
Keenan yang melihat itu pun langsung mengangguk mengiyakan ucapan Nayara namun Keenan melakukan itu semua setelah kepergian Nayara karna ia tak mau jika sampai Nayara tahu jika dirinya merespon .
"Apakah kamu menyukai gadis itu Ken ?"ucap Arhan mencoba untuk meyakinkan perasaan Keenan , yang Arhan tahu jika Keenan itu sepertinya memang memiliki perasaan kepada gadis tadi ,namun yang Arhan lihat karna keegoisan yang lebih tinggi Keenan pun tak mau mengakui perasaannya untuk wanita tersebut.
"Tidak ,,,!!"ucap Keenan padat singkat dan jelas
Namun di balik itu Arhan dapat melihat kebohongan yang kini ia lihat dari diri Anak nya .
"Ya sudah sebaiknya kamu pulang sekarang ikut saya naik mobil !!"ajak Arhan kepada Keenan
"Tidak perlu ,saya kan sudah bilang kalo saya bisa pulang sendiri pakai motor saya!"ucap Keenan yang tak tahu saja jika kini ternyata motor nya telah di bawa oleh orang kepercayaan Arhan .
"Motor kamu sudah di bawa oleh orang kepercayaan saya Ken , sebaiknya kamu pulang ikut saja dengan saya biar saya antar kamu pulang ke rumah.
Keenan yang tak percaya dengan tingkah laku laki-laki yang sembarangan membawa motor nya itu pun hanya bisa mengerutkan kesal kepada Arhan
"Kenapa Anda tidak bilang dulu kepada saya , seharusnya anda itu jangan main bawa motor saya seperti ini apalagi anda sama sekali tak memiliki ijin dari saya ,karna mau bagai mana pun motor itu motor milik saya "ucap Keenan yang kini terlihat kesal .
"Baiklah saya mengaku jika saya salah tapi saya mohon kali ini ,kamu ikut Sama saya Ken ,ada yang mau saya bicarakan sama kamu !"
"CK ,,, bilang aja kalo anda itu mau modus ke Mamah saya ,jadi beralasan mau mengantar saya ke rumah ,iya kan ?"ucap Keenan
__ADS_1
menatap jengah ke arah laki-laki yang ada di hadapannya ini ,yang seperti nya masih belum kapok walaupun Keenan pernah melayang pukulan mautnya terhadap Arhan.
Kini Arhan hanya bisa tersenyum saat menanggapi ucapan dari Keenan yang memang tak sepenuhnya juga salah jika dirinya ingin menemui Athaya saat ini ,karna sekarang Arhan merasa cukup kangen kepada Athaya yang bahkan beberapa hari ini tak ada di kantor nya karna sudah mengajukan Risen .
Arhan pun langsung segera naik kedalam mobil nya .
"Ayo Keenan naik tunggu apa lagi ?"tanya Arhan ketika melihat Keenan yang kini sedang bengong berdiri di samping mobil milik Arhan.
Keenan pun langsung segera menuruti permintaan Arhan yang memang telah terlebih dahulu masuk ke dalam mobil .karna Keenan sekarang sedang malas berdebat ,ia juga tak mau jika nantinya ada orang yang melihat dirinya berdebat dengan Arhan yang mereka tahu jika Arhan itu adalah papah nya .
Masih dengan wajah kesalnya Keenan kini hanya diam di dalam mobil duduk di jok depan, sembari memeluk tasnya tanpa ingin berkomentar apapun ia bahkan mengacuhkan apapun yang dikatakan oleh Arhan . Arhan sendiri memandang Keenan dengan tersenyum. rasanya sungguh berbeda karena baru kali ini ia melakukan tugas sebagai seorang ayah ,meskipun itu juga samasekali tidak dianggap oleh Keenan tapi ia cukup paham iya juga puas bisa membuat Keenan dengan mudah keluar dari sana ,bahkan kini Arhan dibuat bangga oleh Keenan anaknya yang telah menolong seseorang .
Setelah beberapa menit berlalu Keenan awalnya berpikir jika dirinya akan segera sampai ke rumah namun kini ia malah dibawa ke sebuah restoran. dan sebelum ia menyangkal pun kini mobil yang ditumpanginya sudah sampai di restoran
"Anda memberi tawaran setelah sampai di sini? seharusnya Anda langsung membawa saya pulang tadi bukan malah membawa saya ke sini. "ujar keenan dengan nada ketus
Namun Arhan sama sekali tak tersinggung ia malah tersenyum menanggapi ucapan dari putranya yang menurutnya sungguh keras kepala seperti dirinya .
"Ayolah nak, Saya tahu kamu pasti lapar! "ujar Keenan yang kemudian turun terlebih dahulu lalu membukakan pintu untuk Keenan.
Namun masih dengan wajah kesalnya Keenan enggan turun ia malah duduk di jok mobil milik Arhan tanpa mau memperhatikan Arhan yang kini sudah membuka pintu berdiri di sebelah nya .
__ADS_1
"Ayolah, Ken kita sudah sampai di sini kan? hanya makan sebentar dan setelah itu saya janji akan langsung mengantar kamu untuk pulang! "
Dan dengan wajah kesalnya kini Keenan akhirnya turun dari mobil mengekor untuk memasuki sebuah restoran mahal yang membuatnya masih tetap terdiam .
Sesampainya di kursi restoran kini Arhan hanya bisa tersenyum dan terus menetap putranya
"Apakah tak ada hal lain yang bisa kau lakukan selain mengamati terus seperti itu ?"ucap Keenan yang tak suka jika dirinya terus dipandang seperti itu oleh Arhan yang kini sedang duduk di hadapannya.
"Begitu banyak hal yang saya lewatkan selama ini, dan hanya ini yang bisa saya lakukan, melihat wajahmu sekarang nak!"
Keenan hanya berdecak"CK mustahil,!
"Bolehkah saya bertanya sesuatu kepada kamu Nak ? "ucap Arhan ragu-ragu
"Bukannya dari tadi Anda memang selalu banyak bicara di sini, lantas mengapa sekarang Anda harus meminta izin dari saya untuk berbicara? "ucap Ken yang merasa jengah
"Keenan apakah kamu sudah tahu semuanya nak? ucap Arhan yang kini menatap sendu ke arah putranya yang kini sudah tumbuh sebesar dan setempat ini.ia sungguh merasa bersalah karna ia baru tahu sekarang tentang keberadaan putranya itu.
"Ya aku sudah tahu semuanya aku juga tahu jika kau adalah laki-laki yang dicintai Mamah dari dulu sampai sekarang, tapi ayah andalah di sini yang salah karena sudah memperlakukan Mama saya dulu sekeji itu asal anda tahu, Saya tidak akan pernah menyerahkan hidup Mamah saya kepada keluarga tokic seperti keluarga Anda tuan ARHAN Narendra Putra, sekalipun jika saya tahu kalau anda adalah Papah saya, namun di sini saya tak akan tinggal diam jika sampai Mama saya dilukai oleh orang tua Anda lagi cukup dulu saja keluarga anda membuat Mama saya menderita mulai sekarang seujung rambut pun saya tak akan pernah membiarkan itu terjadi kepada Mama saya "! ucap Keenan yang kini terlihat menggebu-gebu ia sungguh ingin mengeluarkan Semua luapan emosinya yang ada di dalam dirinya ,dan di sini juga Arhan dibuat tercekat tak percaya dengan ucapan dari anaknya yang berkata jika ayahnya lah yang telah membuat Athaya menderita apakah kemungkinan besar tebakan Arhan selama ini memang tak salah, jika papah nya lah dalang dari semua ini
"Jadi betul jika dulu Papah lah yang telah membuat Athaya pergi?"tanya Arhan sambil mengeratkan tangannya menahan emosi karena ia sungguh tak menyangka jika dalang dari semua ini ternyata adalah Papah nya sendiri, sungguh Arhan tak habis pikir dengan kelakuan papah nya yang menurut nya sungguh tak berperasaan itu.
__ADS_1
"Ya di lah dalang dari kehancuran hidup Mamah ku dulu, dia juga yang sudah mengusir Mama 18 tahun yang lalu, bahkan dia dengan tega dan tak tak berperasaan telah mengancam mamah jika dia akan menghancurkan panti asuhan tempat tinggal mamah ,jika saja dulu mama tak pergi meninggalkan Panti Asuhan yang dulu sempat rumah tinggali, hanya agar dirinya bisa membuat mamah pergi dan meninggalkan anda ."