Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat

Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat
#30. Surai Hitam dan Putih itu berbeda


__ADS_3

Han Zhao yang mengetahui hal itu, membuat diri nya terdiam, hati nya kini mulai di penuhi dengan dendam yang besar pada kaisar Haocun Li.


"....." Han Zhao hanya bisa terdiam dan menyembunyikan rasa dendam nya di dalam hati nya.


"Ada apa Han Zhao??" tanya Chyou Chen saat melihat Han Zhao yang terus terdiam.


"Tidak ada" jawab Han Zhao dengan ekspresi datar nya.


"Lalu??Apa yang sedang kau pikirkan??" Chyou Chen bertanya lagi.


"Tidak ada"


Chyou Chen yang kesal mengepal kan tangannya lalu berkata "Saya harap anda tidak sedang memikirkan hal yang di luar batasan nya" kata Chyou Chen sembari bangun dari duduk nya.


"Kau tidak berhak mengatur semua tindakan ku" sahut Han Zhao


"Jika kau melakukan nya, Hong Li lah yang akan memikul semua dosa yang kau perbuat dengan tubuh nya"


"Tidak!!"


"...." Chyou Chen terdiam sembari menoleh ke arah Han Zhao.


"Ingat lah baik baik ucapan ku, tuan muda Chen"


"..."


"Surai berwarna hitam adalah aku, Han Zhao sedangkan Surai berwarna Putih adalah Hong Li, putra mahkota kedua kediaman Li"

__ADS_1


"..." Chyou Chen hanya terdiam melihat Han Zhao yang bangun dari ranjang nya dan hendak akan pergi.


"Xiexie tuan muda Chen, anda telah banyak membantu ku" kata Han Zhao sembari berjalan pergi.


"..." Chyou Chen hanya bisa terdiam saat melihat Han Zhao mulai berjalan keluar dari kamar nya.


Disisi lain, Han Zhao yang hati nya kini di kerumungi oleh dendam, membuat nya pergi keluar kuil dengan membawa pedang putih milik Hong Li.


Han Zhao pergi jauh meninggalkan kuil tanpa ia tahu harus pergi kemana, Terkadang Han Zhao selalu berfikir mengapa Hong Li terus menerus bertahan hidup di dalam keluarga kediaman Li, Mengapa ia tak mengambil jalan kehidupan nya sendiri??


'Ahggg- Siall!!! Itu benar benar mengganggu ku' gumam Han Zhao yang kesal.


'Surai putih?? Sejenis dengan surai Milik kerajaan kediaman Li'


'Sedangkan'


Han Zhao terdiam sejenak sembari melihat dan menatap ke arah helaian surai yang ia pegang dengan tangan nya sendiri.


"Halus??"


"Lembut!!"


"Kalau di pikir-pikir, Bahkan surai panjang milik gadis teman sekelas di campus ku saja salah dengan lembut nya surai milik Hong Li"


"Apakah dia merawat nya??"


Han Zhao terus bertanya tanya, bagaimana bisa surai milik Hong Li bisa merubah warna nya menjadi hitam, Apakah karna efek dari aliran energi spiritual hitam Hong Li??.

__ADS_1


'Apa sebaiknya aku pergi ke gua keadilan itu??'


'....'


'Masih ada beberapa ilusi lagi yang perlu aku lihat' pikir nya sembari berjalan kembali.


Han Zhao Pergi menuju ke Gua keadilan, Meski perjalanan nya cukup jauh, Han Zhao hanya bisa mengisi kesendirian nya dengan berfikir keras tentang keluarga palsu milik Hong Li.


"Apakah aku terlalu ikut campur dalam masalah ini??"


Terkadang Han Zhao juga sering merasa bersalah karna terlalu ikut campur dengan urusan keluarga Hong Li, Tapi mau bagaimana pun juga, Han Zhao sangat tidak menyukai sebuah kebohongan.


"Dendam??"


"Tidak mungkin seseorang tak memiliki dendam di dalam hati nya"


Han Zhao mulai mempercepat langkah nya, Setelah sampai di depan gua keadilan Han Zhao di kejutkan dengan seseorang yang sudah berada di sana, seolah olah dia tahu kedatangan diri nya.


"Kau terlalu jauh dalam mengambil langkah dan tindakan mu, Han Zhao"


Han Zhao sangat terpaku hingga tak bisa menggerakan kaki nya "Kauuu!!!"


"Sudah ku katakan pada mu Han Zhao, jangan bertindak melebihi batasan mu"


"Ini tak ada hubungan nya dengan mu"


"...."

__ADS_1


"Chyou Chen-sama"


__ADS_2