
"Mah yang sabar, kita berdoa saja semoga Arhan bisa kembali sadar seperti semula" ucap Anggara mencoba untuk menguatkan istrinya yang terlihat tak baik-baik saja setelah mendengar penuturan dari dokter tadi.
****
Di sisi lain , Alleta yang tadi langsung pulang ke jakarta pun masih di Landa syok atas kesalahan yang ia lakukan tadi hingga membuat Arhan tak sadarkan diri oleh ulahnya .
"Alleta kamu dari mana hah ? Kenapa kamu malah kabur dari rumah !papah kan sudah bilang kepada kamu Al jangan pernah membatah ucapan papah !"tegas papah Aletta saat melihat anaknya yang kini baru saja masuk ke dalam rumah .Namun bukannya menjawab perkataan dari sang papah , Alleta kini hanya melengos pergi dengan tergesa mengabaikan perkataan Papah yang sedang marah kepadanya .
Dalam pikiran Aletta sekarang ia harus segera pergi dari sini dan kabur ke luar negri atau ke mana lah itu ,karna ia sungguh takut jika kasusnya tadi akan di laporkan ke polisi yang kemungkinan akan membuat hidup nya hancur karna ia yakin jika dirinya akan mendekam di penjara.
Setelah masuk ke dalam kamar , Alleta pun langsung mengemasi seluruh pakaiannya nya ke dalam koper besar yang akan ia bawa pergi .
"Pokoknya gue harus cepat-cepat pergi dari sini sebelum polisi datang ke sini dan nangkap gue ,gue gak mau jika hidup gue harus hancur gara-gara harus mendekam di penjara "ucap Alleta.
"Al kamu mau ke Mana ?"ucap Mira ketika melihat anaknya yang kini sedang memasukkan pakaian nya kedalam koper.
"Al,,,,,ayo bicaralah baik-baik dengan papah ,jika kamu tak mau menikah dengan laki-laki itu tidak apa-apa Al asalkan kamu tetap di sini jangan pernah pergi ninggalin mamah kaya gini Al "ucap Mira yang belum tahu saja jika kepergian anaknya itu bukan karna takut di nikahkan ,melainkan karna dirinya sudah membuat kesalahan yang begitu patal ,karna sudah berniat mengakhiri hidup seseorang di tangan nya .
"Ayo Al sebaiknya kita bicarakan semua nya baik-baik dengan papah kamu ya ,mamah mohon !"ucap mamah Aletta sambil memeluk putri semata wayangnya itu.Namun bukan jawaban yang bersahabat yang ia terima dari anaknya , justru Alleta kini malah memperlakukan nya dengan tidak baik .
"Nggak mah aku gak bisa ,aku harus segera pergi dari sini !"ucap Alleta yang langsung mendorong tubuh Mamahnya cukup keras sehingga membuat mamahnya kini jatuh tersungkur.
"Al ,,,,"teriak Mira ketika melihat anaknya yang kini sudah pergi meninggalkan nya dengan membawa koper besar di tangan nya .
Sedangkan disisi lain ,kini Raditama tengah membukakan pintu rumah nya ,karna baru saja ia terdengar seseorang mengetuk pintunya dari luar rumah .
Setelah membuka pintu rumahnya , Raditama di buat terkejut saat melihat 2 orang polisi yang kini ada di hadapannya .
__ADS_1
"Ada yang bisa saya bantu pak ?"tanya Raditama kepada ke 2 polisi tersebut
"Apakah betul ini adalah kediaman sodari Aletta ?"ucap seorang polisi
"ya betul pak polisi ini adalah kediaman Aletta,saya sendiri adalah orang tua dari Aletta!'
"Begini pak ,kami menerima laporan Atas dugaan pencobaan pembunuhan yang dilakukan oleh sodari Alleta kepada sodari Arhan Narendra Putra ,yang kini masih berada di rumasakit karna mengalami koma setelah kejadian tadi siang di mana putri bapak melakukan penusukan terhadap sodari Arhan ,dan ini surat izin penangkapan berikut surat pelaporan nya pak !."
Sungguh kali ini Raditama di buat terkejut dengan perkataan dari polisi yang ada di hadapannya ,bagai mana mungkin Anak semata wayangnya itu bisa melakukan hal sekeji itu terhadap Arhan .
"Itu tidak mungkin pak ,anak saya tidak mungkin melakukan itu semua !"ucap Raditama yang masih tak percaya.
"Pak kami mohon kerjasamanya ,kami harus segera membawa sodari Aletta ke kantor polisi ,jika bapak ingin mengetahui keterangan lebih lanjut ,bapak bisa langsung datang nanti ke kantor polisi "ucap polisi tersebut .
"Geledah sekarang ,ucap komandan polisi tersebut ke pada anak buahnya nya ."
Di sisi lain Aletta yang tadi sempat mendengar perbincangan Papahnya dengan seseorang yang ia curigai adalah polisi pun langsung bergegas menuju ke arah dapur,karna ia akan mencoba kabur lewat pintu belakang untuk menghindari polisi yang sekarang sedang ada di pintu depan rumahnya .
"Lapor Dan ,sodari Aletta ternyata sudah melarikan diri ."ucap polisi tersebut
"Cari ke seluruh penjuru ,rumah ini saya yakin jika dia masih ada di sekitar sini dan belum pergi jauh !"ucap polisi tersebut .
"Siap Dan ."
Mira yang mendengar keributan di rumah nya pun langsung segera bergegas turun dari lantai dua ke lantai satu untuk menghampiri suaminya .
"Pah ini ada apa ? Kenapa bisa ada polisi di sini ?"ucap Mira yang terlihat heran dengan kedatangan polisi tersebut.
__ADS_1
"Alleta mah dia benar-benar keterlaluan,dia melakukan tindakan kriminal , sampai-sampai membuat Arhan terluka ,dan sekarang pun Arhan masih tak sadarkan diri di rumasakit karna mengalami koma setelah apa yang di lakukan Aletta kepadanya .!"
"Memang Aletta melakukan apa kepada Arhan pah ? " ucap Mira kaget saat mendengar berita tentang Arhan yang kini sedang koma di rumah sakit .
"Begini buk ,,,,,,,,,!" ucap polisi menjelaskan Se detail mungkin kepada Mira .
"Astagfirullah Alleta. "Ucap Mira yang tak menyangka jika anaknya itu akan melakukan hal senekat itu Keda Athaya .
****
_
_
_
Skip
Tiga hari telah berlalu namun Arhan Samapi sekarang belum juga ada perubahan, sedang kan si pelaku pun sekarang sudah di tangkap oleh pihak ke polisian dan di tetapkan sebagai tersangka ,namun hingga kini Arhan masih betah dengan tidur nya .
" Ar bangun ,,,,,maapkan aku Ar ,maapkan aku yang telah membuat kamu terluka seperti ini ,aku benar-benar minta maaf "ucap ATHAYA yang kini sedang duduk di sebelah belangkar Arhan ,sambil menggenggam tangan laki-laki yang kini masih dalam kondisi koma .
"Mah ,,,"ucap Ken yang kini tiba-tiba masuk untuk menghampiri Mamah .
"Keen ,,,!"ucap Athaya yang kaget saat melihat anaknya yang kini ada di hadapannya ,dengan tergesa Athaya pun langsung menghapus air matanya ,karna ia tak mau jika Keenan melihat diri nya yang sedang menangis.
Namun rencana Athaya untuk membuat anaknya tak mengetahui jika dirinya menangis itu gagal ,karna Keenan sudah terlanjur melihat Mama nya yang sedang menangis .
__ADS_1
"Mamah, maapkan Keenan ini semua juga salah Keenan ,Andai saja waktu itu Keenan tak menyuruh mamah untuk pulang ke rumah malam itu mungkin kejadian ini tak akan pernah terjadi kepada papah ,ken benar-benar menyesal mah ,maapkan Keenan karna tida bisa melindungi mamah dan papah !"ucap Keenan yang kini merasa bersalah atas apa yang menimpa Papah nya , yang Sampai sekarang pun masih tak sadarkan diri .