ATHAYA

ATHAYA
koma


__ADS_3

"Athaya! "ucap Anggara yang kini sudah ada di hadapan Athaya dan istrinya.


Athaya yang merasa namanya dipanggil pun langsung mengangkat kepalanya untuk melihat ke arah sumber suara. Dan ternyata yang memanggilnya itu adalah Anggara ,Papah dari Arhan atau lebih tepatnya laki-laki yang dulu pernah mengusirnya tanpa perasaan.


" Om Anggara !"ucap Athaya panik saat melihat Anggara yang kini ada di hadapannya, Athaya takut jika nantinya Anggara akan melukai anaknya, apalagi jika ia tahu sekarang Keenan sedang ada di sini Athaya belum tahu saja jika sebenarnya Anggara itu sekarang sudah berubah .


Anggara yang melihat Athaya yang ketakutan saat melihatnya pun kini langsung bersimpuh di hadapan Athaya,dan jelas hal itu pun langsung membuat Athaya kaget atas apa yang dilakukan oleh Anggara yang kini bahkan sedang membungkuk di hadapannya sambil memohon maaf


"Athaya maafkan Om ,jika dulu Om pernah memperlakukan kamu dengan tidak baik Om sungguh-sungguh menyesal dengan semua yang pernah Om lakukan dulu kepada kamu Athaya, saya benar-benar menyesal tolong maafkan saya! "ungkap Anggara sambil menangis sesenggukan


"bangunlah Om, apa yang Om lakukan Om tak sepantasnya melakukan ini! "seru Athaya sembari membangunkan Anggara yang sebelumnya ada di posisi bersujud.


"Maafkan saya Athaya, saya tahu jika dulu kesalahan yang saya lakukan kepada kamu itu sangat-sangat keterlaluan dan tak akan pernah termaafkan, tapi kali ini dengan tidak tahu dirinya saya benar-benar memohon maaf kepada kamu Athaya begitupun juga kepada Keenan cucu saya, Saya benar-benar minta maaf karena saya sudah memisahkan kalian berdua dengan Arhan Putra saya."


"Pak Anggara tak perlu khawatir karena sebelum Om minta maaf, saya sudah memaafkan Om Anggara "ucap Athaya tulus


" Maafkan saya yang dulu pernah menilai kamu begitu buruk Athaya, padahal kamu ini benar-benar memiliki hati yang begitu baik "puji Anggara yang begitu terharu akan kebaikan wanita yang dicintai oleh anaknya itu


"Aku tidak cukup baik Om ,masih banyak kekurangan di hidupku .Tetapi dengan memaafkan dan tidak membalas dendam ,hati aku akan jauh lebih tenang sekarang "kata Athaya


"Terima kasih Athaya, maaf jika dulu Om pernah salah menilai kamu "ucap Anggara tulus


"Iya Om sama-sama, masalah ini sekarang sudah selesai , sekarang yang harus kita lakukan di sini itu sebaiknya berdoa untuk kesembuhan Arhan yang sekarang masih ada di ruang operasi! "ucap Athaya yang langsung disetujui oleh kedua orang tua arahan


Nadia yang dari tadi tidak melihat keberadaan cucunya pun langsung bertanya kepada Athaya "Aya, di mana Keenan sekarang apakah dia tidak datang ke sini?" tanya Nadia kepada Athaya


"Keenan datang ko tante, sekarang Ken sedang ada di ruang transfusi darah, karena kebetulan tadi di rumah sakit ini sedang kekurangan stok darah untuk operasi Arhan. jadi Keenan yang memiliki golongan darah yang sama dengan papah nya pun langsung berinisiatif untuk menolong papanya dengan mendonorkan darahnya. "ucap Athaya

__ADS_1


_


_


_


Beberapa menit kemudian pun Keenan yang sudah selesai mendonorkan darahnya pun langsung kembali lagi ke ruangan operasi di mana Mamah nya kini berada .


Namun setelah sampai di sana. Keenan di buat kaget dengan kedatangan orang tua papah nya yang kini sudah ada di sana bersama Mama nya .


Athaya yang melihat Keenan sudah kembali dari ruang transfusi darah pun langsung segera memanggil anaknya untuk duduk !


"Ken kemari lah kenapa kamu hanya berdiam diri di sana ?'ucap Athaya saat melihat Keenan yang kini hanya diam sambil memperhatikan kakek dan neneknya nya


Keenan yang di panggil Mamah nya pun langsung mengaggukan kepalanya ,kemudian menuruti perintah Mamah nya untuk menghampiri nya .


"Alhamdulillah semuanya sudah selesai dan lancar mah ,darah keen benar-benar cocok dengan darah Papah !"ucap Keenan yang kini bahkan sudah tak canggung lagi memanggil Arhan dengan sebutan papah bahkan di hadapan nenek dan kakek nya .


"Syukur lah ,,,!!"


"Duduklah dulu nak !"ucap Nadia yang kini mencoba untuk membuka percakapan dengan cucu nya .


Keenan pun langsung menganggukkan kepalanya mengiyakan ucapan dari wanita paruh baya yang ia yakini jika wanita itu adalah nenek nya .


Bertepatan saat Keenan yang kini sudah duduk di kursi tunggu , Anggara pun buka suara .


"Nak ,,,!!"seru Anggara.Keenan pun langsung menatap ke arah Anggara ketika merasa namanya di panggil.

__ADS_1


"Terima Kasih nak ,karna kamu sudah mau membantu Anak saya . !"


"Anda tidak perlu mengucapkan terimakasih kepada saya ,karna itu memang sudah menjadi kewajiban saya untuk menolong papah saya , apalagi saya tahu jika tadi papah saya rela mempertaruhkan nyawanya untuk menolong mamah saya ."ucap Keenan begitu ketus terhadap laki-laki paruh baya yang kini ada di hadapannya yang berstatus sebagai kakak nya ,ia masih tak terima dengan perlakuan jahat kakek yang dulu pernah di lakukan kepada Mamah nya , apalagi Keenan tahu jika dulu kakek nya itu pernah mengusir Mamah nya dengan tidak berperasaan .


Bukan hanya Anggara saja di sana yang begitu kaget dengan jawaban yang di ucapkan oleh keenan , Athaya pun begitu kaget saat mendengar putranya itu berbicara ketus terhadap orang lain .Karna setahu Athaya putranya itu sama sekali tak pernah berbicara tak sopan ataupun ketus terhadap orang lain apalagi jika orang tersebut umumnya lebih tua dari usianya.


"Ken ,,,!"ucap Athaya yang mencoba untuk menahan anaknya untuk tidak berkata kasar lagi kepada laki-laki paruh baya yang ada di hadapannya ,karna mau bagai mana pun laki-laki paruh baya itu adalah kakek nya sendiri.


Nadia maupun Anggara sangat memaklumi sikap cucunya yang begitu tak bersahabat kepada suami nya ,karena ia tahu jika cucunya itu pasti sangat sangat merasa kecewa terhadap Kakek nya , yang telah memisahkan mereka .


**


"Dengan keluarga pasien yang bernama pak Arhan ?"ucap seorang suster yang baru saja keluar dari ruangan operasi.


"Saya orang tuanya sus !"ujar Anggara dan Nadia secara bersamaan .


Tak lama kemudian seorang dokter pun datang menghampiri mereka.


"Bagai mana keadaan putra saya dok apa ,putra saya baik-baik saja ?"tanya Nadia yang kini terlihat begitu cemas dengan keadaan putra semata wayangnya itu.


"Alhamdulillah , operasinya berjalan dengan lancar ,namun maap sampai saat ini putra ibu masih belum sadarkan diri beliau masih berada dalam kondisi koma ."ucap sang dokter yang otomatis langsung membuat semua orang yang ada di sana begitu syok saat mendengar jika Arhan kini sedang mengalami koma .


"Pah ,,!!"ucap Nadia yang kini langsung terisak dan terduduk lemah tak saat mendengar kenyataan seperti itu.


"Mah yang sabar ,kita berdoa saja semoga Arhan bisa kembali sadar seperti semula ."


ucap Anggara mencoba untuk menguatkan istri nya yang terlihat tak baik-baik saja setelah mendengar penuturan dari dokter tersebut.

__ADS_1


__ADS_2