ATHAYA

ATHAYA
Nayara (Flash sale)


__ADS_3

Kenapa sih muka Lo cemberut kaya gitu Ra jelek tahu! .Lo nembak lagi Kak Keenan ya terus ditolak sama dia? sampai-sampai buat muka cantik Lo jadi sejelek ini ?ya Lagian Lo itu udah gue kasih tahu Ra .


menyerah aja jangan mau memperjuangkan cinta yang buat lo capek kayak gini. Lagian di luar sana masih banyak kok cowok-cowok kece Yang pastinya bakalan mencintai Lo apa adanya! "nasehat Jenny.


Ya saat bel pulang sekolah berbunyi dan setelah kelas sepi Jenny memang memaksa Nayara untuk menceritakan soal wajahnya yang tiba-tiba terlihat murung. dan Jenny pun sudah tahu alasan mengapa Nayara terlihat murung ,yang ternyata karena dirinya kembali ditolak oleh Keenan


"Tapi kan gue suka nya sama kak Keenan,,,,,Jen !"Jenny pun langsung membuang pandangannya setelah mendengar penuturan dari sahabatnya itu.


"Capek juga ya gue nasehatin orang bucin yang terlanjur bego, tapi seenggaknya Lo jangan flash sale juga dong Ra, jual mahal dikit kek,,,,,,!"


Kini Nayara pun langsung menoleh menatap Jenny yang memang ada di sebelahnya


"Tapi gue suka flash sale Jen, Lo tau nggak yang biasanya harga 20k bisa jadi 1K kan lumayan banget ."


"Nah iya bener, persis kayak Lo udah kemurah*n sampai nggak ada hargan*a" Jenny mengangguk-anggukkan kepalanya sambil melipat tangannya di depan dada.


Bibir Nayara pun langsung mengerucut kala mendengar ucapan dari sahabatnya. Kini Nayara pun menatap ke depan di mana kelas sudah sepi dan hanya ada dirinya dan jenny yang kini masih stay di kelas.Pikiran Nayara kini terus melayang memikirkan kejadian pagi tadi pagi saat dirinya berdebat dengan Keenan.


" Jen sebenarnya Tadi pagi gue itu bukan nembak lagi kak keenan !!"


"Terus apa dong ? Jangan bilang kalo tadi yang Loe bilang itu bohong soal Lo yang nembak lagi kak Keenan!!"ucap jenny yang di jawab anggukan kepala oleh Nayara


" Jujur aja tadi pagi itu gue debat lagi sama Kak Keenan Jen ,bahkan kak keenan juga minta gue buat jauhin dia mulai dari sekarang, dan Dengan bodohnya gue juga malah iyain semua perkataan Kak Keenan."ucap Nayara yang kini terlihat sedih setelah mengatakan kenyataan itu semua kepada Sahabatnya.


"Wih,,,,, hebat Lo Ra , ternyata Lo bisa berkata tegas juga ya Ra salut gue sama Lo! "ucap jenny yang merasa senang karna menurut nya sahabatnya itu sudah mulai tobat ,dan berubah pikiran tidak bucin lagi terhadap seorang laki-laki.


"Bukan hebat jenny , justru disini gue nya di Yang merasa bego, karena gue udah salah. Apalagi saat tadi gue berkata seperti itu kepada kak Keenan Jen, yang otomatis gue pun jadi nggak bisa deketin kak Keenan lagi , kenapa sih Jen nasib percintaan gue harus seburuk ini! "ucap Nayara yang gini terlihat lemas tak bersemangat sama sekali.


"Udah Sih Ra terima aja kenyataan anggap aja Lo ini udah sadar diri, karena udah salah menaruh perasaan ke cowok kayak kak Kenan. Jadi mulai sekarang Lo gak usah berjuang untuk mengejar cinta seperti itu lagi Ra.Yang jelas-jelas aja laki-laki itu udah beberapa kali nolak Lo"


"Peletnya Kak Kenan kali Jen yang ampuh hingga bikin otak gue jadi ngeheng kaya gini kalau gue lagi mikirin dia "ucap Nayara.

__ADS_1


Namun kini jeni hanya menggaruk kepala yang tidak gatal ,saat mendengar penuturan dari sahabatnya itu.


"Gue curiga deh ,kayaknya dulu waktu pembagian otak, Lo itu nggak kebagian otak ya Ra ? "sarkas Jenny


Nayara pun langsung menoleh kesal


"Kebagian kok,,,,,!! cuma sialnya gue cuma dapat sisanya karena bekas pilihan orang semua, puas lo! "kesal nayara


"Oh pantesan "Jenny berkata sambil berdecak


"Ih jenny ,ko lama-lama loe makin ngeselin tau gak !"ucap Nayara sebal


"Sama loe juga !!"balas jenny yang tak mau kalah . Nayara yang mendengar penuturan dari sahabatnya itu pun langsung memanyunkan bibirnya menetap kesal ke arah Jenny.


"Udah ah mendingan kita pulang aja Ra jangan bahas kak Keenan mulu.leo itu harus bisa move on Ra ,Lo harus belajar buat lupain kak Keenan mulai dari sekarang ."ucap Jenny memberikan semangat kepada sahabatnya.


*****


Ya ampun Athaya Lo dari mana aja sih gue cari-cariin di cafe tadi sama Kak Raihan, sampai-sampai muter seluruh cafe terus ke ruko juga tapi loe nya Sam sekali gak ad di sana ,tahu-tahunya malah pulang sama Pak Arhan. ucap Nara yang kini langsung mengintrogasi sahabatnya yang kini baru pulang dan turun dari mobil milik Arhan.


Nara pun langsung melakukan hal yang sama terhadap Arhan .


Kemudian mobil yang ditumpangi Arhan pun berlalu meninggalkan pekarangan rumah Athaya


"Kamu habis dari mana sih sama Pak Arhan sebenarnya Ay ? kamu kenal sama dia Athaya? "ucap Nara yang kini sedang menatap curiga terhadap sahabatnya karena ia yakin jika sahabatnya itu sedang menyembunyikan sesuatu terhadapnya.


"Ya aku kenal dia, bahkan lebih dari kata kenal , "Ya udah kita masuk aja ke dalam, biar aku ceritain semuanya ke kamu Ra di ruang tamu rumahnya Athaya memilih nya sebagai tempat untuk menceritakan semua hanya kepada Nara.


"Astaga pantesan aja dari tadi pas lagi di cafe aku ini merasa nggak asing sama wajah Pak Arhan , karena ternyata pak Arhan itu adalah cowok brengsek itu Ay? kenapa sih kamu nggak bilang dari awal ke aku, kalau aku tahu udah aku pastiin kalau dia bakal habis di tangan aku karena dulu dia udah buat sahabat dan keponakan aku menderita. "Gemas Nara


Kamu nggak perlu lakuin itu semua Ra , karena dia juga tak sepenuhnya salah di sini Kamu tahu kan kalau dulu yang pernah mengusir aku dari panti asuhan itu papah nya , bukan dia .Bahkan saat tadi dia mengajak ku pergi pun dia sempat membujuk aku karena dia ingin bertanggung jawab atas diriku dan juga Keenan tapi aku belum menerimanya Ra ,karena aku mau lihat seberapa besar dia ingin memperjuangkan pertanggungjawabannya terhadap aku dan Keenan. "

__ADS_1


"Iya Ay aku setuju kalaupun kamu masih mencintai dia tapi setidaknya jangan berikan dia untuk terlalu muda meraih hatimu begitu saja, sudah tepat jika kamu memberikan dulu dia sebuah perjuangan agar dia bisa berpikir seberapa berharganya diri kamu yang dulu telah disia-siakan oleh keluarganya. "Athaya pun langsung mengangguk setuju dengan ucapan dari sahabatnya


Visual Nayara


Si cerewet ,pantang menyerahnya dalam mengejar cinta



Bonus Visual Keenan



****


Di sisi lain hal-hal yang kini baru pulang ke apartemennya tiba-tiba di kagetkan dengan kedatangan Papahnya yang kini sudah ada di dalam apartemennya.


Arhan yakin jika Papahnya datang ke sini itu untuk menyusul Mamahnya yang semalam pergi dari rumah. Namun anehnya di sini Arhan sama sekali tidak melihat keberadaan mamahnya di hadapan papanya yang gini Tengah duduk di sofa ruang tengah apartemen milik dirinya. Arhan pun langsung mengedarkan pandangannya ke arah kamar yang kini masih tertutup rapat, Arhan tahu jika sekarang Mamanya itu pasti sedang bersembunyi di dalam kamar untuk menghindari suaminya.


"Untuk apa papa ke sini?" ujar Arhan ketus


"Ya papa ke sini itu mau menyusul Mamah kamu Ar . karena papa tahu jika sekarang Mama kamu ada di sini kan? "ucap Anggara


"Untuk apa Papah menyusul Mama ke sini? belum puaskah Papah semalam membentak dan membuat Mamah menangis hanya karena papa ingin membela wanita seperti Aletta? "


"Ar,,,, Papah sama sekali tak bermaksud seperti itu Papah hanya! "ucapnya tertahan Karena kini Arhan langsung menyalanya


"Hanya apa? hanya karena Papah ingin membela wanita sialan itu sehingga Papah pun gelap mata dan malah memarahi Mama? "ucap arhan murka.


___TBC____


Cukup sampai di sini chapter ini ,jangan lupa buat tinggalin jejak like, subscribe dan komentar yang membangun 🤗

__ADS_1


Sampai jumpa di chapter selanjutnya.


Terimakasih 🙏


__ADS_2