ATHAYA

ATHAYA
eps 31


__ADS_3

***


Di posisi lain, Kenan sedang duduk tenang di perpustakaan sekolah, terlihat fokus dengan buku yang ia baca, namun acara membaca bukunya tiba-tiba terganggu karena kedatangan tamu tak di undang.


"Kak Ken lagi apa ??lagi baca buku ya? ucap adik tingkatnya yang selalu membuatkan terganggu dengan kehadirannya yang setiap hari pun tidak pernah absen menemuinya ketika di sekolah.


Ken yang malas menanggapi gadis tersebut hanya diam tanpa mengalihkan fokusnya dari buku yang sedang ia baca


"hello,,,, kak Ken?? kak Ken denger nggak sih ucapan Nayara ucapnya yang terdengar melengking di telinga Keenan mau tak mau ia pun langsung mengalihkan tatapannya ke arah wanita yang ada di hadapannya itu.


"Bisa nggak sih sehari aja lo nggak ganggu gue! gue itu butuh ketenangan!" ucap Keenan pria dingin yang terkenal suka menolak banyak gadis itu pun langsung memilih pergi meninggalkan gadis tersebut namun gadis tersebut tak pernah patah semangat ia terus mengikuti Keenan tak lupa juga dengan cerocosan maut nya yang tak bisa diam


" Ngapain sih Loe pakai ikutin gue? loe itu nggak denger ya kalau tadi gue udah bilang ke loe untuk nggak gangguin gue lagi "ucap Kenan menahan kesal


"Kak aku ini bukan pengganggu kakak loh, tapi aku ini penyemangat kak Keenan" ucapnya sambil diiringi senyum manisnya


"CK ,,,,"kini amarah kenal benar-benar berada di puncaknya dia sudah tidak bisa memikirkan cara menghadapi cewek macam Nayara.


"Ikh kak Keenan mukanya sampai merah gitu pasti salting parah kan ??"tebak Nayara kini malah cengar-cengir tak tahu malu


"kak kalau kata Acha di mariposa, terkejar tapi tak tergapai, tapi aku nggak setuju loh, aku lebih suka kejar aja terus, terus pepet jangan kendor "! ucap nayara dengan kedua tangan nayara saling bertautan di belakang tubuhnya


"Kalau kata Dylan rindu itu berat, aku juga nggak setuju harusnya kalau rindu itu ya temuin, cuma terkadang perlu sabar karena kita kan ada hari Minggu di mana aku nya yang nggak bisa temuin kak Keenan "ucap nayara sambil terkekeh pelan


"kata orang mencintai dalam diam itu lebih baik, aku juga nggak setuju kak karena aku menyukai kak Keenan terang-terangan ugal-ugalan pantang mundur! "


Keenan mengguyar rambutnya ke belakang sungguh gadis ini sudah membuatnya jengah kali ini ditambah lagi sekarang mereka berdua malah menjadi tontonan para siswa ,tak ingin berlama-lama berurusan dengan gadis itu, Kenan pun memilih pergi tanpa mengatakan apapun karena dirinya takut kelepasan dan menyakiti Nayara bagaimanapun Nayara tetap cewek !


****


kembali lagi ke mall kini mereka bertiga Tengah menikmati makan siang namun apa yang terjadi kini di antara Athaya dengan Arhan malah terjadi kecanggungan setelah kejadian tadi di butik!,,,,

__ADS_1


"Ar ,,,,,"ucap sang Mama


"Iya kenapa Mah? "ucap Arhan yang langsung mengalihkan pandangannya ke arah mamahnya


"Kamu belum bicara sama aya soal pesta yang akan diadakan perusahaan kita satu bulan lagi?" ucap Nadia


"Belum Mah memangnya kenapa ?" ucap Arhan


"Aya" panggil Nadia kepada Athaya


"Ya Tante!!"


" Tadi gaun pertama yang tante pilihkan buat Athaya dipakai ya saat pesta perusahaan nanti ,kalau untuk gaun yang lainnya aya boleh pakai kapan saja! "ucap Nadia yang memang sengaja membelikan Athaya beberapa gaun tadinya pun Athaya sempat menolak pemberian Nadia yang menurut Athaya berlebihan karena barang yang dibeli tidak sedikit dan memiliki label branded semua yang tentunya harganya pun akan mahal ,namun Bu Nadia tetap memaksa Athaya untuk mengambilnya karena ia sempat berpesan itu ada hadiah untuk Athaya sebelum Bu Nadia pulang lagi ke Jakarta .


"Baik tante, aya pasti pakai gaun pemberian tante, makasih loh tante sebelumnya karena udah kasih Athaya baju-baju bagus "


"Iya sama-sama sayang "ucap Nadia tulus


" Lo benar-benar cewek murah*n ya belum puas lo deketin tunangan gue hah,dasar plak*r? "ucap Aletta menatap benci kepada Athaya


"Aletta kamu ini apa-apaan sih ?"ucap Arhan yang langsung melepaskan jasnya dan menutupi kemeja Athaya yang menjadi tembus pandang karena terkena siraman air jus .


"Tante, tante liat kan kalau Arhan malah belain cewek murah*n itu dibandingkan dengan Aletta? "merengek kepada Nadia ,namun kali ini bukanlah belaan yang Aletta dapat,karna sungguh Nadia pun merasa jengah terhadap Aletta yang menurut nya sudah sangat sangat keterlaluan itu .


"Cukup Aletta kamu ini!! astaga "ucap Mama Nadia yang benar-benar malu dengan tingkah Aletta yang seperti itu.


"anda salah paham saya sama sekali tidak menggoda pak Arhan, kami di sini hanya makan siang saja tak melakukan apa-apa, lagian di sini juga ada ibu Nadia !"bela Athaya karna memang benar ia Sama sekali tak melakukan apa-apa dengan Arhan selain makan .


Nadia menghembuskan napasnya panjang


"Apa yang dikatakan Athaya benar Aletta tak ada yang menggoda disini .lagian kamu pasti kenal kan dengan Athaya dia itu sahabat kalian dia itu wanita baik-baik !"

__ADS_1


"Athaya.. kamu?? "ucap Aletta sambil menunjuk Athaya tak percaya


"Nggak ,,,, itu nggak mungkin dia kan! "monolog Aletta masih tak percaya jika wanita cantik yang ada di hadapannya itu adalah Athaya i Gend*t yang dulu pernah menjadi sahabatnya


"Ayo Ay ,,, biar Saya antar ke toilet untuk mengganti pakaiannya"ucap Arhan yang merasa tak enak kepada Athaya karena ulah Aletta barusan


"Tidak usah saya bisa sendiri pak "ucap Athaya yang langsung meninggalkan mereka Athaya menuju ke arah toilet.


Untung saja tadi bu Nadia sempat membelinya baju baru jadi ia tahu repot-repot pulang dulu untuk mengambil baju dulu ke rumah, namun tak disangka kini Aletta pun malah mengikutinya dari belakang karna ia berniat akan melabrak Athaya lagi karna ia masih belum sepenuhnya puas tadi .


"Seneng kamu ya Athaya, karena telah menjadi duri di dalam hubunganku dan Arhan , aku tidak menyangka ternyata Athaya yang terkesan dulunya polos itu menjadi seorang jala*g yang suka menggoda laki-laki perempuan lain" ucapannya sambil bersidekaf dada menatap rendah kepada Athaya


Sungguh kali ini Athaya dibuat kesal oleh perkataan yang diucapkan oleh Aletta barusan "Cukup Aletta,,,selama ini aku selalu mengalah dan tak pernah mengurusi hidupmu, aku dan Arhan pun tak memiliki hubungan apa-apa seperti yang kamu tuduhkan barusan, aku hanya profesional kerja bersamanya tak lebih dari itu"


"Alah bullshit tau nggak aku udah tahu kamu itu suka sama Arhan an dari dulu Athaya jadi aku tuh gak bakalan percaya sama cewek model lan kayak kamu!!"


"Terserah,,,,,"ucap Athaya yang ingin berlalu masuk ke dalam toilet untuk meninggalkan Aletta yang menurutnya bebal itu, namun kini pergelangan tangannya malah dicekal oleh Aletta


"Mau ke mana kamu jala*g urusan kita belum selesai!!"


Detik berikutnya Arhan ikut bergabung bukannya menambah suasana hati Athaya tenang malah membuatnya semakin kesal saja karna Semua ini juga sumber masalah nya gara-gara Arhan jika saja dia tak datang untuk menyusul nya kesini mungkin kejadian memalukan ini tak akan terjadi.


"Aletta ,,, kamu ngapain sih di sini? Saya kan sudah bilang tadi untuk menyuruh kamu pulang???"


"Sayang kamu kenapa malah pergi sama dia dan gak bilang ke aku kalo kamu mau pergi bareng dia dan mamah !!"dalih Aletta yang mengalihkan pertanyaan Arhan barusan sambil merengek dengan nada manja karena ia ingin membuat Athaya cemburu.


"Ini urusan saya ,jadi kamu tidak perlu tahu urusan saya ,urus saja urusan mu jangan pernah ikut campur dengan urusan saya "ucap Arhan kesal


"Tapi sayang ,aku ini kan tunangan kamu !!"ucap Aletta sambil merangkul tangan Arhan ,ia sengaja melakukan itu semua di hadapan Athaya.


Athaya yang melihat pemandangan mesra di hadapannya itu pun entah mengapa merasa kesal di dalam hati nya ,Tanpa kata Athaya pun langsung berbalik meninggalkan mereka berdua masuk ke dalam toilet dan menutup pintu cukup keras hingga memulihkan kesadaran Arhan

__ADS_1


"Lepaskan tangan kamu dari tangan saya ,jangan pernah lancang kamu Aletta , selama ini saya menghormati kamu karna kita adalah teman dulu nya,tapi jika saja kamu tetep bersikap lancang seperti ini jangan pernah salahkan saya jika saya juga bersikap kasar nantinya kepada kamu "ucap Arhan sambil menatap tajam ke arah Aletta yang membuat nyali Aletta pun menciut apa lagi setelah melihat kemarahan Arhan kali ini yang memang berbeda dari sebelum-sebelum ,karna Aletta lihat kilat amarah besar di mata Arhan .


__ADS_2