ATHAYA

ATHAYA
pembatalan pertunangan


__ADS_3

"Apakah wanita yang dimaksud oleh Mamah kamu itu adalah wanita yang kamu ceritakan tadi siang Ken? "tanya Nara


"Iya Aunty wanita yang barusan bantuin Mama itu memang wanita yang tadi sempat Ken ceritain ke aunty. "jawab Keenan


****


Pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, Arhan pun langsung berangkat menuju ke Jakarta ke rumah orang tuanya , karena ia sudah berjanji kepada Papahnya Jika ia akan datang ke Jakarta untuk menjalankan kesepakatan yang telah ia buat dengan Papahnya kemarin, jika hari ini ia akan mendatangi rumah Aletta untuk membatalkan pertunangannya dengan Aletta.


Butuh waktu tempuh sekitar 3 jam bagi Arhan untuk sampai di rumah orang tuanya.


Arhan yang sudah sampai di rumah orang tuanya pun langsung masuk ke dalam rumah "Kamu sudah datang sayang?" tanya wanita paruh baya yang kini tengah duduk sambil menonton televisi di ruang tengah


"Iya Mah Arhan baru aja datang, Papah di mana sekarang Mah?" ucap Arhan yang sama sekali tak melihat keberadaan Papahnya saat ini.


"Papah tadi ke kantor dulu sebentar, tapi kemungkinan sekarang Papah juga udah di jalan menuju ke sini karena barusan Mamah telepon katanya Papah baru bubar rapat. "


Arhan pun menganggukkan kepalanya kemudian Arhan duduk di sofa kosong yang ada di sebelah Mamanya.


Nadia yang melihat tingkah anak semata wayangnya itu hanya bisa tersenyum


"Eh iya sayang mau Mama bikinin dulu kopi? atau Arhan mau makan dulu? "tawar sang Mamah kepada putranya.


"Tidak perlu mah Lagian Arhan tadi di apartemen sudah sarapan kok, jadi Mama nggak perlu repot-repot bawain aku makanan atau minuman.


Dari pada Mamah pergi ke dapur, lebih baik Mamah duduk saja di sini nemenin Arhan yang lagi nungguin Papah.


"Wanita paruh baya itu pun hanya bisa mengangguk dan tersenyum kala mendengar perkataan Putranya yang menurut nya begitu manja walaupun usianya tak muda lagi .


****


Hingga beberapa menit kemudian Anggara pun akhirnya telah sampai di rumahnya

__ADS_1


"Ar ternyata kamu sudah datang maaf jika kamu harus menunggu lama karena tadi mendadak Di kantor Papah ada meeting dulu. "ucap Anggara yang merasa tak enak karena ia sudah sedikit mengingkari janji waktu kepada anaknya.


"Nggak pah, Lagian Arhan nggak terlalu lama kok nunggunya , karena Arhan juga baru sampai! "jawab Arhan.


"Ya sudah kalau gitu kita langsung berangkat sekarang Atau bagaimana? "ajak Anggara


"Tak iya Pah sekarang saja ,karena lebih cepat lebih baik!" jawabannya ,ketiganya pun kini langsung beranjak keluar rumah untuk menuju ke parkiran.


Sekitar pukul 12.30 Arhan dan orang tuanya pun kini sudah sampai di kediaman keluarga Aletta


"Permisi bisa bertemu dengan tuan Raditama?" tanya Arhan saat mobilnya kini berhenti di depan gerbang


"Sii penjaga rumah yang sudah tahu jika Arhan itu adalah calon menantu dari keluarga Radhitama pun langsung segera mengangguk hormat mengiyakan ucapan Arhan kemudian membuka pintu gerbang untuk mobil yang kini Arhan dan kedua orang tuanya tumpangi.


"Terima kasih!" ucap Arhan yang langsung melajukan lagi mesin mobilnya menuju ke area parkiran yang memang ada di halaman rumah Aletta.


"Ya ampun jeng kok kamu datang nggak bilang-bilang dulu sih?" ucap Mama Aletta yang memang kini sedang ada di halaman rumahnya mengawasi para kebun yang ini sedang menata kembali kebun milik nya .


kini Nadia hanya bisa tersenyum ramah saat menerima sapaan yang begitu baik dari Afifah Ibu dari Aletta


"Oh Alleta belum pulang Dia masih di luar tapi sebentar lagi kayaknya pulang deh Apalagi kalau dia tahu sekarang di rumahnya sudah ada nak Arhan! "ucap Afifah yang masih belum tahu maksud kedatangan Arhan dan keluarganya yang sebetulnya ingin membatalkan pertunangan antara Arhan dan Alleta.


" Ya sudah ayo masuk dulu, kebetulan Mas Radit juga sedang ada di dalam kok. "kini Nadia Anggara dan Arhan pun langsung mengiyakan ucapan dari ibu Aletta kemudian masuk ke dalam rumah.


"Ayo silahkan duduk jeng mas Anggara,Arhan!"ucap Afifah.


"Bi tolong ambilkan minum dan camilan untuk ke ruangan tengah "ucap Afifah kepada seorang pelayan yang kini ada di hadapannya .


"Baik nyah !!"


"Nggak usah repot-repot Jeng ,lagian kami di sini pun tak akan lama !"ucap Nadia yang merasa tak enak .

__ADS_1


"Nggak papa jeng ,ya sudah kalo gitu saya panggil dulu mas Radit ke atas !"


"Iya jeng !"ucap Nadia menanggapi ucapan dari Afifah dengan senyuman ramahnya begitu juga dengan Arhan dan Anggara .


*****


Tak butuh lama bagi Afifa untuk memanggil Radit ,karna kini radhitama pun sudah keluar dari ruangan kerjanya, Raditama pun langsung menghampiri calon menantu dan besarnya .Yang ada di ruang tengah


"Eh ternyata ada tamu? kenapa nggak bilang-bilang dulu kalau mau ke sini Anggara? kenapa harus mendadak seperti ini?"ucap raditama ramah.


"Begini Dit, maksud kedatangan keluargaku ke sini ingin, ucap Anggara terdiam sebentar karena sebenarnya ia sungguh merasa tak enak kepada Radhitama yang sudah ia anggap seperti keluarga nya sendiri karna memang ia sudah berteman lama dengan Radhitam.


Namun ia pun tidak mungkin untuk menuna-nunda lagi pembicaraan ini karena ia sudah berjanji kepada anaknya untuk segera membatalkan pertunangan ini.kemudian ia pun kembali melanjutkan ucapannya setelah mendapatkan suntikan semangat dari sang istri yang kini sedang menggenggam tangan nya.


"Maaf sebelumnya Radit, kedatangan kami ke sini itu untuk membatalkan pertunangan Arhan dan Aleta. "ucap Anggara tegas.


Radhitama dan Afifah pun merasa terkejut atas apa yang barusan diucapkan oleh Anggara bagaimana tidak karena tidak ada angin tidak ada hujan tiba-tiba ia mendengar pembatalan pertunangan anaknya dengan anak semata wayang Anggara secara tiba-tiba.


"Mengapa harus dibatalkan nak Arhan bukannya nak Arhan dan Aletta saling mencintai?"ucap Afifah yang kini bertanya kepada Arhan.


"Maaf sebelumnya tante, sebenarnya Arhan sama sekali tidak menyukai Aletta dari dulu maupun sampai sekarang pun Arhan sama sekali tak mempunyai perasaan apapun terhadap Aletta, karna jujur saja Arhan melakukan pertunangan ini pun karena Arhan ingin memenuhi keinginan mama, maaf tante jika arhan tidak bisa jujur lebih awal kepada tante maupun Om Radit erham tahu jika sekarang pastinya om dan tante kecewa terhadap Farhan, tapi sungguh arhan tidak bisa melanjutkan pertunangan ini karena hati arhan sama sekali bisa mencintai Aletta sampai kapanpun"


"Nggak, Ar pokoknya aku nggak mau pertunanganku dan kamu ini berakhir, tolong Ar jangan lakukan itu karna aku sangat mencintai kamu arhan jadi aku mohon, kepada mama dan papa tolong jangan setuju dengan permintaan yang barusan Arhan bicarakan kepada mama dan papa "ucap Aletta yang kini tiba-tiba sudah ada di hadapan mereka. dan Aletta tidak menerima keputusan yang telah arhan buat.


"Pasti semua ini gara-gara cewek jala*g itu kan Ar, sehingga kamu memutuskan pertunangan kita dan malah memilih cewek jala*g itu dibandingkan aku? "ucap Aletta sambil menangis mencoba untuk berakting di hadapan orang tua dirinya dan orang tua Arhan


"Apa maksud kamu Aletta? apakah Arhan berselingkuh? "ucap Radhitama yang kini langsung naik pitam setelah mendengar ucapan dari anaknya Jika ternyata arhan telah memiliki wanita lain.


"Kenapa kalian melakukan ini semua? Kamu juga Anggara Nadia kenapa kalian malah mendukung anak kalian yang selingkuh bukannya mendukung pertunangan antara anak kita ?"ucap Afifah sambil menatap Nadia dan anggaran secara bergantian


Arhan yang tadi nya ngin menyelesaikan pembatalan pertunangan ini secara baik-baik seperti yang dikatakan oleh Papahnya kemarin. Langsung mengurungkan niatnya apalagi setelah melihat Aletta yang malah menyudutkan dirinya dan kedua orang tuanya pun langsung naik pitam ,kini Arhan pun kembali buka suara .

__ADS_1


"Jaga ucapan kamu Aletta siapa yang kamu sebut wanita murahan dia itu wanita baik-baik dan terhormat jauh dari kata kotor seperti yang Kamu ucapan barusan ! Dan ya aku ingat kan kepada kamu Alleta berkaca lah terlebih dahulu sebelum kamu berbicara seperti itu!.karna kamu Sama sekali tak pantas untuk merendahkan seorang wanita baik seperti Athaya karna aku tau kamu pun tak jauh lebih baik dari wanita yang barusan kamu hina itu .


"Jangan samakan aku dengan wanita yang mur*h Han bahkan hamil di luar nikah sampai mengandung anak har*m itu Ar ."ucap Alleta yang tak tahu saja jika sekarang ia sedang memancing musibah untuk dirinya sendiri.


__ADS_2