ATHAYA

ATHAYA
eps 21


__ADS_3

"Tidak Pak saya tidak mau berhenti bekerja ,saya membutuhkan pekerjaan ini jadi saya mohon Bapak jangan mempersulit saya !"mohon Athaya berusaha meminta belas kasih dari Arhan .


"Ini perintah !"ucap Arhan dengan nada yang cukup tinggi.


Sungguh Athaya tidak bisa lagi mengelak ketika Arhan marah dan mengancam akan memecatnya


, meski tidak suka Athaya pun menyentuh kepala laki-laki yang


selalu membuat nya terbayang masalalu yang buruk itu .


Arhan menikmati setiap pijitan yang Athaya lakukan .


"Apakah sudah selesai Pak ,saya harus segera pergi untuk menyelesaikan pekerjaan yang Bapak maksud di telpon tadi ."ucap Athaya yang merasa kesal dan pegal


"Jangan berhenti jika saya belum menyuruh kamu berhenti, lakukan lah lebih lama lagi ,,,,!! "ucap Arhan sambil memejamkan matanya menikmati setiap sentuhan tangan Athaya yang kini sedang memijat kepalanya.


Athaya hanya bisa menghembus kan napasnya kasar tanpa banyak protes ia memijat kembali kepala Arhan .


Athaya menghentikan kan pijatan nya setelah melihat Arhan yang kini sedang terlelap memejamkan matanya ,yang Athaya sangka sedang tidur Athaya pun mengibaskan tangannya di hadapan wajah Arhan mencoba untuk menguji kesadaran Arhan


"Ah ,,, akhir tidur juga "ucap Athaya pelan dengan perlahan Athaya pun langsung segera melangkah kan kaki nya mencoba untuk kabur dari Bos nya itu .namun belum sempat ia melangkah jauh tangan sudah di tarik oleh Arhan hingga ia terjatuh tepat di pangkuan Arhan .


"Mau kemana kamu ? mau mencoba kabur dari saya !"ucap Arhan yang terdengar parau ,manik mata keduanya kini saling menatap satu sama lain sudah beberapa detik berlalu posisi mereka masih sama ,mata Arhan kini tengah tertuju kepada bibir merah muda miliki Athaya yang terlihat sangat menggoda, Arhan yang terbawa suasana kini mencoba mendekat kan wajah nya ke arah wajah Athaya, mencoba untuk mengikis jarak di antara keduanya namun tiba-tiba


Brakk ,,,suara pintu terdengar di buka secara paksa dari luar.

__ADS_1


"Ar apa-apaan kamu ini ,apa yang sedang kamu lakuin sama dia ?"ucap Aletta yang kini tengah berdiri di ambang pintu sambil menunjuk ke arah Athaya yang kini masih berada di pangkuan Arhan


dengan amarah yang menggebu.


Athaya yang kaget akan hal itu pun langsung berniat untuk berdiri ,namun siapa sangka kini pinggang nya malah di tarik kembali untuk duduk di pangkuan Arhan secara paksa.


"Bapak apa-apaan lepas kan saya Pak ? "ucap Athaya kaget saat mendapatkan perlakuan seperti itu dari Bos nya . bukan menuruti


perintah dari Athaya ,kini Arhan dengan sengaja malah mengecup singkat bibir Athaya di hadapan Aletta.


Cup bibir keduanya telah bersentuhan secara singkat.


Aletta yang melihat Arhan berciuman dengan sekertaris nya itu makin di buat geram ,


"Dasar wanita jala*g ,benar-benar tak tahu malu ."ucap Alleta


Apakah Arhan tidak takut jika nantinya Aletta marah dan akan memutuskan pertunangan mereka sungguh Athaya tak habis pikir dengan kelakuan Arhan yang sekarang.


Athaya yang sudah sepenuhnya sadar pun langsung berdiri di samping Arhan .


"Bu Aletta anda salah paham Bu saya dan Pak Arhan !"ucap Athaya terhenti karena Alleta kini tengah menyela ucapannya


"Cukup ,,,dasar jala*g tak tahu malu kamu"ucap Aletta yang kini sudah melayang kan tangan nya bersiap untuk menampar Athaya.


Kini Athaya hanya pasrah ,memejam matanya mencoba untuk menerima tamparan yang akan di layangkan Aletta kepada nya.namun sampai detik berikutnya Athaya sama sekali tak merasakan sakit apapun sampai saat ini . perlahan Athaya pun membuka mata dan kini Athaya tengah melihat Arhan yang kini sedang mencekal tangan Aletta yang akan menampar nya .

__ADS_1


"Saya sudah bilang jangan pernah ikut campur dengan urusan saya ,dan satu lagi jangan pernah mengganggu dia , sekali saja kamu menyentuh nya bersiap-siaplah saya pastikan kamu akan menyesal nantinya"bisik Arhan sambil menatap Aletta dengan amarah yang menggebu


"Sshh,,,sakit Ar lepasin ,kenapa sih kamu malah belain sekertaris murahan ini Ar , harus nya kamu belain aku aku ini tunangan kamu Ar ."ucap Alleta


"Diam kamu Aletta,,,, sebaiknya kamu pergi dari sini sebelum saya bertindak jauh dan akan menghabisi mu .jika saja kesabaran saya sudah benar benar habis "ucap Arhan yang terlihat bersungguh-sungguh di hadapan Aletta yang membuat Aletta menjadi takut .karena ia yakin jika sekarang Arhan sedang tidak main-main dengan ucapan nya .


Athaya yang melihat pertengkaran kedua nya pun hanya bisa menatap aneh ,ada apa sebenarnya ?kenapa mereka berdua bisa bertengkar seperti itu ?Athaya sungguh merasa heran dengan kedua pasangan yang ada di hadapannya , seharusnya jika sudah melakukan pertunangan mereka berdua harus terlihat lebih romantis bukan malah seperti ini apalagi yang Athaya tahu mereka berdua saling mencintai dari dulu


tapi mengapa akhirnya seperti ini apa ada yang Athaya tak tau saat Athaya pergi meninggalkan sekolah 18 tahun yang lalu.namun Athaya tak ingin tahu lagi , biarlah itu semua menjadi urusan mereka berdua , Athaya sungguh tak mau terlibat lagi dengan Arhan .karna Athaya takut jika orang tua Arhan akan mempersulit nya lagi seperti dulu.


"Awas aja kamu jala*g ,aku pasti bakalan bikin perhitungan buat kamu , urusan kita belum selesai "ucap Alleta sambil menyenggol bahu Athaya dengan sengaja dan cukup keras saat melewati athaya hingga membuat athaya sedikit terhuyung kebelakang.


Setelah kepergian Aletta hanya keheningan yang terjadi . Athaya yang sudah jengah dengan sikap Arhan pun langsung mengambil tasnya berniat untuk pergi.


"Mau kemana kamu ?”tanya Arhan saat melihat Athaya yang sudah mengambil tas milik dan Berniat untuk pergi


"Cukup ya Pak ,,,, sekarang Bapak puas kan telah mempermainkan saya seperti ini , saya tahu jika Bapak sengaja mengerjai saya hari ini dengan menyuruh saya ke sini untuk mengerjakan tugas yang akan bapak berikan ,padahal sama sekali tak ada pekerjaan yang harus saya kerjakan kan Pak ,dan Bapak juga telah membuat kesalahan paham man di antara saya dengan Bu Aletta pak seharusnya jika Bapak sedang ada masalah tolong jangan bawa-bawa saya dalam masalah Bapak seperti tadi Pak , tolong Pak untuk kali ini bersikap lah sewajarnya tolong jangan mempersulit saya seperti ini Pak , jika saja di masa lalu saya membuat anda tersinggung ataupun membuat anda tak nyaman saya mohon pak maaf kan lah saya,saya hanya ingin hidup tenang tanpa ada gangguan dari siapapun termasuk Bapak dan Bu Aletta."ucap athaya sambil berlalu meninggalkan arhan


"Tunggu Athaya biar saya antar !"ucap Arhan, Arhan sadar jika ucapan yang baru saja di ucapkan Athaya memang benar seharusnya ia tak berbuat seperti itu kepada Athaya ,karna Athaya tidak pernah salah apa-apa kepada dirinya .


"Tidak usah Pak saya bisa pulang sendiri , jadi Bapak tak perlu repot-repot untuk mengantar saya "ucap Athaya sambil memencet tombol lift menuju ke lobby kantor.


"Athaya saya minta maaf jika saya bersikap lancang terhadap kamu ,tapi seharusnya kamu ,,,,,kamu kan "


ucap Arhan terhenti ketika Athaya tiba-tiba menyelanya

__ADS_1


"Seharusnya apa Pak , seharusnya saya senang di perlakukan seperti itu oleh bapaknya karna saya ini adalah wanita murah*n , yang selalu melayani laki-laki hidung belang di luar sana itu kan maksud Bapak . heh,,,,!"ucap Athaya yang kini sudah tak dapat membendung air matanya yang kini telah membasahi pipi mulusnya.


__ADS_2