Balas Dendam Istri yang Terhina

Balas Dendam Istri yang Terhina
Wawancara Eksklusif


__ADS_3

"Kamu? Mau apa kamu datang kemari, hah?" Teriak Milan saat mendapati Caviar mantan suaminya berdiri saling berhadapan dengan Zergo suaminya sekarang.


Caviar dengan tatapan mes*m-nya menatap wajah tubuh Milan dari ujung kaki hingga ujung rambut yang meliuk-liuk layaknya gitar spanyol dengan tersenyum menyeringai disertai senyuman yang terlihat begitu menyebalkan.


Zergo yang menyadari hal itu segera menutupi tubuh Milan menggunakan tubuh kekarnya akan tetapi, bukannya tertutup Milan kini maju dan berdiri tepat di depan tubuh Zergo seolah melindungi suaminya dari terkaman Caviar.


"Pergi kamu dari sini brengsek, apa kamu gak malu datang ke sini setelah apa yang kamu lakukan, hah? Lagian, seharusnya kamu ada di penjara sekarang? Apa kamu kebal hukum? Apa kamu Superman yang bisa terbang dari penjara sana, hah?" Teriak Milan berapi-api dengan mata yang menatap penuh kebencian wajah suaminya yang terlihat begitu menyebalkan.


"Tenang, sayang. Tenang Milannita ... Kamu terlihat semakin cantik dan se*si kalau lagi marah kayak gitu, rasanya aku ingin segera membawa tubuh kamu ke dalam kamar dan menikmati goyangan maut kamu itu, hahaha ..."


Buuk ....


Tiba-tiba saja dengan gerakan tak terlihat Zergo segera melayangkan kepalan tangannya, memukul wajah Caviar dengan sekuat tenaga hingga laki-laki itu tersungkur ke atas aspal namun, dengan cepat bangkit kembali dan langsung membalas pukulan Zergo dan hal sebaliknya pun terjadi.


Zergo terpental ke atas aspal di susul dengan teriakan Milan yang terdengar begitu nyaring dan memekikkan telinga.


"Haaa ... Zeze, suamiku ..." Teriak Milan segera meraih tubuh Zergo dan membantunya berdiri.


"Dasar tukang buah sialan. Kamu itu hanya laki-laki kampung yang numpang hidup sama Milan. Kamu sama sekali gak pantas jadi suaminya dia. Yang lebih pantas itu aku, aku Caviar Klan pengusaha kaya raya lebih pantas jadi pendamping Milannita sang artis terkenal ibu kota, hahaha ..." Teriak Caviar tertawa lepas, mengabaikan darah segar yang mengalir dari sudut bibirnya.


Milan pun mendelik kesal, dia menatap wajah mantan suaminya dengan tatapan dan tanduk yang seolah keluar dari kepalanya. Dia pun berdiri dan hendak membalas pukulan untuk suaminya namun, apa yang terjadi, tiba-tiba saja beberapa buah mobil hitam berisi para staf televisi bersama para pencari berita lainnya berhenti tepat di depan kediamannya membuat Milan menghentikan gerakan langkah kakinya seketika dan menatap mereka semua dengan perasaan kesal.


"Kurang ajar? Kamu sengaja memanggil mereka ke sini?" Tanya Milan semakin menatap penuh kebencian wajah mantan suaminya.

__ADS_1


"Hahaha ... Mereka memang paling gercep kalau udah denger berita tentang kamu, sayang." Caviar tersenyum penuh kemenangan.


"Brengsek," Milan yang memang sedang malas meladeni para wartawan itu segera masuk ke dalam halaman rumah dan mengunci pintu pagar begitupun dengan Zergo yang juga mengikuti istrinya masuk ke dalam sana.


"NONA MILAN, JANGAN MASUK DULU, NONA. IZINKAN KAMI BICARA SAMA ANDA SEBENTAR AJA ...'' teriak salah satu wartawan mengetuk pintu pagar.


Milan yang sudah benar-benar Mad mood pun mengabaikan panggilan para wartawan yang saat ini terlihat kehausan akan berita tentang dirinya.


Hal itu pun tidak di sia-siakan oleh Caviar, dia menggunakan kesempatan itu untuk tampil di Televisi dan membalikan keadaan. Dengan begitu percaya diri Caviar berdiri di antara para wartawan yang semula memburu Milan kini terlihat sangat antusias mewawancarai mantan suami artis yang selalu mereka buru beritanya.


❤️❤️


"Kurang aja, berani sekali si brengsek itu datang kemari setelah apa yang dia lakukan sama aku," gerutu Milan duduk di kursi yang ada di area kolam renang dengan menyandarkan punggungnya di sandaran kursi kayu tersebut dengan kaki yang di selonjor-kan panjang.


Dia sama sekali tidak menyadari bahwa, Zergo saat ini sedang dalam keadaan kesakitan duduk di atas rumput dengan mengusap rahangnya yang kini membengkak.


"Zeze ... Kamu baik-baik aja?" Tanya Milan, bangkit lalu menghampiri sang suami.


"Iya, saya gak apa-apa. Saya baik-baik aja ko." Jawab Zergo bertolak belakang dengan ekspansi wajahnya yang terlihat jelas bahwa dia sedang sangat kesakitan.


"Bohong, wajah kamu berkata lain. Sini biar aku lihat," Milan mengusap rahang suaminya selembut mungkin tapi, tetap saja suaminya itu meringis kesakitan.


"Argh ... Sakit, sayang." Ringis Zergo mengernyitkan dahinya.

__ADS_1


"Ya ampun, sayang. Wajah tampan kamu jadi bengkak kayak gini, kurang ajar emang si brengsek itu, kalau aja wartawan itu gak datang tadi, sudah aku hajar balik bajingan itu. Wartawan? Sialan ...!"


Milan tiba-tiba berlari meraih ponselnya yang dia simpan di dalam rumah, tidak lama kemudian dia pun kembali dengan membawa ponsel tersebut dan duduk di tempat semula.


"Ada apa? Ko wajah kamu serius banget," tanya Zergo bangkit lalu duduk tepat di samping istrinya.


"Si brengsek itu pasti bikin ulah lagi," ucap Milan membuka akun media sosialnya dan seketika berita Viral pun memenuhi beranda akun media sosial yang sudah lama tidak dia aktifkan itu.


Ya ....


Berita Viral itu adalah wawancara eksklusif Caviar yang dia lakukan di depan pagar rumahnya tadi bersama para wartawan yang semula hendak mewawancarai dirinya.


Klik ....


Milan pun menyentuh layar ponsel dan melihat dengan seksama apa yang dikatakan oleh mantan suaminya.


"Saya Caviar Klan sama sekali tidak bersalah, tuduhan perselingkuhan yang dilayangkan oleh mantan istri saya semuanya palsu untuk menutupi perselingkuhannya sendiri. Kalian lihat 'kan aku sudah bebas sekarang dan Milan istriku langsung menikah begitu aku masuk penjara? Bukankah itu cukup untuk membuktikan bahwa, sebenarnya dialah yang berselingkuh bukan aku?"


"Milan, jika kamu menonton acara ini, aku sudah memaafkan semua kesalahan kamu, sayang. Jadi, aku mohon kembalilah padaku, aku akan menerima kamu lagi meskipun kamu telah mengkhianati aku dengan laki-laki kampungan si tukang buah itu." Ucap Caviar menatap ke arah kamera seolah dia tahu bahwa Milan sedang menonton dirinya saat ini.


"Kurang ajar, iblis berkedok manusia ..."


Prank ....

__ADS_1


Dia pun melempar ponsel miliknya keras dan sembarang membuat ponsel mahal itu seketika pecah dan mengeluarkan suara yang begitu nyaring.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_2