Ar ,karna seharusnya Mamah di sini yang harus meminta maap sama kamu karna Mamah ,dulu telah memaksa kamu untuk bertunangan dengan Aletta yang ternyata sifat nya itu sungguh buruk . andai saja mamah dulu tak memaksa kamu untuk bertunangan dengan Aletta ,mungkin sekarang kamu tak akan sesulit ini untuk meminang Athaya , untuk sekarang mamah hanya bisa menuruti semua apa yang kamu mau selagi itu baik untuk kamu , Mamah akan mendukung kamu Ar Apapun yang terjadi ."
"Makasih mah karna Mama sudah mau mendukung Arhan !"
__ADS_1
"Iya sayang sama-sama ,kali ini kita cuma butuh waktu untuk meyakinkan kepada papa jika sebenarnya Aletta itu memang bukan wanita yang baik Ar ,mamah harap semoga dia bisa melihat mana yang benar dan mana yang salah tanpa harus membedakan kasta ."
ucap Nadia yang di jawab anggukan kepala oleh Arhan .