ATHAYA

ATHAYA
kunjungan Anggara


__ADS_3

"Ar papa sama sekali gak bermaksud seperti itu .Papah hanya! "ucapnya tertahan Karena kini Arhan langsung menyelanya.


"Hanya apa ? hanya karena Papah ingin membela wanita sial*n itu sehingga Papah pun menjadi gelap mata dan malah memarahi Mama?" ucap Arhan murka


"Jaga ucapan kamu Arhan jangan berkata seperti itu lagi kepada Aletta, apalagi sebentar lagi Aletta itu akan menjadi istri kamu! "tegas Anggara


"Cih ,,,,dalam mimpi saja, karena sampai kapanpun aku tidak akan pernah menikahi wanita ular sial*n itu.Karena mau sampai kapanpun hanya Athaya lah satu-satunya wanita yang akan aku nikahi. "ucap Arhan berdecak sambil menatap tajam ke arah Papahnya tak terima saat ia mendengar jika dirinya akan dinikahkan dengan Aletta


"Apa Jangan ngaco kamu Ar ? kamu ini memang sudah Gil* Ar! "seru Anggara, yang kini langsung menatap tajam ke arah sang Putra yang barusan berkata seperti itu


"Iya Pah Arhan memang Gil*, bahkan Arhan begitu tergila-gila dengan Athaya, itu sebabnya Arhan bilang ke Papah kalau Arhan mau menikah dengan Athaya. "ucap Arhan dengan santai, namun bernada ngotot menyerukan keinginannya


" Tidak Ar, sampai kapanpun Papah tidak akan pernah mengizinkan kamu untuk menikahi wanita rendah*n itu "


"Namanya Athaya Pah, dia bukan wanita rendah*n, dia adalah ibu dari putraku Keenan n. "


"Allah apa kehebatan dia Ar merebut kamu dengan cara hamil di luar nikah ?, dia itu cuma wanita miskin yang hanya menjadi penghalang untuk pernikahan kamu dengan Aletta . Arhan! "

__ADS_1


"Pah cukup! Arhan gak mau denger lagi tentang wanita busuk itu dan satu lagi dengan ataupun tidak adanya restu dari papa, setuju tak setuju Arhan akan tetap menikahi Athaya. dan sudah jadi itu keputusan Arhan ."


"Jamu mau jadi anak pembangkang sekarang? dan itu karena ulah wanita itu kan? "


"Cukup Pah" ucap Nadia yang kini sudah keluar dari tempat persembunyiannya


"Jika kedatangan Papah ke sini hanya untuk menyuruh Arhan untuk kembali lagi pada Aletta, sebaiknya Papah pulang saja dan tak perlu datang ke sini lagi untuk selama-lamanya." ucap Nadia yang kini sudah meninggikan suaranya karena ia sungguh kesal terhadap kelakuan suaminya yang begitu egois.


"Mah apa yang Mama ucapkan? kenapa Mama melarang Papah untuk datang ke sini mah, padahal Papah ke sini itu ingin menjemput Mama agar Mama pulang lagi ke rumah. "ucap Anggara dengan nada memelas karena ia sungguh tak bisa jika dirinya itu ditinggalkan oleh istrinya walaupun hanya semalam


"Untuk apa Papah menyuruh Mamah pulang Pah ? Mamah tidak mau pulang ke jakarta Pah apalagi jika Papah kini masih membela wanita murah*n itu Pah Mamah sungguh-sungguh tak mau pulang sampai kapanpun Jika saja papa masih kekeh untuk menjodohkan Aleta Aleta dan arhan. "ucap Nadia menggebuk-gebu kalau mengucapkan perkataannya barusan di hadapan Anggara


"Pah Mamah mohon kali ini kepada papa, untuk mengizinkan Arhan mengejar kebahagiaannya, apalagi di sana sudah ada cucu kita Keenan , apakah Papah sama sekali tidak mengharapkan kehadiran seorang cucu?? Jika itu memang keinginan Papah seperti itu maka keputusan Papah benar nikahkan saja Arhan kepada Aletta, karena Mamah yakin sampai kapanpun alita tidak akan pernah memberikan keturunan kepada keluarga kita titik sebab anak kita sama sekali tak mencintainya dan mama yakin sampai kapanpun setelah Aletta dan arhan menikah Arhan pun tidak akan pernah menyentuh Alleta sedikit pun ,


Tetapi berbeda lagi jika saja papa mengizinkan hal-hal untuk bertanggung jawab kepada Athaya, karena kita tak akan pernah menghayal lagi terhadap kehadiran seorang cucu yang selama ini selalu kita dambakan pak, karena sudah ada Kenan cucu kita yang begitu tampan cerdas dan Bahkan ia cucu kita itu adalah seorang yang bekerja keras ia bahkan rela bekerja paruh waktu hanya untuk membantu mamahnya yang kini sedang dalam kesusahan setelah mengundurkan diri dari kantor milik Arhan sesudah kejadian di mana waktu itu Papah membuat keributan di pesta perusahaan, sehingga membuat Athaya pun langsung mengundurkan diri sehari setelah itu.


Kini Anggara hanya diam saat mendengar penuturan panjang lebar yang diucapkan oleh istrinya, sungguh sebenarnya merasa iba terhadap Kenan cucunya yang rela bekerja paruh waktu hanya untuk membantu perekonomian ibunya ketika. namun karena keegoisannya Anggara sama sekali tak pernah berpikir jika kelakuannya itu telah membuat begitu banyak hati Yang terluka termasuk istri anak dan cucunya.

__ADS_1


Nadia yang sama sekali tak mendapat jawaban dari suaminya pun langsung kembali membuka suara. "baiklah jika itu sudah menjadi keputusan papa, makan nikahkan lah Arhan dengan Aletyya jika Papah benar-benar tidak menginginkan kehadiran seorang cucu. "


Arhan yang kini mendengar penuturan sang Mamah pun langsung angkat bicara ketika mendengar mamahnya kini malah menyuruh Papahnya untuk menikahkan dirinya dengan Aletta.


"Mah , kenapa Mama berbicara seperti itu. "ucapnya tak terima dengan keputusan yang telah mamahnya itu buat. bukannya menjawab pertanyaan dari sang anak ini Nadia kembali berbalik karena ia berniat untuk kembali ke kamar meninggalkan suami dan anaknya.


Anggaran yang melihat itu pun langsung mencegah kepergian istrinya.


"Mah tunggu dulu, baiklah papa akan mengizinkan Arhan untuk bertanggung jawab terhadap Athaya dan Kenan, papa juga akan membatalkan pertunangan Arhan dan Aleta .tapi Papah mohon kepada Mama tolong pulanglah Mah, Karena papa tidak bisa hidup tanpa Mama walaupun hanya sehari. "ucap Anggara


"Apakah itu semua sungguhan apakah papa tidak sedang membohongi mama?"ucapkan dia sungguh tak percaya dengan ucapan suaminya yang tiba-tiba mengizinkan Farhan untuk bertanggung jawab kepada Athaya


Arhan pun juga kini tengah meratap tak percaya dengan ucapan h yang barusan Papahnya itu katakan, namun ia cukup senang saat dirinya mendengar perkataan.yang di ucapkan papah nya barusan !"


"Papah serius mah . maaf jika selama ini papa selalu egois dan tak pernah memikirkan perasaan Arhan !"ucap Arhan yang kini merasa bersalah atas kelakuan yang pernah ia lakukan dulu kepada Athaya maupun sekarang.


Arhan dan Nadia pun kini langsung tersenyum senang saat mendengar pengakuan dari anggaran.

__ADS_1


"Tapi tolong setelah ini tolonglah kamu pertemukan papa dengan Athaya dan Kenan, karena papa ingin meminta maaf kepada mereka terutama kepada Athaya karena dulu papa sempat membuat kesalahan yang begitu patah kepada Athaya, Athaya bisa memaafkan semua kesalahan yang telah papa perbuat Dan papa juga berharap jika Keenan bisa menerima papa sebagai kakek nya. "


__ADS_2