
"Permisi boleh pesen cake nya 1 bok?"ucap seorang pria yang suaranya sudah Athaya kenal.
Nara dan Athaya yang barusan sedang sibuk berbincang pun langsung mengalihkan pandangannya ke arah sumber suara yang baru saja memesan satu box cake
"Kak Reyhan!" seru Athaya yang tak mengira dengan kehadiran Reyhan yang kini tiba-tiba sudah ada di hadapannya untuk memesan kue di toko kue yang memang baru saja ia buka .
Athaya sedikit heran dengan kehadiran Reyhan yang menurutnya itu sungguh tiba-tiba.
Nara yang melihat raut wajah keheranan dari sahabatnya itu pun langsung angkat bicara
"Kak Rayhan itu tahu kalau kamu buka toko kue di sini itu dari aku Athaya, karena kemarin aku dan kak Rayhan itu kemarin sempat nyariin kamu ke sini pas kemarin tiba-tiba kamu hilang, Aku kira kamu balik lagi ke ruko makanya aku ajak Kak Rayhan buat langsung nyusul kamu ke sini, eh tahu-tahunya kamu malah dibawa kabur sama calon paksu ."
ucap Nara pelan di kalimat akhir sambil sedikit berbisik di telinga sahabatnya.
Athaya yang mendapat candaan dari sahabatnya itu pun langsung mendadak salah tingkah, apalagi saat mendengar Nara yang membisikkan kata-kata terakhirnya barusan .yang menyebutkan Arhan dengan kata calon Paksu .
"Cie ada yang baper!" ujar Nara
"Isah apaan sih kamu ini Ra, jangan ngaco deh! "ucap Athaya
"kuy ,,,,kuy ,mau mau tapi malu Nie"ucap Nara yang langsung kabur pergi ke belakang setelah berhasil membuat sahabat nya itu terlihat kesal.
Sedangkan Rayhan yang ada di hadapan kedua wanita itu pun hanya bisa diam sambil mencerna setiap ucapan yang dilontarkan Athaya atau pun Nara
"Eh maaf Kak jadinya malah di anggurin, soalnya Nara nya tuh kebanyakan ngajak ngobrol .Oh iya tadi kak Reyhan itu mau pesan cake yang mana aja kak?"ucap Athaya yang mencoba untuk bersikap profesional saat melayani pelanggan.
"tidak apa-apa Aya ,santai saja "ucap Reyhan di iringi dengan senyuman nya ,kini Reyhan pun langsung memilih beberapa cake yang ia pesan.
Dan dengan gesit Athaya pun langsung memasukkan seluruh cake yang dipilih oleh Radit ke dalam box makanan.
__ADS_1
Namun tanpa Athaya sadari ,Athaya yang sedang sibuk memasukkan beberapa macam kue ke dalam bok makanan,kini tak lepas dari pandangan Reyhan yang memang sedang menatap kagum ke arah wanita cantik yang ada di hadapannya itu .
"Aya ,,,"ucap Reyhan .
Athaya yang merasa jika namanya di panggil pun langsung mendongak dan melihat ke arah Reyhan yang barusan memanggilnya.
"Ya Kaka ? ada apa !"ucap Athaya
Rayhan yang barusan ingin mengungkapkan perasaannya kepada Athaya pun langsung mengurungkan niatnya ,ia sempat berpikir kembali ,karena ia tak mau jika nantinya Athaya akan menolaknya, apalagi dirinya juga tahu jika dirinya dan Athaya pun sekarang baru bertemu lagi beberapa hari yang lalu , Jadi ia tidak mungkin langsung bersikap tergesa-gesa untuk mengungkapkan perasaannya begitu saja kepada Athaya tanpa melakukan pendekatan terlebih dahulu.
"Ah tidak ,,,,,ini totalnya jadi berapa Aya?" ucap Rayhan yang langsung mencoba untuk mengalihkan pembicaraannya.
" Em ,,,,total semuanya jadi 60.000 ribu Kak!" ucap Athaya, Radit pun langsung mengambil uang di dalam dompetnya dan mengeluarkan 2 lembar uang berwarna merah kemudian memberikannya kepada Athaya
"Loh Kak, uangnya ini kebanyakan!!" ucap Athaya yang merasa heran kepada Reyhan yang membayar cake pesanannya dengan dua lembar uang 100.000 ribu
"Tidak apa-apa Ay, kembaliannya diambil saja . Anggap saja saya memberikan kamu redwar karna menurut saya cake yang kamu buat ini sungguh enak ay di banding dengan cake yang pernah saya coba . "ucap Radit
"Ambil saja Aya, tidak baik loh Jika kamu menolak rezeki!" ujar Raihan
Mau tak mau Athaya pun kini langsung mengambil uang kembalian yang diberikan oleh Raihan kepadanya
"Baiklah, kalau gitu terima kasih Kak Reyhan ."ucap Athaya
"Ya sudah kalau gitu saya pamit dulu, soalnya saya mau langsung pergi ke kantor!" ujar Rayhan yang kini langsung dijawab anggukan oleh Athaya.
Nara yang sedari tadi mengintip dari balik lemari yang ada di belakang tubuh Athaya pun langsung bergegas mendekati Athaya setelah melihat Rayhan yang sudah pergi meninggalkan toko kue milik sahabatnya.
Aku lihat kayaknya Kak Rayhan itu suka sama kamu deh Ay ,kalo udah gini gimana coba kamu mau pilih yang mana Ay ? papanya Keenan atau Kak Reyhan? "ucap Nara secara tiba-tiba kini ada di belakang tubuh Athaya.
__ADS_1
Kini Athaya pun langsung menoleh ke arah Nara yang memang ada di belakang tubuhnya
"Apaan sih Ra kamu ini kalau ngomong suka ngawur tahu nggak! "ucap Athaya mencoba untuk menyangkal ucapan sahabatnya itu .
"Ikh,,,,, emang bener loh Ay aku itu dari tadi perhatian kak Reyhan dari balik lemari sana dan aku liat pandangan matanya itu dari awal Sampai akhir,dia itu gak pernah lepas deh dari kamu Ay ."ucap Nara
"Nggak ah , mungkin itu cuma perasaan kamu aja kali Ra ,atau mungkin kamu tadi salah liat deh kayaknya ."
"Iya, tahu deh yang masih belum bisa move on
dari masa lalunya,ya gini nih kalo di kasih tahu bawaannya suka ngeyel. "ucap Nara sambil tersenyum menatap ke arah sahabatnya nya .
"Siapa yang belum move on dari masa lalunya Aunty? "ucap Keenan yang tiba-tiba kini ada di hadapan Nara dan Athaya.
Keenan sebenarnya sudah tahu jika aunty-nya kini sedang membahas tentang mamah nya, namun kini Keenan pura-pura bertanya karena ia ingin melihat bagaimana reaksi mamahnya saat dirinya bertanya seperti itu.
"Nara dan Athaya pun kini langsung saling pandang karena merasa kaget saat kini Mereka melihat Kenan yang sekarang ada di hadapannya.
"Eum ,,, itu.!!"ucap Athaya yang terdengar gugup. keenan hanya bisa tersenyum ketika melihat mamahnya yang menurutnya itu sedang merasa gugup.
"Keenan sudah tau kok ,jadi Mama ataupun Aunty tidak usah merasa gugup seperti itu,!"ucap Keenan sambil tersenyum dan menatap ke arah Mamah dan aunty-nya secara bergantian, namun bukannya menjawab keduanya kini malah bengong dan menatap heran ke arah dirinya.
"Ken ,,,,kamu gak sekolah ? "ucap Athaya yang langsung bertanya kepada anaknya, mencoba untuk menghilangkan kegugupannya.
"Ken sekolah ko mah ini juga mau berangkat,,,, cuma tadi Keenan nyempetin buat datang dulu ke toko kue Mama soalnya Ken mau kasihin hendpone aunty Nara yang ketinggalan di rumah Mah ,mana dari tadi telponnya bunyi terus lagi kayanya aunty Nara dapet telpon dari om Arga deh .!"ucap keenan.
"Ya ampun Ken Aunty lupa , makasih ya karna udah nyempetin datang ke sini buat nganterin handphone aunty yang ke tinggalan ."ucap Nara
"Iya aunty sama-sama ,ya udah kalo gitu keenan pamit dulu ke sekolah ya mah aunty , soalnya Ken takut terlambat , assalamualaikum !"ucapan Keenan sambil mencium punggung tangan mamanya dan aunty nya secara bergantian .
__ADS_1
"Iya sayang hati-hati di jalanan nya bawa motor nya jangan ngebut-ngebut Ken !"ucap Athaya yang langsung di jawab anggukan kepala oleh Keenan yang kini sudah berada di atas kuda besinya.
#UNTUK PARA PEMBACA SETIA NOVEL "ATHAYA"MAAF KARNA BARU BISA UPDATE LAGI. 🙏🙏