Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat

Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat
#18. ilusi dunia masa lalu (bagian1)


__ADS_3

Setelah Chyou Chen melambaikan tangan nya serta mengangguk pelan, tanpa aba aba, Cahaya yang terang mulai bersinar menyinari seisi gua itu.


Cahaya terang membuat penglihatan Han Zhao sangat terganggu, Han Zhao tak memiliki pilihan lain, ia hanya memejamkan mata nya, sembari menunggu cahaya terang itu mulai meredup.


Tak lama Han Zhao memejamkan mata nya, makin lama cahaya di sana mulai menghilang.


"Eghh- mata ku hampir menjadi buta, hanya karna di terjang dengan cahaya terang seperti itu" ucap nya sembari menyeka mata nya yang masih terasa sangat perih.


Saat Han Zhao membuka mata nya, Han Zhao terkejut saat melihat sekeliling nya, bukanlah Gua tempat ia dan Chyou Chen mencari batu Giok peninggalan leluhur Guan Li.


'Te-tempat apa ini??' tanya Han Zhao yang kebingungan melihat sekeliling nya yang begitu asing untuk nya.


'Ayolah, berapa banyak lagi hal yang harus aku hadapi di dunia ini' keluh Han Zhao sembari memegang kepala nya.


DUAAARRRTTT!!!


Suara ledakan besar terdengar melintas di telinga Han Zhao, Han Zhao yang mendengar ledakan itu mulai kembali membuka mata nya dan melihat sekeliling nya kini berubah menjadi Hutan.


"A-apa ini?? Medan perang?" Han Zhao terkejut saat ia menyadari bahwa diri nya sedang berada di tengah-tengah medan perang antar kedua kerajaan.



__ADS_1



"Kembalikan anak saya, Haocun Li-sama" teriak seorang lelaki di pinggir medan perang.


"Tidak!!! Pergi dan tebuslah dosa-dosa mu di medan perang ini" seru kaisar Haocun Li sembari mendorong lelaki itu.


Han Zhao terkejut saat melihat kaisar Haocun Li mendorong ayah dari anak itu.


"Woee- hentikan!!!" teriak Han Zhao dari tempat diri nya, Namun tak seorang pun yang dapat mendengar suara nya.


'A-apa?? Mengapa?? Apa keberadaan ku disini tidak nyata??' gumam Han Zhao yang kebingungan.


"Haocun Li-sama, saya mohon pada mu, tolong jangan ambil anak saya" Ayah dari anak itu terus memohon pada kaisar Haocun Li untuk tidak mengambil anak nya.


"Saya mohon pada mu Haocun Li-sama, Jangan sakiti anak saya"


"Tidak!!" sahut kaisar Haocun Li sembari berjalan pergi membawa bayi di tangan nya.


"KEMBALIKAN ANAK ITU DASAR KEPAR4T, ANAK ITU BUKAN LAH ANAK MU!!" teriak Han Zhao yang kini di kuasai emosi yang sangat besar.


Ilusi dunia masa lalu ini terus berjalan satu per satu, Han Zhao sangat marah, dan tidak terima atas perlakuan kaisar Haocun Li pada Ayah dari bayi yang ia ambil dari lelaki itu.


Disisi lain, kaisar Haocun Li membawa bayi itu kembali ke kuil kediaman Li, Seluruh pelayan di sana menyambut kepulangan kaisar Haocun Li dengan hangat, Namun ada beberapa pelayan terkejut saat melihat Kaisar Haocun Li mengengdong seorang bayi.

__ADS_1


"Duibuqi Haocun Li-sama, Bayi siapa kah yang anda bawa saat ini??" tanya salah seorang pelayan dengan nada sopan.


"Saya menemukan nya di sebuah rumah, dia sendirian, saya akan merawat nya hingga anak ini dewasa" jelas kaisar Haocun Li sembari mengusap lembut wajah sang bayi.


"Wahhh- kami sangat tersentuh dengan kemurahan hati anda, Haocun Li-sama" puji salah seorang pelayan itu.


"Tidak ada, saya hanya tidak ingin anak ini mendapatkan kehidupan yang buruk di masa kecil nya" sambung nya.


"Akan anda beri nama siapa anak ini, yang mulia??"


"Karna anak ini akan saya angkat menjadi keluarga Li, maka ia akan ku beri nama yang indah juga sesuai dengan wajah nya"


"..." Para pelayan menunjukan wajah berharap, serta senyum lebar saat menunggu kaisar Haocun Li akan memberikan anak itu sebuah nama.


'Jadilah anak yang baik ya' gumam kaisar Haocun Li sembari mencubit pelan pipi bayi itu.


"Putra mahkota kedua"


"...." Seluruh pembantu memasang telinga mereka baik baik, untuk mendengar nama yang akan di berikan Haocun Li.


"Akan ku beri nama anak ini ,Hong Li, dia akan menjadi penerus ke dua kerajaan kediaman Li ini, setelah Jing Li, putra ke dua kerajaan ini"


"Hong Li??"

__ADS_1


__ADS_2