
Tidak apa pak ?tidak v****n maksud bapak,ya saya memang sudah tidak v****n lagi karena ulah laki-laki brengsek seperti bapak sama-sama gila dan pemaksaan yang tidak tahu malu karna telah memaksa wanita untuk memuaskan na*su sesaat nya
*****
"Keluar Kalin dari mobil ,,,,,,ayo keluar"ucap penjahat itu sambil menodongkan senjata tajam
"Bagai mana ini pak Eko !"ucap Nadia Takut sekaligus kaget ketika mobil nya di cegah dan di todong orang tak dikenal di pinggir jalan sepi
"Ibu diam saja di dalam biar saya yang keluar."ucap pak Eko sopir pribadi keluarga Anggara
"Tapi pak , bagaimana kalo pak Eko kenapa-kenapa apalagi saya liat mereka membawa senjata tajam pak !"
"Ibu percaya sama saya , jangan keluar dari mobil ya Bu ,kalo sampai terjadi apa apa segera hubungi bapak atau pun den Arhan "
Setelah berbicara seperti itu kepada majikannya pak Eko pun keluar dari mobil untuk menghadapi 2 orang tak dikenal yang menodong mobil majikan nya .
"Hallo Ar ,,,,Ar tolong mamah ,!! Mama sedang ada di Bandung untuk menemui kamu ,tapi mamah malah di cegat di jalan sepi sama orang ta di kenal ,Ar mamah takut , khawatir pak Eko juga kenapa-kenapa karna mereka membawa senjata tajam"ucap Nadia
"Baik mamah sherlok lokasi kepada Arhan akan ke sana sekarang."sebelum pergi Arhan sempat melihat ke arah Athaya yang kini sedang terlelap di mejanya.Arhan yang melihat itu hanya bisa menggelengkan kepalanya.
"Tidur lah yang nyenyak ,aku masih menunggu penjelasan kamu Athaya"ucap nya sambil mengusap puncak kepala Athaya,selama kamu tak kabur itu lebih baik .tapi aku harus segera pergi untuk melihat ke adaan mamah semoga mamah dan pak Eko baik-baik saja "ucap Arhan sambil berlalu meninggalkan Athaya.
****
"woy berhenti Kalian ,,,!"ucap Ken ketika melihat seseorang sedang di keroyok oleh orang jahat,Ken pun langsung menepikan motornya kemudian membantu melawan penjahat tersebut .
"jangan ikut campur kamu bocah ingusan kalau tidak mau mati pergi lah dari sini"ucap salah seorang perampok.
__ADS_1
"B***t "ucap Keenan yang langsung membantu pak Eko melawan orang tersebut,"untung lah Keenan jago bela diri karna Athaya dulu salu menyuruh Ken untuk mengikuti ekskul bela diri, di sekolah nya ,katanya untuk berjaga-jaga , memang tak sia-sia apa yang mamah nya suruh itu .dengan kemampuan nya sekarang pun Ken bisa menolong orang yang sedang kesusahan seperti ini
"Agrh ,,,,sial "ucap Ken yang tiba-tiba mendapat goresan dari pisau yang di bawa penjahat tersebut,namun Ken sama sekali tak memikirkan kesakitan nya saat ini alami ia malah kembali pokus untuk menghadapi penjahat
"Awas ,,,,,!"ucap Ken ketika melihat seseorang yang akan menghunuskan pisau ke arah wanita paruh baya yang baru saja keluar dari mobil yang tak lain Adalah Nadia ,namun dengan sigap Ken langsung menendang tangan penjahat yang memegang pisau tersebut hingga mengakibat kan pisau tersebut terjatuh.kemudian ken pun segera memberikan pelajaran kepada dua orang tersebut tanpa ampun , hingga akhirnya penjahat itu kabur kocar-kacir.
"Nyonya dan bapak tidak apa-apa ? Tanya Ken sopan
"Saya tak apa-apa terimakasih karna kamu telah menolong saya dan majikan saya "ucap pak Eko tulus
"Panggil saya Ken pak ,nama saya Keenan.!!"
"Ah baik ,sekali lagi terimakasih atas bantuannya,jika tidak ada den Keenan saya tidak tahu nasib saya akan seperti apa !"
"Iya sama-sama sama pak !"jawab Ken tulus
"ah ,,,, jangan panggil saya seperti itu , panggil saja saya Oma ,saya tidak apa-apa nak , justru seharusnya saya yang harus bertanya kepada kamu nak , apakah kamu baik-baik saja?"ucap Nadia sedikit khawatir dengan keadaan Keenan yang sepertinya tadi sempat terkena goresan pisau di lengan nya .Nadia pun langsung melihat ke arah lengan kanan Ken yang memang terluka karna ia sempat melihat noda darah yang ada di baju seragam kerja Keenan
"Mari ke sini nak biar Oma obati"ucap Nadia yang tak tega saat melihat Ken yang sedang terluka ,entah mengapa setelah melihat Ken ia jadi teringat kepada anaknya Arhan,karna sekilas ke dua nya memiliki wajah yang hampir sama jika saja Ken ini mirip Arhan versi muda sedang Arhan ke balikan nya.
"Tidak apa-apa ini hanya luka kecil Oma ,saya bisa mengobati nya nanti di rumah ,maap saya buru-buru saya harus segera pergi untuk mengantar pesanan makanan saya Oma ,Oma ,pak kalo begitu saya permisi ucap keen mengangguk hormat kemudian berlalu meninggalkan Nadia dan pak Eko.
"Sungguh mulia hatinya ,di jama sekarang masih ada pemuda yang seperti itu ya Bu mau menolong orang yang sedang kesusahan tanpa pamrih ,padahal di jaman ini kebanyakan anak muda yang acuh tak acuh ketika melihat orang yang sedang kesusahan ,,,,!"ucap pak Eko
"Iya ,pak ,,,apa pak Eko ngerasa kalo anak tadi itu sekilas mirip Arhan sewaktu muda nya dulu ? Atau mungkin itu hanya perasaan saya saja ya pak "
"Iya Bu sekilas mereka memang mirip Bu ,cuma ya beda umur "
__ADS_1
Mobil sport milik arhan kini telah sampai dan berhenti di hadapan mobil milik Mama nya
"Mah ,,,,mamah tidak apa-apa kan dan pak Eko juga tidak kenapa-kenapa kan pak?"ucap arhan khawatir
"Mamah tidak apa-apa Ar mamah baik-baik saja karna tadi ada pemuda baik yang menolong mamah dan pak Eko "ucap Nadia yang di jawab anggukan oleh Eko membenarkan.
"Lalu keman dia sekarang mah ,biar Arhan berterima kasih kepada dia karna sudah menyelamatkan mamah , Arhan sungguh berhutang nyawa terhadap nya ."
.
"Percuma saja kamu mencari nya karna dia sudah pergi ,tapi Ar seperti dia itu kerja di salah satu cafe deh soalnya tadi dia itu tadi bilang mau antar makanan pesanan orang"ucap Nadia
"Baik mah nanti biar Arhan coba cari tahu tentang dia ya mah , sekarang lebih baik mamah ikut ke mobil arhan saja ,pak Eko tidak keberatan kan kalo harus bawa mobil mamah mengikuti saya saja di belakang "
"Ah iya baik tuan muda !!"
***
Athaya sudah terbangun dari tidurnya,namun tak mendapati arhan diruang nya yang memang berhadapan dengan ruang Athaya yang hanya ber skat kaca saja.
"Ya ampun apakah aku ketiduran?
CK,,,, kenapa juga aku bisa ketiduran selama ini coba "ucap Athaya.
Athaya merenggangkan otot tubuh nya lalu perlahan ia pun bangkit dari duduknya
"Hah ,,,sudah pukul 16:30 ternyata,tumben !!!kemana pergi nya si bos killer ya ,tumben dia gak marah ?!"
__ADS_1