
"Om tahu kan sekarang kalau Mamah itu seorang single parent, jadi Ken tak mau jika hanya meminta pada Mama, selagi ken mampu Keenan akan berusaha sendiri Om Keenan juga ingin membantu meringankan beban Mamah walaupun sekolah Ken tak memakai biaya karena Alhamdulillah Ken punya beasiswa dari sekolah.
Tapi kebutuhan sehari-hari dan yang lainnya tetap saja Mama yang bayar semuanya Keenan tak tega jika harus melihat mamah yang kerja banting tulang untuk Keenan sementara keenan hanya diam saja tak berbuat apa-apa . Jadi Keenan bekerja part time seperti ini tanpa sepengetahuan Mama karena sedikit-sedikit Keenan ingin membantu meringankan beban Mamah walaupun uang yang Ken kumpulkan tak begitu banyak.
Hal yang dikatakan Keenan n itu berhasil mengiris hati Arhan begitu dalam membuat dirinya menjadi merasa semakin bersalah.
Oh Tuhan, kehidupan macam apa yang dijalani Keenan dan Athaya sejak 18 tahun lalu? ketika ia sendiri sama sekali tidak tahu menahu dengan semua yang terjadi dan lalai dengan tanggung jawab yang membuat putranya harus seperti ini belajar bahkan sambil bekerja! itu membuat Arhan terluka cukup dalam.
Apakah jika keenan nantinya tahu dia adalah Ayahnya, apakah Keenan itu akan membencinya?
"Om,,,, kok malah ngelamun? "tanya Kenan kepada Arhan ketika melihat bos dari Mamah nya itu malah melamun di hadapannya
"Maap nak ,,,!!"ucap Arhan sambil menatap lekat wajah Anaknya yang memang memiliki kemiripan yang sama dengan nya ketimbang dengan Mamah nya .
"Om,,ini kenapa harus minta maap segala coba ,lagian om kan gak punya salah sama Keenan jadi om tak perlu minta maap Om !"ucap Keenan diiringi dengan candaan.
"Kamu kemang anak yang baik nak ! Saya salut pada kamu ,semoga kelak kamu menjadi anak yang sukses!"ucap Arhan sambil mengelus pundak Anaknya .
"Amin ,,terimakasih untuk doa nya Om !"ucap Keenan tulus .
****
" Mamah kok masih di luar? "Athaya tersadar karena pertanyaan keenan yang tiba-tiba sudah muncul di hadapannya niat hati Keenan ingin masuk ke rumah secara sembunyi sembunyi karena pulang terlambat, tapi apalah daya kini Mamahnya malah ada di depan rumah .
"Mamah lagi cari angin sekalian nungguin Anak Mama, ke mana aja sih sayang kok akhir-akhir ini Ken suka pulang telat? "
"Em ,,, itu mah, akhir-akhir ini ken memang sibuk dengan latihan basket di sekolah, karena sebentar lagi akan ada turnamen basket antar sekolah "ucap Kenan berbohong kepada Athaya, namun Ken juga tas sepenuhnya berbohong soal pertandingan basket yang memang akan di adakan di sekolahnya sebentar lagi
"Kamu nggak lagi bohongin Mama kan sayang?" ucap Athaya penuh selidik karena insting seorang ibu memang tak pernah salah, apalagi saat melihat kegugupan di wajah Anaknya saat ini yang membuat Athaya bertambah curiga.
__ADS_1
"Ken, gak bohong, kalau mamah nggak percaya coba Mamah tanya aja ke temen basket Ken yang lain! "ucap Keenan dengan wajah yang dibuat seserius mungkin agar Mamanya itu bisa yakin jika dirinya memang sedang tidak berbohong!
"Baiklah, Mama percaya sama kamu Sayang, sebaiknya kita masuk sekarang Ken bersih-bersih dulu biar Mama siapin makan malam buat Keenan ya, pasti Ken belum makan kan sayang? "ucap Athaya yang langsung dijawab anggota oleh Keenan
"hah,,,"akhirnya Keenan n bisa bernafas lega!! hari ini karena Mamanya masih percaya kepadanya dengan alasan yang menurut masuk akal .
Skip
Satu bulan telah berlalu kini hubungan Athaya dengan Arhan mulai membaik , apalagi setelah Arhan mengetahui jika Athaya adalah wanita yang dulu pernah ia rusak delapan belas tahun yang lalu.begitupun hubungan Keenan dan Arhan pun semakin dekat walaupun hanya sebatas mengobrol dan menjadi teman tanpa sepengetahuan Athaya .
Acara pesta perusahaan resmi digelar hari ini di perusahaan skyline corpotation milik Arhan semua keluarga,karyawan dan rekan bisnis ikut hadir di sana .
Sedangkan di suatu sisi Athaya di buat bimbang antara berangkat atau tidak ke pesta tersebut,kalau ia berangkat ia takut jika nanti akan bertemu dengan pak Anggara di sana dan Athaya sungguh takut apabila pertemuan itu benar-benar terjadi ia akan masuk ke dalam masalah besar seperti dulu ,tabi bagai mana caranya agar ia bisa izin tidak ke sana sedangkan kemarin Arhan sudah mewanti-wanti nya untuk datang dan membawa sebuah berkas ke acara pesta tersebut.
"Mama ,udah siap ko malah ngelamun di sini ? Katanya mau berangkat ke pesta perusahaan kan ini udah jam 18:30 mah emang acara nya di mulai jam berapa mah ? Tanya Keenan
"Astaghfirullah,,,, mamah telat sebentar lagi acaranya di mulai ,mamah siap-siap dulu sebentar "ucap Athaya yang terlihat kelimpungan mondar-mandir di rumah kecilnya itu.
"Athaya pun segera mengambil gaun yang pernah Bu Nadia berikan ke padanya dan memakai gaun tersebut kemudian memoles sedikit wajah nya menggunakan mekup senatural mungkin ."
"Mamah sudah siap ?"teriak keenan di depan pintu kamar mamah nya .
"Sebentar lagi sayang mamah keluar tunggu sebentar "ucap Athaya yang kini sedang memasang sepatu heels di kaki jenjangnya.
Beberapa menit kemudian Athaya pun keluar dari kamarnya.
"Ayo Ken mamah sudah siap !"ucap Athaya dengan nada gusar nya ,karna ia masih takut bagai mana nantinya jika ia bertemu dengan kakek dari anaknya yang bahkan sama sekali tak mau menerima kehadiran nya dari dulu .
"Mamah kenapa ? "ucap Keenan yang merasa aneh dengan tingkah Mamah nya kali ini yang lebih banyak melamun .
__ADS_1
"Mamah gak papa ko sayang !!"
Keenan yang tahu jika , Mamah sedang menyiapkan sesuatu ,namun Mamah nya sama sekali tak ingin Keenan tahu ,Ken hanya mampu diam ia tak mau bertanya lebih lanjut lagi kepada Mamah nya apalagi jika itu semua membuat Mamah nya sedih ,lebih baik dirinya tak tahu apa-apa untuk sekarang .
"Ya sudah kita langsung berangkat sekarang ya Mah , Mamah pakai jaket ini dulu biar Mamah gak kedinginan ,ucap Ken memasang kan jaket dan tak lupa juga ia memberi kan helem kepada Mamah nya ."ayo mamah naik !"ucap Keenan yang kini sudah menghidupkan mesin motor sport nya .Athaya pun segera naik ke atas motor sport milik anaknya ,karna ia tak mau membuat Keenan semakin curiga dengan tingkah yang seperti ini .
Sesampainya di acara pesta Athaya pun langsung turun dari motor sport milik Keenan ,tak lupa juga Athaya pun menyerahkan jaket dan helem yang barusan Athaya kenakan kepada keenan !
"Makasih ya sayang karna Ken udah antar Mamah !!"ucap Athaya tulus
"Iya mah sama-sama,nanti kalo mamah mau pulang mamah telpon aja Ken ya mah biar nanti Ken yang langsung jemput mamah ke sini "
"Iya sayang !"
"Kalo gitu ken pamit pulang dulu ya mah !!"
ucap Keenan berpamitan pada ibunya.
"Iya nak hati-hati di jalanan nya !"ucap Athaya yang langsung di jawab anggukan oleh Keenan.
Athaya pun langsung masuk ke dalam ke dalam perusahaan skyline corpotation,namun Athaya kembali di buat takut jika nanti ia akan bertemu dengan pak Anggara ,bagai mana reaksi nya saat melihat dirinya yang malah kerja di perusahaan anaknya .
Athaya kini sudah sampai di dalam tempat acara "Athaya! astaga Lo cantik banget!" ucap Ani yang memang sudah sampai lebih dahulu, dan ia langsung berlari cepat menghampiri Athaya.
"Kamu juga cantik "balas Athaya berusaha membuat Ani juga percaya diri
"Gue tadi habis dari salon dulu loh tanah ! nih buat menata rambut gue cantik gak?!"ujar Ani sambil menepuk pelan bagian belakang rambutnya yang tertata rapi.
"Cantik! "jawab Athaya seadanya, sedangkan ia masih membiarkan rambutnya tergerai indah menutupi sebagian bahu putihnya , setelah acara muji memuji,Mereka pun kini memilih tempat yang tak jauh dari stan makanan itu merupakan ajakan dari Ani yang memang selalu ingin makan terus apalagi di acara sebesar ini yang tentunya banyak sekali makanan enak.
__ADS_1
Athaya melihat ke arah depan, di sana terlihat bukan hanya Arhan sebagai pimpinan yang hadir melainkan seluruh keluarganya yaitu Ayah ibu dan tak lupa juga Aletta sebagai tunangannya.
Athaya berpikir semoga Papah dari Arhan itu tak mengenali nya ,Athaya yakin jika pak Anggara tak mengenalinya apalagi Athaya tak melihat gelagat aneh dari pak Anggara itu ,jika saja ia mengenali nya mungkin saja sekarang dia sudah menghampiri Athaya dan kemungkinan akan melabraknya ,pikir Athaya .