ATHAYA

ATHAYA
Di kantor polisi


__ADS_3

Athaya kini masih menatap ke arah Nara sahabatnya ia sungguh tak menyangka jika Nara kini sudah berubah menjadi perempuan yang lebih dewasa dan tangguh berbeda dengan Nara yang dulu ia kenal yang bahkan sama sekali tak pernah melawan walaupun dibully habis-habisan.


"Loe,,,, siapa loe, jangan ikut campur dengan urusan gue dan jala*g sialan ini, tolong lepasin tangan gue "ucap Aletta sambil menunjuk Athaya dengan satu tangannya yang terbebas dari cekalan tangan Nara, bukannya melepaskan cekalan tangan Aletta, kini Nara dengan sengaja Malah semakin mencengkram pergelangan tangan Aletta dengan kuat apalagi tadi setelah Nara mendengar jika Aletta yang malah terus menghina Athaya yang membuat Nara jadi semakin tak mau melepaskan cengkram tangannya dari tangan perempuan yang menurut Nara sangat menyebalkan


"Auh ,,, sakit loe gila, loe mau bikin tangan gue patah? "ucap Aletta yang tertahan dengan cengkraman tangan wanita yang kini ada di hadapannya meskipun ia mencoba untuk melepaskan cengkraman tangan dari wanita yang ada di hadapannya itu tapi sungguh Aletta sama sekali tak bisa melepaskannya karena cengkraman tangan wanita itu memang sangat kuat.


Athaya yang tak mau jika Nara terlibat masalah dengan Aletta pun langsung segera menghentikan apa yang Nara lakukan


"Udah Ra!" ucap Athaya


"Nggak Ay Dia itu emang harus diberi pelajaran Karena dia udah bersikap gak sopan sama kamu, enak aja dia mau di lepas gitu aja dari aku setelah apa yang udah dia lakukan ke kamu, aku nggak terima Taya" ucap Nara menatap lembut ke arah Athaya kemudian tatapannya kembali berubah menjadi tatapan benci setelah ia kembali menatap Aleta "Nara aku mohon lepaskan dia biarkan dia pergi dari sini, Aku nggak mau kalau harus berurusan lagi sama dia, apalagi jika nantinya aku juga melibatkan kamu Ra, itu nggak boleh terjadi!"


"Fine,,,,"ucap Nara yang langsung menuruti perkataan Athaya


"Oke ini semata-mata gue lepasin loe karena gue nurutin permintaan sahabat gue Athaya, padahal kalau seandainya temen gue nggak biarin gue berhenti .Gue pastiin kalo nasib loe bakalan jauh lebih buruk dari ini! "ucap Nara sambil menatap nyalang Aletta kemudian ia pun menghempaskan cekalan tangannya di tangan Aletta dengan kasar


Aletta yang kini merasa ketakutan dengan ancaman dari Nara pun langsung menjauhkan tubuhnya dari Nara sambil berkata


"Sialan awas loe berdua urusan kita belum selesai terutama sama loe Athaya gue pastiin bakalan bikin hidup loe menderita karena udah berani lakuin ini semua ke gue! "ucap Aletta


"Loe emang bener-bener ya !!",,,,,teriak Nara yang kini sudah bersiap akan menjebak cewek gila yang ada di hadapannya namun Athaya segera menghentikannya, dan kini Aletta pun telah kabur menuju ke arah mobilnya karena ia takut dengan Nara yang kini sedang mengamuk yang pastinya akan menyakiti dirinya lagi.

__ADS_1


****


Di sisi lain keenan yang baru pulang sekolah tiba-tiba dikagetkan oleh segerombolan siswa dari sekolah lain yang kini sedang menentang sekolah Galaxy untuk tawuran


Sebenarnya tadinya Keenan ingin pergi begitu saja karena ia tak mau terlibat dengan permasalahan yang kemungkinan akan membuatnya berurusan lagi dengan kepala sekolah jika sampai ia ketahuan ikut tawuran


Namun sialnya kiri matanya malah tertuju pada segerombol siswa dari SMA lain yang kini tengah menyandra Nayara, gadis cerewet yang tiap hari selalu mengganggunya, tadinya Keenan pun akan bersikap acuh dan akan membiarkan gadis itu tanpa ada niatan untuk membantunya.


Namun sayang nya di hati kecilnya ia merasa tak tega dan terima saat melihat Nayara yang diberlakukan seperti itu langsung segera turun dari motornya dan berlari mengejar sekelompok orang yang membawa Nayara pergi


"Lepasin gue Sakitt ,,,,, gue mau pulang!!"ucap Nayara yang kini terus memberontak bahkan suara Nayara kini semakin terdengar jelas di telinga Keenan yang kini semakin mendekati Nayara yang dibawa paksa oleh segerombolan siswa tersebut


"Lepasin dia woi "teriak keenan menghentikan sekelompok laki-laki yang sedang membawa Nayara.


"Kak arhan tolong aku, aku takut ! "ucap Nayara yang terdengar pilu dan kesakitan Karena kini Keenan lihat pergelangan tangannya sedang dicekal kuat oleh orang-orang tersebut.


Keenan yang melihat Nayara kesakitan langsung mengepalkan tangannya, tak terima dengan apa yang mereka lakukan kepada Nayara.


Sebenarnya keenan paling jarang melakukan perkelahian tapi entah mengapa tangannya kali ini terasa begitu gatal sekali, rasanya kali ini Keenan ingin meninju wajah ke lima pria yang ada di hadapannya


"Dasar banci beraninya cuma sama cewek!!" teriak Keenan yang kini tengah tersenyum mengejek, yang tentunya saja membuat kelima Laki-laki yang ada di hadapannya geram dan langsung mengerahkan semuanya untuk mengeroyok Keenan tanpa ampun.

__ADS_1


"Mau main keroyokan,,, dasar banci! "ucap Keenan masih dengan senyuman remeh nya, kini Keenan sedang membalas satu persatu pukulan dari mereka yang bahkan tak sampai mengenai dirinya, untunglah Keenan selama ini sering melakukan latihan bela diri karena dari kecil ia sudah bertekad untuk mengikuti latihan bela diri agar ia bisa melindungi Mamanya kelak namun Keenan juga senang karena selain ia bisa melindungi Mamanya ia juga bisa membantu orang lain yang sedang dalam kesusahan.


Perkelahian terjadi satu lawan lima tapi kini Keenan masih berdiri tanpa goyah dan kini ketika Keenan sedang lengah satu pukulan keras berhasil mendarat di wajah Keenan membuat wajah tampannya membiru dan sudut bibirnya memerah .


"Kak Keenan,,,!"ucap Nayara khawatir saat melihat Keenan yang kini terkena pukulan dari salah seorang yang ada di sana


Namun meski wajah nya kini lebam , Keenan tak menutupi kalau ia terkena pukulan . Tapi seolah itu hanya luka kecil yang tak berarti apa-apa untuknya. beberapa menit kemudian Keenan sudah berhasil melumpuhkan semua lawannya, namun setelah itu keberuntungan sama sekali tak berpihak kepadanya karena sekarang mobil polisi sudah tepat berada di hadapannya sebelum dirinya bisa kabur dari sana ,mau tak mau kini Keenan pun harus terlibat di dalam masalah ini.


Keenan dan seluruh siswa yang tertangkap oleh razia polisi langsung dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.


***


Di di sisi lain kini Arhan yang tengah mendapat kabar dari seseorang yang memang sengaja ia perintahkan untuk menjaga anaknya Keenan .Jika Keenan kini tengah berada di kantor polisi, Arhan yang mendengar itu pun langsung segera mengambil kunci mobilnya dan segera berlalu menuju ke arah pintu ruangan untuk segera keluar karena ia ingin segera sampai ke kantor polisi untuk segera menemui Anaknya.


***


"Nak Keenan mengapa wali dari kamu belum juga ke sini , sementara wali dari orang tua siswa yang lain kini sudah dalam perjalanan dan akan segera sampai . apakah kamu Sama sekali lupa dengan no telepon Mamah atau Papah mu kamu ? "ucap pak polisi yang kali ini sedang bertanya kepada Keenan


"Ya saya lupa Pak, Bapak tahu kan kalo saya ini gak bawa handphone.jadi saya tak bisa menghubungi no Mamah saya !"bohong Keenan karna sungguh ia tak mau jika nanti Mamahnya tahu tentang kejadian ini Mama nya pasti akan kepikiran dan sedih nantinya.


"Bohong Pak mungkin saja dia berbohong kepada Pak Polisi ,karna dia tak mau jika sampai orang tua nya di panggil ke sini yang pastinya akan bikin dia di marahi oleh Mamah atau Papah nya karna mungkin dia itu anak Mama,,,haha "ejek seorang pria yang tak suka kepada Keenan karna Keenan tadi telah membuat nya babak belur seperti ini .

__ADS_1


"KA Ar"ucap Nayara tertahan kala seseorang kini menyela ucapannya.


"Siapa yang bilang jika anak saya ini takut di marahi Mamah dan Papah nya sehingga orang tua nya sama sekali tidak akan datang ke sini ,anda salah besar ?"ucap Arhan menatap tajam anak yang barusan sempat berbicara mengejek anaknya .


__ADS_2