ATHAYA

ATHAYA
pembicaraan ayah dan anak


__ADS_3

"Saya kan hanya menyuruh kamu untuk menemani, bukan menyeru kamu untuk makan" dan Arhan terus bersikukuh untuk membuat Athaya bersedia untuk menemaninya makan sekalipun harus membuat ibu dari anaknya itu terus berdecak kesal menatapnya.


Sesampainya di restoran, Arhan kini tengah memilih menu makanan yang akan ia makan ,


"Apakah kamu mau pesan sesuatu?"tanya Arhan kepada Athaya


"Tidak pak terimakasih ,saya kan sudah bilang tadi kepada bapak jika saya sudah makan "ucap Athaya gengsi , padahal kini cacing dalam perut nya sudah meronta-ronta minta di isi makanan,karna tadi ia memang belum sempat untuk makan siang.


Beberapa menit kemudian seorang pelayan wanita menyimpan makan pesanan Arhan ,berbagai Makanan khas Sunda pun kini sudah tersaji di atas meja , sungguh Athaya di buat ngiler oleh makanan tersebut.namaun apalah daya generasi nya yang tinggi malah membuat dirinya terjebak dalam situasi seperti ini ,mau makan malu ,tak makan lapar .


Sedangkan Arhan kini tengah menyuap makan kesukaan nya . sambil sesekali melirik Athaya yang kini tengah menatap ke arah makan yang tersedia di atas meja


."Dasar bos pelit ,malah enak-enakan makan sendiri , harus nya tuh dia nawarin ke atau gimana ke "sebal Athaya dalam hati ,karna mana mungkin ia berani berkata seperti itu


secara langsung, apalagi kepada Arhan .


Krbukk ,,,bunyi suara perkutut Athaya yang kelaparan terdengar oleh Arhan, Sungguh Athaya benar-benar di buat malu karna perut nya sama sekali tak bisa di ajak kompromi.


Arhan yang mendengar suara dari Perut Athaya pun langsung menoleh ke arah Athaya


"Maap pak perut saya suka begini mungkin tadi pas makan siang Sama Ani saya kebanyakan makan sambal jadi sembelit "ucap Athaya sambil nyengir memperlihatkan deretan gigi rapinya .namun Arhan sama sekali tak menjawab ucapan Athaya .Athaya Yang merasa di abaikan pun berniat untuk meminta izin duluan pulang ke kantor ke pada Arhan.


"Pak apakah boleh kalo saya dulua-,,"kata-kata Athaya terhenti kala sebuah suapan nasi dari tangan Arhan mendarat di mulut nya secara tiba-tiba.


Athaya yang mendapatkan perlakuan seperti itu sontak kaget ,namun ia sama sekali tak menolak suapan tersebut dan kini malah mengunyah nya karna sungguh ia sangat lapar apalagi tadi pagi ia belum sempat sarapan di rumah nya .


"Makan lah dulu sebelum kita ke kantor,saya tahu kalo kamu sedang lapar Athaya ,dan kamu Jangan Takut ,saya juga tidak akan menuntut pertanyaan kepada kamu kemana saja kamu pergi tadi saat makan siang .


"Tapi pak!!"

__ADS_1


"Makan Athaya, Atau kamu mau saya suapi lagi seperti barusan, supaya kamu mau makan!!"ucap Arhan sambil menatap Athaya lembut.


"Tidak pak tidak perlu biar saya makan sendiri saja , lagian saya ini masih punya anggota tubuh yang lengkap jadi bapa tak perlu menyuapi saya seperti tadi ,karna saya juga bisa makan sendiri menggunakan tangan saya "ucap Athaya


***


"Mamah ,,,,om Arhan ,mengapa mereka ada di sini "ucap Keenan kaget ketika melihat Mama dan bos nya ada di restoran tempat ia bekerja.


"Gawat nih jangan sampai ketahuan ,kalo ketauan bisa habis aku sama mama,karna mamah tak pernah mengijinkan aku buat kerja seperti ini selain sekolah."


Keenan berbalik arah ,karna ia akan mencoba masuk lewat pintu belakang agar tidak ketahuan oleh mamah nya .


Keenan tak tahu saja ,jika Ayah nya tadi sempat melihat Keenan yang masuk ke dalam restoran,Arhan cukup penasaran dengan Apa yang akan di lakukan anaknya di sini , Arhan yang akan bertanya kepada Athaya mengurungkan niatnya, Karena ia akan berpikiran lebih baik jika dirinya mencari tahu sendiri tanpa banyak bicara kepada Athaya .


"Sudah selesai? Ayo sebaiknya biar saya antar kamu untuk pulang !!"


"Tapi kan pak ,saya masih harus bekerja satu setengah jam lagi untuk bekerja,apa tidak apa-apa jika saya pulang sekarang ."ucap Athaya merasa tidak enak .


***


Setelah mengantar Athaya pulang ,Arhan kembali ke kafe yang sepat di kunjungi nya tadi dengan athazya saat makan siang ,karna ia masih penasaran dengan Keenan anaknya yang tiba-tiba datang ke sana ,namun yang membuat ia heran mengapa ia sampai sembunyi-sembunyi seperti tidak ingin ketahuan oleh mamah nya yang malah menghindar bukannya menyapa Mamah yang tadi ada di restoran.


Arhan pun kembali duduk di salah satu ruangan VAV yang ada di restoran tersebut menunggu pesanan minuman yang sengaja ia pesan karna tak mungkin ia memesan lagi makanan ,karna belum lama ia makan .


"Permisi pak ini pesanan nya !!"ucap seorang pelayan pria yang suaranya sudah Arhan kenal ,Arhan pun langsung mengangkat kepala dan menoleh ke arah Keenan .


"Om Arhan !!" ucap Keenan kaget saat melihat Arhan yang kini ada dihadapan . Keenan pun langsung menengok ke arah kiri kanan mencari keberadaan mamahnya .ia takut jika Mama ada di sini yang pasti akan memarahi nya jika saja ia ketahui curi-curi waktu untuk bekerja paruh waktu seperti ini .


"Kenapa ? "ucap Arhan ketika melihat Keenan yang malah seperti mencari keberadaan seseorang.namun Keenan Sama sekali tak menjawab ucapan Athaya .

__ADS_1


"Kamu tenang saja mamah kamu sudah pulang!!"ucap Arhan yang langsung membuat pemuda tampan yang ada di hadapannya itu bisa bernafas lega .


"Duduk lah , Om ingin bicara dengan kamu Ken !!"ucap Arhan lembut namun terkesan menuntut.


"Tapi saya masih harus bekerja om ,jadi saya tak mungkin duduk di sini menemani om Arhan, sedang yang lain sedang sibuk bekerja.!"


"Duduk lah sebentar saya ingin bicara ,kamu tak perlu takut dengan atasan kamu ,nanti biar saya yang langsung berbicara kepada manajer restoran tempat kamu bekerja nak "Keenan pun langsung mengangguk menyetujui ucapan Arhan kemudian duduk di kursi yang ada di hadapan Arhan .


"Apakah mamah kamu tak tahu jika kamu bekerja di sini Ken ?"ucap Arhan penuh selidik


"Ya ,,om mamah memang tidak tahu Ken kerja di sini ,karna mamah tak pernah mengijinkan Ken untuk bekerja seperti ini apalagi ken masih sekolah ,jika mamah tahu .mamah pasti akan memarahiku karna kerja secara diam-diam seperti ini tanpa memberi tahu mamah sama sekali ,jadi Ken harap Om jangan beri tahu mamah soal ini om ,Keenan mohon "ucap Keenan memelas karna ia takut jika saja bos mamah nya ini akan memberitahukan kepada Mamah jika dirinya sekarang sedang bekerja paruh waktu di sebuah restoran. Keenan juga tahu bukan tanpa sebab mamahnya melarang dirinya untuk bekerja melainkan karna Mamah kasian kepada dirinya yang harus membagi waktu sekolah , bekerja dan belajar yang pasti akan membuat nya lelah .


"Baik lah om tak akan memberitahukan semua nya kepada mamah kamu ,kamu tenang saja nak !"


"Terimakasih Kasih om "


"Kamu Kelas berapa sekarang Nak ?"


"keen kelas 12 , sebentar lagi Ken lulus om !"jawab Keenan dengan sopan,ya melihat bos dari mamah nya itu , entah mengapa ia merasa nyaman ketika berbicara berdua seperti ini dengan bos dari Mamah nya .


"Benarkah , setelah lulus!! Mau melanjutkan kuliah di mana ? " tanya Arhan yang ingin tahu kemanakah anak nya akan melanjutkan kuliah.


"Cari yang dekat-dekat saja om ,biar bisa temani mama !" jawab Keenan .


"kenapa tidak kuliah di luar negeri saja nak ! Soal mamah kamu gak usah takut,om bisa bantu Keenan di sini buat jagain mamah kalo semisalkan Ken ingin kuliah ke luar negeri nantinya!"


Keenan hampir tergelak dengan ucapan Arhan barusan ,ia yakin jika pria yang ada di hadapannya ini sudah terjerat dengan cinta mamah nya .


"Tidak perlu om ,akan lebih baik jika saya kuliah disini saja ,sambil ambil kerja part time seperti sekarang "ucap Keenan dengan yakin .

__ADS_1


"Om tau kan sekarang kalo mamah itu seorang singgel friend, jadi Ken tak mau jika hanya meminta pada mamah selagi Ken mampu Ken akan berusaha sendiri om .Ken juga ingin membantu meringankan beban mamah , walaupun sekolah Ken tak memakai biaya karna Alhamdulillah Ken punya beasiswa.tapi Kebutuhan sehari hari dan yang lainnya tetap saja mamah yang bayar semuanya om , Keenan tak tega jika harus melihat mamah yang kerja banting tulang untuk Keenan , sementara Keenan hanya diam saja tak berbuat apa-apa ,jadi Keenan bekerja part tim seperti ini tanpa sepengetahuan mamah .karna sedikit sedikit Ken ingin membantu meringankan beban mamah walaupun uang yang Ken kumpulan tak begitu banyak.


__ADS_2