ATHAYA

ATHAYA
apakah.aku tak pantas bahagia?


__ADS_3

"Diam lah Nayara, ini belum seberapa . Jika saja Mamah masih melihat kamu dekat-dekat dengan laki-laki miskin itu, kamu lihat saja, bukan hanya kurungan saja yang akan Mama lakukan kepada kamu Nayara, yang jelas Mama akan melakukan hal yang jauh lebih mengerikan dari ini ,jika kamu Sampai berani melanggar perkataan mamah. "ucap Marina berteriak di balik pintu kamar putrinya kemudian pergi meninggalkan kamar putrinya yang memang telah sengaja ia kunci dari luar.


_


_


_


Pagi pun tiba Nayara mengerang tubuhnya yang terasa kaku ,ia pun langsung beranjak dari kasurnya.Kini Nayara tengah menetap pantulan wajahnya di depan cermin, tangannya ter ulur untuk menyentuh luka yang ada di pipinya yang masih belum mengering ,tak lupa juga ia melihat matanya yang sembab karena tadi malam ia tidak berhenti menangis.


Iya kembali berjalan membuka tirai putih dan membiarkan cahaya remang-remang dari luar masuk ke dalam kamarnya. sekitar pukul 05.30 pagi gadis itu segera berlalu melesat pergi ke arah kamar mandi yang tersedia di dalam kamarnya untuk bersih bersih dan bersiap untuk pergi ke sekolah.


Nayara yang kini sudah siap dengan seragam yang ia kenakan pun langsung berjalan ke arah pintu kamar yang semalam sempat di kunci dari luar oleh mamah nya yang ternyata sekarang memang sudah dibuka oleh mamanya.


_


_


"Duduklah sarapan dulu !"ucap Marina sambil menatap datar ke arah Nayara yang kini tengah berdiri tak jauh dari meja makan tempat mamah nya kini sedang duduk.


Nayara yang sedang malas untuk berdebat dengan mamahnya pun langsung menarik kursi dihadapan mamahnya kemudian mendaratkan tubuhnya di sana dengan wajah yang sama sekali tak berekspresi,dengan cepat Nayara pun langsung menyodok sedikit nasi ke dalam piringnya. sungguh sebenarnya ia sama sekali tak berselera untuk makan apalagi jika harus berhadapan dengan mamahnya yang terlihat masih marah terhadapnya.


"Ingat pesan Mama Nayara, jauhi laki-laki miskin itu jika kamu tak mau mendapatkan perlakuan seperti semalam lagi! "ucap Marina memperingati putrinya


Nayara hanya diam, sama sekali tak berselera untuk menjawab permintaan mamahnya "namun tanpa di sangka kini Mamah nya yang tak mendapat jawaban dari dirinya pun kembali menyentak Nayara

__ADS_1


"Jawab Nayara, bukan cuma diam seperti itu!" ucap Marina yang Nayara lihat seperti nya kini tengah menahan emosi di hadapannya.


"Iya Mah Nayara dengar kok!" ucap Nayara yang kini langsung bangkit dari duduknya kemudian pergi begitu saja meninggalkan mamanya


"Dasar anak sialan , pasti itu semua gara-gara laki laki miskin itu ,Nayara jadi melawan kepadaku!"gerutu Marina saat melihat putrinya yang pergi tanpa pamit kepadanya


"Ayo non biar mamang antar ke sekolah nya !" ucap Mang Jaja yang kini menatap iba kepada anak majikannya yang ia lihat sedang terluka .


Mang Jaja tahu jika Nayara pasti terluka lagi karena perlakuan mamahnya yang selalu bersikap kasar Mang Jaja tahu itu, tapi ia sama sekali tak bisa berbuat apa-apa selain mendoakan Nayara ,karna jika ia melawan pun ia takut jika nantinya ia akan menjadi bulan bulanan wanita jahat itu ."


"Ya mang" ucap daerah yang langsung masuk ke dalam mobil


_


_


"Nayara!" panggil Keenan saat melihat Nayara yang baru saja datang ke sekolah, Kenan melihat jika sekarang Nayara terlihat Tengah menghindarinya namun dengan sikap Keenan pun langsung mengejar Nayara dan menyusul langkah gadis itu.


"Nayara kamu kenapa ?apakah aku ada salah sama kamu sehingga kamu menjauh dari aku Nai kalau semisalkan aku ada salah tolong maafkan aku!" ucap Kenan yang kini tengah memegang pergelangan tangan Nayara dari belakang


"Nayara yang mendengar Kenan menyalahkan dirinya sendiri pun langsung tak kuasa lagi untuk membendung air matanya yang kini mulai menetes membasahi pipinya


"Hiks ,,,"Isak tangis Nayara terdengar jelas di telinga Keenan yang memang sedang berdiri tepat di belakang tubuh wanita itu .


"Hey,,,, Kamu kenapa Naya ? "ucap Kenan Lembut, ketika mendengar Nayara yang kini tengah menangis, nayara pun langsung membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Keenan.

__ADS_1


" Kamu sama sekali nggak ada salah Kak, di sini aku yang salah maaf maafkan aku aku benar-benar enggak tahu kalau selama ini Mama lah yang udah jahat sama Kak Kenan, Kak aku bener-bener minta maaf atas apa yang udah Mama lakukan ke Kak Kenan hiks ."ucap Nayara


"hei itu semua bukan salah kamu, jadi kamu nggak perlu minta maaf oke!" ucap Kenan, Kenan sedikit mengerutkan keningnya ketika melihat ada luka yang terlihat masih basah di pipi nayyara


Keenan pun langsung menyentuh lembut luka itu


"Apakah ini perbuatan Mamah kamu?" ucap Keenan mencoba untuk menebak dan benar saja tebakannya ternyata tidak salah ketika ia mendapatkan jawaban dari Nayara .yang menganggukkan kepalanya mengiyakan ucapan dirinya. Keenan pun kini langsung menarik lembut tangan Nayara dan membawa wanita yang kini tengah menangis dan terlihat rapuh itu ke dalam pelukannya.


"Maaf Naya, karena aku sama sekali tak bisa melindungi kamu kok maafkan aku "ucapkan yang kini merasa bersalah kepada gadis yang sedang menangis tersedu-sedu di dalam pelukannya.


Setelah beberapa menit Nayara berada di dalam pelukan Keenan, Nayara pun langsung melepas pelukan itu secara perlahan Karena sekarang ia sudah merasa lebih baik setelah menangis di pelukan Kenan yang bisa begitu membuatnya tenang.


"Terima kasih Kak!" ucap Nayara, Kenan pun langsung mengangguk mengiyakan ucapan gadis itu tak lupa sisa air mata yang kini membasahi pipi mulus Nayara dengan lembut sebaiknya kita ke UKS dulu sebentar ya. biar kita obati dulu luka kamu! "ucap Keenan


Sesampainya di ruang UKS dengan telaten Keenan pun kini mengobati luka Nayara


"Apakah orang seperti aku ini tak berhak bahagia ?" ucap Nayara tiba-tiba


"Kenapa kamu berbicara seperti itu nayara? "


"Aku lelah Ka, lelah dengan hidupku yang selama ini begitu buruk, asal kak keenan tahu aku bersikap ceria di sekolah selama ini hanyalah sebuah kepura-puraan ku saja , semata-mata hanya untuk menutupi diriku yang nyatanya memang menyedihkan, hiks ,,,, aku tak sanggup lagi Kak, aku sungguh tak sanggup jika harus memenuhi semua keinginan mama yang selalu menuntut aku ini dan itu tanpa mau mengerti dengan perasaanku selama ini hiks,,, Mama benar-benar jahat kak, Dia sama sekali tak pernah memikirkan perasaanku selama ini ia hanya ingin mencapai ambisinya sendiri."


"Hei jangan menangis, dengarkan aku Naya, ada Aku disini, aku berjanji jika aku akan menjaga kamu mulai dari sekarang Aku pastikan jika kamu tak akan lagi terluka seperti ini.okey "


Namun untuk sekarang kita harus menjaga jarak terlebih dahulu Nayara ini demi kebaikan kamu ,agar mamah kamu tak melukai kamu lagi seperti ini ,maap kan aku karna belum bisa melindungi kamu sepenuh nya Naya ,tapi aku berharap semoga kamu bisa sabar untuk menunggu aku sebentar oke ,aku akan mencoba meminta bantuan kepada papah agar papah bisa membantu kita .

__ADS_1


"Apakah ka keenan bersungguh-sungguh dengan ucapan Kaka ?"


"Ya Naya ,aku bersungguh-sungguh tapi aku mohon kepada kamu untuk mau bersabar sebentar oke ,menunggu papah pulih dulu , setelah itu aku berjanji akan melepaskan kamu dari perlakuan buruk Mmah kamu selama ini .


__ADS_2