
"A-Apa maksud mu??"
Longfei memejamkan mata nya, ia mencoba meneguhkan jiwa nya. Tangan nya perlahan bergerak lalu menggenggam tangan Han Zhao. Longfei tak ingin Han Zhao pergi meninggalkan ranjang nya.
"Longfei??" panggil Han Zhao dengan suara pelan nya sembari membalas genggaman yang ada di tangan nya.
"....." Longfei sedikit terkejut saat tangan hangat Han Zhao memegang tangan nya yang sedang bergetar pelan.
"Tak perlu dikatakan, Aku tak ingin memaksa mu" kata Han Zhao mencoba menenangkan Longfei yang berada di ambang kegelisahan.
"Ti-tidak Gege, biarkan aku menceritakan sesuatu pada mu" Longfei mengeratkan pegangan nya, hingga membuat Han Zhao sedikit tertegun.
"Tidak perlu, Aku paham maksud mu, seharusnya dari awal aku memang tidak bertanya"
"Bukan itu maksud ku Gege"
"Uhhh??"
"Kuharap Gege tidak salah paham setelah mengetahui hal ini"
"A-Apa maksud mu??"
"Sekitar 23 tahun yang lalu.."
"..."
"Terjadi sebuah pertarungan besar di hutan gunung Lou Ying, seluruh penduduk kota kediaman Li berlari ke arah kuil kediaman Li, mereka bersorak satu sama lain, meminta keadilan pada sang kaisar Haocun Li"
"..."
"Keributan yang terjadi di kuil kediaman Li tersebar hingga ke seluruh kediaman lain nya. Hingga suatu hari, seorang gadis cantik duduk di kursi halaman rumah nya, ia duduk sembari menggendong seorang anak laki laki yang baru saja ia lahirkan setahun yang lalu"
'Hong Li??' gumam Han Zhao tanpa melepaskan tangan Longfei yang terus menggenggam nya.
"Gadis cantik itu mendapat sebuah julukan, bahwa dia adalah seorang dewi yang turun dari surgawi"
__ADS_1
"Uh??"
"Setiap hari, wanita itu tak akan lupa berkeliling kota hanya untuk membawa pergi jalan jalan anak nya. Wanita itu begitu menyayangi anak nya, hingga ia tak pernah meninggalkan anak nya sendirian"
"..."
"Namun...Semua kebahagiaan itu terputus saat wanita itu di panggil oleh para dewa, tugas nya di dunia sudah selesai"
Han Zhao tersentak, pikiran nya mulai memahami apa yang di katakan Longfei pada nya.
"Sampai beberapa bulan kedepan, Wanita itu dan suami nya memiliki dunia yang berbeda. Meski begitu, kasih sayang mereka berdua tak pernah lepas untuk anak laki laki nya"
"...."
"Anak laki-laki itu, di beri nama Yeon Woo"
"Yeon Woo??" Han Zhao sedikit terkejut saat mengetahui nama anak dari gadis yang di ceritakan Longfei bernama Yeon Woo.
"Iya, Dia di beri nama Yeon Woo karna surai yang ia miliki berwarna putih, berbeda dengan kedua orang tua nya"
"Yeon Woo??..A-apa maksud mu aku ini ?? Yeon Woo??" Han Zhao menyela ucapan Longfei.
"Jika nama ku Yeon Woo, jadi maksud mu, Dewi Annchi itu ibu ku??" Han Zhao bertanya lagi sembari menatap lurus ke arah Longfei yang kini mengangkat kepala nya.
"De-Dewi Annchi?? Bagaimana Gege tahu?? Apakah Gege sudah bertemu dengan nya?"
"A-aku tinggal dengan nya beberapa hari yang lalu"
"Yang benar saja, Apakah Dewi Annchi tidak mengenali mu??"
"Entahlah, Yang ku tahu, Dia pernah berkata bahwa Wajah ku sangat mirip dengan Suami nya"
Longfei tertawa kecil sembari menundukan kepala nya menutupi wajah yang sedang tertawa kecil itu "Gege...Ada apa dengan mu, Cara berbicara mu saat ini sangat berbeda"
"Euhh, Mengapa kau menertawakan ku, Memangnya cara bicara Hong Li seperti apa??"
__ADS_1
"Hah??" Longfei menghentikan tawa nya, ia sedikit terheran saat mendengar pertanyaan yang ucapkan oleh Han Zhao "Gege?? Apa yang barusan Gege katakan??" Longfei meminta Han Zhao mengulangi pertanyaan nya.
Namun Han Zhao yang tersadar bahwa diri nya hampir mengucapkan Hal tentang nya, itu membuat Han Zhao sedikit gelisah "Ti-Tidak ada"
"Uh??"
"Ahh...Sudahlah lupakan saja" elak Han Zhao yang berusaha mengalihkan pembicaraan.
"Gege.. Ada apa dengan mu, belakang ini, kau selalu bertingkah aneh.."
"Sungguh?? kurasa tidak ada yang aneh"
"Begitu kah?"
Han Zhao mengangguk pelan sebagai respon sahutan Longfei, ia tak ingin salah berbicara lagi.
"Eumm.... Gege, Maukah kau menjawab beberapa pertanyaan ku??"
Han Zhao sedikit terheran, saat melihat ekspresi Longfei mulai berubah "Katakan"
"Bagaimana hubungan mu dengan Tuan muda pertama Wei, Apakah kalian baik baik saja??"
"Tuan muda pertama Weii?" tanya Han Zhao yang kebingungan, karna ini pertama kali nya ia mendengar nama itu.
"Ada apa Gege?? Apakah ada yang salah??"
"A-ahhh, Kurasa hubungan kami baik baik saja"
"Sungguh??"
'Ahg- Bagaimana aku harus menjawab semua pertanyaan ini?? Bahkan orang yang pertama kali ku temui itu dia (Longfei ), Lantas, Tuan muda pertama Wei itu siapa' batin Han Zhao kini benar benar terpojok.
Disisi lain, Longfei hanya bisa tertawa kecil melihat raut wajah Han Zhao yang begitu gelisah "A-Ada apa dengan mu Gege??" tanya Longfei di sela tawa kecil nya.
"A-ahh, Bukan apa apa"
__ADS_1
Sejujurnya Han Zhao sedikit lega setelah mengetehui siapa sosok ibu kandung Hong Li, Namun yang jadi permasalahan nya, Dewi Annchi pergi meninggalkan Gua, dan tak kunjung kembali. Han Zhao hanya kepikiran bahwa Dewi Annchi telah di panggil kembali oleh Dewa, untuk tinggal di surgawi.
Meski rasa gelisah di hati nya mulai berkurang, Han Zhao tetap memikirkan cara, dan bagaimana ia memulai rencana selanjutnya, Belum lagi, hal yang akan terjadi selanjut nya, semua tak bisa terbayangkan 'Apakah setelah mati nanti Dewa akan menghukum ku dengan hukuman surgawi?' gumam Han Zhao menambah beban di pikiran nya.