ATHAYA

ATHAYA
cemburu 1


__ADS_3

"Lama ya kita nggak ketemu Athaya kamu udah banyak berubah ternyata! "ucap Reyhan yang kini sedang menatap kagum terhadap Athaya yang hari ini memang tampil cantik natural tak seperti kebanyakan wanita yang Reyhan kenal yang memang kebanyakan cantik ketika menggunakan dempul make up saja.


"Terima kasih atas sanjungan nya kak !"ucap Athaya mengangguk ramah terhadap pria yang Athaya kenal sebagai anak donatur di pantai asuhan tempat tinggal nya dulu.


"Kalian mau makan ya?" ucap bertanya Reyhan kepada Athaya dan Nara


"Iya kami mau makan kak ; "ucap Nara yang langsung menjawab ucapan dari Reyhan. kini Reyhan pun langsung tersenyum kala mendengar ucapan dari Nara .


"Kebetulan kalau begitu saya juga mau makan siang ,bagaimana kalau kita makan siang sama-sama saja, kebetulan saya tadi sudah pesan meja nya di sebelah sana untuk pertemuan saya dengan rekan bisnis saya , bagaimana?"tanya Reyhan sambil menetap Athaya bahkan dari tadi Reyhan sama sekali tak memalingkan pandangannya dari Athaya


Athaya yang merasa risih saat ditatap terus-menerus seperti itu pun berusaha untuk menolak ajakan makan siang dari Reyhan, namun sayang nya kini Nara telah terlebih dahulu mengiyakan ucapan dari Reyhan.


"Baik kak ,,,ayo Ay sebaiknya kita duduk saja di bangku yang telah kak Reyhan pilihkan, Lagian bangku-bangku di sini telah terisi penuh jadi sebaiknya kita terima saja tawaran Pak Rayhan.


"Tapi Ra , apakah kita tak mengganggu pekerjaan kak Reyhan nantinya jika kita ikut duduk di meja yang telah di pesan kak Reyhan bersama rekan bisnis nya , sebaiknya kita cari saja tempat yang lain !"ucap Athaya yang merasa tak enak terhadap Reyhan.


"CK ,,kelamaan Athaya ,lagian kita mau pilih tempat duduk di mana lagi coba kamu gak liat apa semua meja sudah penuh di isi para pengunjung , terkecuali hanya mejanya kak Reyhan dan rekan bisnis saja yang kali ini memang kosong di sini.


Kini Athaya hanya bisa mengangguk mengiyakan ucapan Nara, Athaya pun pasrah mengikuti langkah Reyhan yang memang sudah terlebih dahulu berjalan di hadapannya untuk membawa Athaya dan Nara ke bangku yang sempat tadi Rehan tunjukkan


"Ayo silahkan duduk !"ucap Reyhan yang kini langsung menarik kursi untuk Athaya duduki


"Tidak perlu repot-repot kak "ucap Athaya merasa sungkan saat Reyhan memperlakukan nya seperti itu

__ADS_1


Di sisi lain Kini Nara hanya bisa tersenyum saat melihat perlakuan yang di lakukan Reyhan kepada Athaya yang menurut Nara sepertinya laki-laki yang ada di hadapannya itu memang memiliki perasaan terhadap sahabat nya .


"Kalian pesan saja duluan, karena saya akan menunggu rekan bisnis saya terlebih dahulu , karena sebentar lagi rekan bisnis saya akan segera sampai ke sini"ucap Raihan


"Tidak perlu kak, biar kita menunggu sebentar agar kita bisa memesan makanan sama-sama iya kan Ra"ucap Athaya yang merasa tak enak jika harus mendahului laki-laki yang kini telah memberikan tempat untuknya.


Nara pun kini hanya bisa menjawab ucapan Athaya dengan anggukan.


setelah beberapa menit menunggu kini akhirnya rekan bisnis yang di maksud oleh Reyhan pun datang


"Maap pak kalo saya sedikit terlambat,karna barusan di jalan tiba-tiba kejebak macet karena ada lakalantas"ucap Arhan sambil melihat ke arah jam tangan yang melingkar di tangan nya karna ia sedang melihat waktu yang memang telah ia lewatkan.


Bahkan kini Arhan belum sadar jika ada Athaya di hadapannya.


Athaya yang mendengar suara laki-laki yang menurut Athaya sungguh tak asing baginya pun kini langsung membalikkan tubuh nya menengok ke belakang untuk memastikan jika tebakannya itu salah ,namun nihil karna tebakan Athaya ternyata memang sepenuhnya benar jika laki-laki yang barusan ada di belakang tubuhnya itu benar adalah Arhan .


Arhan juga kini di buat terkejut saat melihat Athaya yang kini sedang ada di meja yang telah di pesan oleh rekan bisnisnya ,


"Gak papa Lah Ar,santai aja kali .eh iya Ar kenalin ini Athaya dan temannya Nara !"ucap Reyhan yang memperkenalkan Athaya dan Nara kepada Arhan ,


"iya ,,"kenalin nama saya Nara ucap Nara sambil menyodorkan tangan nya yang langsung di balas oleh Arhan


"Arhan"ucap nya

__ADS_1


Kuni Nara menengok ke arah sahabatnya, karena sahabatnya itu sama sekali tak merespon jabatan tangan dari arhan yang kini masih mengapung di udara


"Hey ,,, Athaya kok kamu malah melamun sih? itu loh pak Arhan mau kenalan sama kamu! "ucap Nara yang tidak tahu saja jika laki-laki yang ada di hadapannya itu adalah arhan ayah dari keponakannya..


Athaya yang kaget pun langsung tersadar dari lamunannya dan langsung menjabat tangan Arhan yang ada di hadapannya


"Athaya"ucap Athaya memperkenalkan diri kepada Arhan keduanya kini pura-pura sering tak mengenal padahal kenyataannya keduanya itu bahkan saling namun hanya marah dan Raihan lah yang tidak tahu tentang semua kenyataan itu.


"Ya sudah kalau gitu ayo silakan Ar duduk di sini, sorry ya kalau aku ajak mereka untuk duduk di sini kalau soalnya aku kasihan sama mereka yang nggak kebagian tempat duduk jadi aku berinisiatif untuk mengajak mereka duduk di sini bagian kursi di bangku kita ini juga masih kosong kan,!"


"iya tidak apa-apa santai saja pak !"


"Ya sudah berhubung Pak arhan kini sudah datang bagaimana kalau kita sekarang pesan saja makanan nya!"


"Athaya kamu suka makanan apa ,oh iya makanan yang terkenal di sini itu olahan seafood nya loh , apakah kamu mau pesan olahan seafood?"tanya pria berkemeja putih polos itu sambil menatap Athaya yang memang sedang duduk di seberang yang berhadapan dengan arhan.


sebuah tanya pun kini terlihat dari diri arhan yang menarik kerutan dahi saat mendengar pernyataan yang Raihan layangkan kepada Athaya arhan yang kini tengah duduk di hadapan Athaya pun dibuat memanah saat mendengar perkataan yang dilontarkan Raihan kepada Athaya yang menurutnya seperti orang yang memang sudah saling mengenal lama, apalagi setelah melihat perhatian yang Raihan tunjukkan kepada Athaya semakin membuat arahan pun terusik.


Mendengar kata seafood Athaya tiba-tiba langsung teringat kepada Arhan yang alergi makanan berbau seafood "ah tidak kak sebaiknya saya pesan makanan khas Sunda saja bagai mana ?sepertinya enak jika kita memakan makanan seperti itu iya kan Ra ? "ucap Athaya menolak halus permintaan yang sempat di ajukan oleh Reyhan dan meminta persetujuan kepada temannya.


Nara yang memang sudah lapar dari tadi pun tak banyak komen ,karna menurut nya mau makanan seperti apa saja yang akan ia makan,yang terpenting ia kenyang.


"Oke baik lah kita pesan makanan khas Sunda saja bagai mana pak Arhan apakah anda tidak keberatan!"ucap Reyhan

__ADS_1


"Tidak pak saya sama sekali tidak merasa keberatan,karna memang itu makanan kesukaan saya , jujur saja saya tidak makan , makan nan seafood pak Reyhan karena saya memiliki alergi terhadap makanan tersebut."ucap Arhan sambil menatap Athaya yang kini masih menunduk kan kepalanya.


"Baiklah jika pak Arhan juga setuju kalo begitu saya pesankan dulu makanya nya "


__ADS_2