ATHAYA

ATHAYA
izinkan aku untuk bertanggung jawab


__ADS_3

"Kamu nggak tahu aja gimana kronologinya dulu Ar, kamu juga nggak tahu jika dulu aku juga sempat punya pikiran untuk meminta pertanggungjawaban kepada kamu . Tapi Papah kamu, Papah kamu dengan teganya malah mengancam aku jika saja aku sampai berani buka suara soal kejadian malam itu ke kamu, papah kamu mengancam aku jika dia akan menghancurkan Panti Asuhan tempat dimana aku dibesarkan! "


"Maafkan aku Athaya, Aku tahu kamu memang membenciku,membenci papah atas apa yang dulu aku lakukan kepada kamu Athaya.Tapi tolong izinkan aku untuk bertanggung jawab atas kalian Athaya" ucap Arhan bersungguh-sungguh


"Untuk apa kamu bertanggung jawab Ar, setelah apa yang Papah kamu lakukan kepada aku ,sehingga membuat semuanya menjadi hancur seperti ini .Sedangkan kamu juga sekarang sudah memiliki tunangan yang sebentar lagi pastinya akan kamu nikahi kan? lalu mengapa kamu mau bertanggung jawab atas diriku dan Keenan? apakah kamu hanya kasihan pada kami berdua sehingga kamu ingin melakukan itu semua? "ucap Athaya sambil mengepalkan kuat tangannya menahan amarah lantas Athaya pun kini menangis sesenggukan, kala mengingat bagaimana perjuangannya dulu hingga sekarang.


"Hidup lah bahagia bersama wanita yang kamu cintai Arhan, kamu sama sekali tak perlu bertanggung jawab atas diriku maupun Keenan." lirih Athaya disela tangisannya, kini Athaya pun tergugu merasakan sesak di dadanya.


"Dengarkan aku Athaya, aku sama sekali tak berpikiran seperti apa yang kamu ucapkan, aku bertanggung jawab ini bukan karena semata-mata aku kasihan terhadap hidupmu atau pun Keenan, Aku sungguh-sungguh ingin bertanggung jawab atas kalian Athaya aku mohon kepada kamu .Agar kamu bisa memberi kesempatan untuk aku, aku berjanji akan mengakhiri pertunanganku dengan Aletta dan akan menikahi kamu secepatnya Ay"ucap Arhan sungguh-sungguh bahkan kali ini disorot mata Arhan sama sekali terlihat kebohongan.


Athaya pun langsung menengok ke arah Arhan yang kini masih fokus mengemudi.saatmendenar perkataan terakhir Arhan .


"Jangan gila kamu Arhan. Aku tidak mau mati sia-sia di tangan Papah kamu jika seandainya kamu melakukan itu semua karena aku, aku yakin Papah kamu itu akan berbuat sesuatu kepada aku dan anakku jika saja dia tahu kamu memutuskan pertunangan kamu hanya gara-gara aku dan keenan, Aku gak mau sampai itu terjadi Ar ,karna aku takut jika nanti anakku terluka! "ucap Athaya memohon


"Tolong jangan merusak hidupku untuk yang kedua kalinya," ucap Athaya kembali mengiba


"Nggak Ay sampai kapanpun aku tak akan pernah menuruti ucapan kamu.Karena tekadku kali ini sudah bulat, Aku ingin bertanggung jawab terhadap kamu dan Keenan urusan Papah kamu tak perlu takut .Kalau dia sampai macam-macam terhadap kamu maupun Keenan aku nggak akan tinggal diam Athaya ,Aku pastikan akan melindungi kamu dan anak kita." Keukeh Arhan

__ADS_1


Athaya kini hanya bisa menghembuskan napasnya panjang


"Lalu bagaimana dengan cintamu Ar? kalau kamu ingin bertanggung jawab atas kami apakah kamu benar-benar siap kehilangan orang yang kamu cintai hanya untuk bertanggung jawab padaku dan Keenan?" ucap Athaya mencoba meyakinkan kembali Arhan yang ia tahu dari dulu, jika Arhan itu sangat mencintai Aletta.


Arhan sedikit mengerutkan keningnya karena merasa heran dengan ucapan yang Athaya ucapkan kepadanya barusan.


"Aku tahu kalau kamu itu cinta sama Aletta dari dulu sampai sekarang Ar? aku juga tahu bahwa Aletta itu cinta pertama kamu kan Ar?,,,,,, bahkan dulu juga Alleta pernah bilang ke aku kalau kamu itu pernah nembak dia. dan ya satu lagi Aku juga pernah lihat kamu dengan Aletta sedang cium*n di belakang gedung sekolah Ar, itu cukup membuktikan jika kamu itu memang mencintai Aletta Ar,jadi aku mohon kamu tak perlu berpura-pura lagi! "lirih Athaya


"Itu semua bohong Ai, aku sama sekali belum pernah menyatakan perasaan apapun kepada Aletta Bahkan aku sama sekali tak memiliki perasaan kepadanya, Aku berani bersumpah jika dari dulu maupun sampai sekarang aku tak memiliki perasaan apa-apa terhadap Aletta, jika Aletta mengatakan aku yang menembak dia waktu itu, itu benar-benar bualan saja Athaya .Dan untuk ciuman di belakang gedung sekolah , itu sama sekali tak seperti apa yang kamu lihat Athaya karena di sana kejadiannya itupun secara tiba-tiba aku juga nggak nyangka kalau Aletta bakalan lakuin hal itu .Tapi Aku berani bersumpah kalau semua itu bukanlah aku yang memulai, Bahkan aku pun cukup kaget waktu itu dengan semua yang dilakukan Aletta secara tiba-tiba, maafkan aku Ay aku sama sekali tak tahu jika kamu melihat kejadian gila itu. "ucap Arhan frustasi.


Kini Athaya hanya diam dan mencerna ucapan Arhan ,karena sejujurnya juga dulu ia merasa ada kejanggalan .Apalagi saat dulu ia mendengar Aletta yang mengatakan jika Arhan telah menembak Aletta ,Athaya dulu pun sempat tak percaya dengan ucapan Aletta.Namun setelah melihat ciuman di halaman belakang sekolah pertahanan Athaya pun menjadi goyah dan percaya dengan apa yang dia lihat.


"Tolong antarkan aku pulang Ar, Nara pasti sudah cemas mencari ku" ucap Athaya lemah.


"Aya aku mohon kepada kamu tolong percayalah kepada aku Athaya!" lirih Arhan namun kini Athaya hanya bisa membiarkan arahan yang masih memohon kepadanya .


Athaya emang masih mencintai Arhan dari dulu sampai sekarang pun hatinya masih kokoh hanya untuk Arhan seorang samasekali tak pernah tergantikan .

__ADS_1


Tapi Athaya juga kali ini tak akan membiarkan hatinya jatuh begitu saja terhadap Arhan sekalipun Arhan itu adalah laki-laki yang dicintainya, Karna Athaya ingin melihat perjuangan Arhan ,dan juga seberapa besar tekad laki-laki itu ingin bertanggung jawab terhadapnya dan Keenan.


Dan untuk Aletta , Athaya juga akan mencari tahu kebohongan apa saja yang telah dibuat oleh Aletta kepadanya dulu.


****


Di sisi lain kini seorang gadis cantik terlihat murung karena kejadian tadi pagi yang menimpanya, yang membuat dirinya kini menjauh dari laki-laki yang ia cintai.


"Widih yang lagi bahagia mukanya, abis menang lotre ya ?? "ucap Jenny yang sengaja menggoda temannya yang kini terlihat murung.


"CK ,,,,,Kon Lo gitu sih Jen? Lo nggak lihat apa muka gue ini lagi sedih, masa lu nggak bisa bedain sih Jen muka senang sama muka sedih gue!! "Nayara berujar dengan nada sesedih mungkin.


Jenny pun menghela nafas dia kembali menyeruput minumannya yang memang sedang ia pegang. saat melihat keanehan dari diri sahabatnya itu.


Tadi saat Nayara kembali ke kelas tiba-tiba saja wajahnya terlihat murung, aneh saja karena biasanya gadis itu akan tetap ceria. Terlebih jika Nayara sehabis bertemu dengan keenan .


Nayara menatap Jenny yang ada di hadapannya ,tubuhnya terasa begitu lemas dan tidak bersemangat.Biasanya dia akan tahan banting walau ditolak berkali-kali oleh keenan tapi entah kenapa kali ini ia malah merasa begitu bodoh karena sudah mengalah begitu saja terhadap cintanya.

__ADS_1


"kenapa sih muka lo kayak gitu Ra jelek tahu, Lo nembak lagi Kak Keenan terus ditolak sama dia sampai buat muka cantik lo jadi sejelek ini? ya Lagian lo itu udah gue kasih tahu Ra , menyerah aja jangan memperjuangkan cinta yang membuat lo capek kayak gini, Lagian di luar sana masih banyak kok cowok-cowok kece Yang pastinya bakalan mencintai lo apa adanya! "Nasehat Jenny yang Saat bel pulang sekolah berbunyi setelah kelas sepi Jenny memang memaksa nayara untuk bercerita soal wajahnya yang tiba-tiba murung .


__ADS_2