
"Lagi siapa juga yang mau jatuh cinta sama cewek bentukan kayak loe !"ucap Keenan yang langsung berlalu meninggalkan Nayara untuk kembali menuju ke kamar inap Mamanya.
***
"Mama ko sendiri? Dia ke mana mah ?"ucap Keenan
"Pak Arhan maksud kamu sayang ? Dia baru aja pulang Ken , soalnya ada pekerjaan mendadak yang harus dia kerjakan sekarang!"
ucap Athaya
"Kok bisa sih mah dia seenaknya maen ninggallin mamah gitu aja setelah apa yang dia lakuin ke mamah , harusnya dia itu tanggung jawab loh mah bukannya malah pergi ninggalin mamah cuma karna urusan kerjaan.gak gentel banget sih jadi cowok "ucap Keenan kesal
"Hus ,,kamu jangan ngomong gitu dong sayang ,mau bagaimanapun kan pak Arhan itu Atasan mamah ,jadi jangan buat mamah malu ya cuman karna kamu mau belain mamah nanti kamu malah marahin dia ,mamah gak mau ya Ken ."ucap Athaya yang tak mau jika nantinya ada lagi pertengkaran di antara ayah dan anak
"Cie ,,, berarti bener ni ucapan Ken tadi ,kalo sebenarnya Mama itu suka kan sama om Arhan !!Ken dukung Mama ko !"
"Mulai deh ,,,kamu ini suka ngaco tau gak sih Ar ,lagian siapa juga yang suka Sama pak Arhan."ucap Athaya
****
Sudah dua hari Athaya dirawat di rumah sakit, kini Athaya sudah diizinkan pulang oleh dokter karena keadaan Athaya sudah membaik ,kini Keenan sedang beres-beres memasukkan pakaian Athaya ke dalam tas sedangkan Athaya Tengah duduk menunggu Keenan yang sedang membereskan bekas keperluan Pattaya saat di rumah sakit, Athaya pun sempat menawarkan diri untuk membantu anaknya berkemas namun tawarannya ditolak oleh Keenan, karena Ken malah menyuruhnya untuk diam dan menunggu.
Namun tiba-tiba keduanya dikagetkan oleh kedatangan Arhan yang sudah ada di ambang pintu ,Arhan pun langsung masuk dan menghampiri keenan yang sedang berkemas,ia sungguh ingin meminta maaf kepada Keenan atas kejadian kemarin.karna ia sempat salah paham kepada anak nya sendiri.
" Nak Ken tolong maafkan saya tentang "ucap Arhan gugup belum juga Arhan melanjutkan ucapannya Ken sudah mengangguk pelan
" Om tenang aja, saya sudah memaafkan Om, jadi sekarang saya harap Om tidak akan salah paham dan cemburu lagi dengan saya kedepannya ? jika saya selalu ada di samping mamah ?ujar Keenan mencairkan suasana yang memang menegang sebelumnya.
__ADS_1
Keenan tak mau memperpanjang masalah, apalagi ia ingat pesan mamanya yang tidak ingin jika ia bertengkar lagi dengan si CEO perusahaan tempat Mama nya kerja , yang Keenan tahu jika laki-laki tersebut adalah laki-laki yang menyukai Mama nya . apalagi Keenan tahu jika kejadian kemarin bukan sepenuhnya kesalahan Bos mamahnya, melainkan hanyalah sebuah kesalahpahaman .
"Terima kasih nak!!" ucap Arhan terlihat kaku hanya untuk mengucapkan kalimat itu pada keenan, bukan hanya kaku tapi mungkin ia juga gugup karena ini kali pertamanya ia bisa berbicara dengan putra kandung nya sendiri yang baru ia ketahui kemarin.
"Ya Om sama-sama" jawab Keenan dengan sopan Athaya sungguh senang bisa melihat kedekatan antara ayah dan anak yang terlihat akur itu.namun setelah itu ia kembali di ingat kan lagi dengan kenyataan,jika Arhan bukanlah milik nya melainkan milik orang lain, yang jelas tidak akan pernah bisa Athaya gapai apalagi Athaya tau jika keduanya itu saling mencintai . mulai saat ini sebisa mungkin Athaya akan coba mengubur perasaannya untuk Arhan agar ia tak merasa kan luka yang berkelanjutan nantinya jika saja ia masih berharap kepada Arhan yang jelas-jelas tidak menyukai nya .
***
Empat hari telah berlalu , setelah mengambil cuti selama empat hari kini Athaya sudah kembali lagi kerja .
"Aya ,,,,kamu ke mana aja sih ,udah empat hari gak masuk kerja mana bikin aku khawatir lagi ,kenapa juga coba no kamu Sama sekali gak aktif selama empat hari?"ucap Ani
Athaya memang sengaja , menonaktifkan handphone nya , soalnya akhir-akhir ini Arhan selalu menghubungi nya ,Athaya tak mau jika nantinya ia akan berharap lebih kepada Arhan seperti dulu,maka dari itu ia lebih baik menghindari nya mulai sekarang.
"Sorry An,, soal nya aku sakit selama empat hari ini jadi aku izin gak masuk kerja selama empat hari ."
"Seenggaknya kalo kamu sakit itu kabarin kenapa sih Ay ,aku kan khawatir sama kamu Athaya !kalo aku tau kamu lagi sakit aku pasti bakalan langsung jenguk kamu ke rumah kamu Ay ,Aku juga mau sekalian cuci mata sambil nengok si ganteng "ucap Ani
"Ya elah ,,,,udang di balik bakwan kali say , lagian pelit amat sih Ay kamu jadi emak , masa sahabat sendiri mau lirik anak ganteng nya aja gak boleh ,kan aku itu perlu cuci mata Athaya.!"
"ingat aN sama umur ,masa suka sama berondong sih ,,,,,haha aneh deh !!"ucap Athaya sambil terkekeh
Hari ini Athaya memang sudah bertekad untuk mulai menjauhi Arhan,karna ia takut jika saja ia terus berdekatan dengan Arhan dirinya pasti tak akan bisa mengikis rasa cinta nya yang seharusnya tak tumbuh untuk Arhan,karna mau bagaimana pun kini Arhan sudah mempunyai tunangan, apalagi Athaya tau jika dari dulu Arhan sangat mencintai Aletta ,jadi Athaya yakin jika Arhan tak mungkin melepaskan Aletta hanya demi dirinya dan Keenan. Athaya tak mau jika nantinya ia akan menelan kekecewaan lagi seperti dulu lebih baik ia yang mundur, sebelum ia merasakan sakit yang lebih parah jika saja dirinya tak mau mengikis perasaannya mulai dari sekarang.
"Kenapa masih di luar bukan sudah masuk jam kerja ? " ucap Arhan yang sengaja berbicara seperti itu ketika melihat Athaya yang sedang mengobrol dengan teman nya di depan ruangan Athaya , Arhan memang sengaja berbicara seperti itu kepada Athaya semata-mata agar Athaya bisa segera masuk kedalam ruangan nya karna Arhan ingin segera bertanya kepada Athaya mengapa dia sama sekali tak mengaktifkan handphone nya setelah pulang dari rumah sakit.
"Eh ,,,iya pak ,ini mau langsung masuk sekarang ko "ucap Athaya mengangguk sopan seolah tak terjadi apa-apa di antara dirinya dan Arhan .
__ADS_1
Ani yang merasa tak enak kepada atasan nya pun langsung segera pamit kepada Athaya "ay aku masuk ruangan duluan ya ,"bisik Ani kepada Athaya yang langsung di jawab anggukan oleh Athaya
"mari pak ,,!!"ucap Ani sopan kepada Arhan selaku CEO di perusahaan tempat ia bekerja.Arhan hanya mengangguk singkat sebagai jawaban dari perkataan bawahan nya barusan .
"Kenapa belum mulai bekerja !!"ucap Arhan basa-basi.
"Ah ,,iya pak ini juga mau langsung masuk sekarang kok ."ujar Athaya yang langsung berlalu meninggalkan Arhan menuju ke arah mejanya .
Arhan pun menyusul Athaya , berjalan menuju ke meja Athaya yang memang ada di hadapan ruangan nya .
"Antarkan laporan mingguan,ke ruangan saya ,saya tunggu sekarang!"ucap Arhan yang langsung pergi meninggalkan Athaya menuju ke ruangan nya .
"Baik pak !!"
Athaya pun langsung segera menyusun data-data laporan mingguan yang akan ia serahkan kepada Arhan .karna tadi Arhan sudah meminta nya .
Tok tok tok
"Permisi pak !!"
"Masuk "
"Ini pak berkas laporan mingguan nya , yang tadi bapak minta tolong di cek terlebih dahulu!!"ucap Athaya yang kini masih mematung berdiri di hadapan Meja Arhan .
"Duduk lah "seru Arhan sambil menunjuk kursi yang ada di hadapannya menggunakan dagu.
"Emm,,saya langsung kembali keruangan saya saja deh pak ,jika ada laporan yang masih salah bapak bisa hubungi saya lagi nanti , soalnya pekerjaan saya masih banyak "yang memang ingin menghindar dari Arhan.
__ADS_1
"Saya yang lebih tau pekerjaan kamu banyak atau tidak hari ini !!"bantah Arhan yang kembali mengulang gerakan dagu nya seperti tadi Arhan hanya bisa pasrah mengikuti kemauan Arhan
Ada-ada saja di saat dirinya ingin menjauh dari Arhan namun mengapa takdir malah membuat sebaliknya .