
Kaisar Haocun Li yang menyadari akan perubahan lingkungan sekitar nya, membuat ia tak bisa mengedipkan pandangan dari si lelaki yang terus mengeluarkan aura kegelapan tingkat dewa kematian.
'A-Aura kegelapan macam apa ini?!!' gumam leluhur Guan Li sembari melepaskan pedang yang tertancap di bahu nya.
Beberapa saat kemudian. Han Zhao tertawa dengan tawa gila nya, ia merasakan kepuasan yang begitu besar. Bahkan tawa nya itu membuat para pendekar pengawal kerajaan Li bergerak mundur.
Mata nya merah, tubuh nya terus menerus mengalirkan hawa kegelapan dari dalam tubuh nya, ia terlihat sedang tertawa, Namun dalam hati nya sangat marah, saat melihat luka yang ada di bahu leluhur Guan Li. Ini sangat sulit tuk di bayangkan.
"Mari selesaikan ini secepat nya!! Kau benar benar membuat ku sangat marah!!" ucap Han Zhao sembari menyalurkan energi spiritual pada pedang merah milik nya. Lalu mengayun ke arah para pendekar pengawal kerajaan Li berkerumung...
*DUARTTTTTT*
Sebuah ledakan besar terjadi lagi. Setelah Han Zhao mengayun kan pedang nya. Ini mustahil, bagaimana bisa hanya mengayun kan pedang saja bisa membuat ledakan sebesar itu.
Disisi lain. Chyou Chen dan Hong Li di buat terkejut saat mereka mendengar ledakan besar itu. Hal itu membuat Chyou Chen dan Hong Li saling menatap satu sama lain.
"Ledakan apa itu?!!" tanya Chyou Chen sembari melihat ke arah langit gelap di atas nya.
"Seperti nya ledakan itu terjadi di sekitar sini" sahut Hong Li sembari menggunakan ilmu pelacak nya.
Chyou Chen terdiam. Saat diri nya menunggu hasil dari ilmu pelacak yang sedang di lakukan Hong Li di dekat nya. 'Han Zhao?? Aura kegelapan? Dewa kematian?? Apa ini ada kaitan nya dengan Han Zhao' pikir Chyou Chen dengan prasaan cemas nya.
"Dapat!!!" seru Hong Li saat ilmu pelacak nya menemukan lokasi pertarungan.
"Apa yang kau dapatkan??!" tanya Chyou Chen dengan nada terburu buru.
"Di pusat kota kediaman Li, sedang terjadi sebuah pertarungan besar. Aku tak dapat melihat siapa saja yang berada di sana. Tapi seperti nya ada sosok yang memiliki aura kegelapan yang sangat besar di sana. Ia tampak sangat marah, tatapan nya penuh dengan kebencian." jelas Hong Li memberi tahu Chyou Chen apa yang ia lihat.
Mendengar ungkapan Hong Li, membuat Chyou Chen tertegun. Dan dalam detik itu juga ia kembali melihat langit yang kini bertambah semakin gelap.
"Hong Li." panggil nya dengan nada panik.
"I-Iya kenapa??" tanya Hong Li
"Pergilah ke bukit Gunung Lou Ying. Di sana ada kuil tersembunyi. Pergi dan temui Longfei, Jing Li, Zhunting Wei, dan juga Xion Wei di sana" pinta Chyou Chen sembari mengeluarkan pedang hitam milik nya.
__ADS_1
"Lalu?? Kemana kau akan pergi?" tanya Hong Li yang sedikit mengkhawatirkan Chyou Chen yang sedang panik.
"Tak perlu pikirkan aku. Sekarang pergi cari para pendekar yang kau kenali. Karna 5 pendekar saja belum mampu menghentikan nya" ucap Chyou Chen lagi.
Hong Li mengangguk pelan "Saya mengerti. Anda berhati-hati lah, Cuaca juga mulai berubah semakin buruk" sahut Hong Li yang kini ia juga menyiapkan pedang putih milik nya. Ia hendak akan pergi menuju ke kuil tempat dimana ia tinggal dengan Xion Wei saat itu.
"...." Chyou Chen mengangguk mengerti, lalu melesat dengan pedang nya. Ia terlihat sangat tergesa gesa, padahal cuaca yang buruk seperti ini akan sangat berbahaya jika melesat menggunakan pedang terlalu cepat.
Tapi siapa sangka. Lelaki bernama Chyou Chen ini tidak begitu mengkhwatirkan diri nya sendiri, yang ada di pikiran nya saat ini hanyalah pusat kota kediaman Li.
Karna ia sangat yakin. Bahwa sosok beraura kegelapan yang di maksud Hong Li adalah Han Zhao rekainasi nya sendiri
Sementara itu, Kondisi di pusat kota kediaman Li saat ini jauh lebih mengerikan. Han Zhao berdiri dengan pedang yang telah berlumuran darah di tangan nya. Sebagian besar pendekar pengawal kerajaan Li telah tewas terpenggal. Bahkan kaisar Haocun Li sendiri dapat melihat banyak mayat dengan kepala yang terpisah entah kemana.
Sedangkan Han Zhao ia terus berjalan sembari membawa pedang nya itu, ke arah para pendekar yang berdiri di dekat kaisar Haocun Li. Apa?? Dia belum puas telah membunuh banyak orang?? Dia benar benar kehilangan kesadaran nya.
"H-Han Zhao... Sudah cukup!!" ucap leluhur Guan Li yang mencoba menenangi Han Zhao yang telah tenggelam jauh di dalam kolam amarah nya.
Han Zhao terus tertawa kecil setelah mendengar ucapan dari leluhur Guan Li, seolah ia sadar akan hal itu. "Cukup?? Aku baru saja menggunakan pedang ku lho. Mari lakukan lagi, kali ini aku juga akan menggunakan energi spiritual ku!!" ucap nya sembari menjatuhkan pedang nya.
Melihat Han Zhao mulai mengeluarkan energi spiritual nya, benar benar membuat tubuh para pendekar kerajaan Li bergetar hebat. Bahkan mereka terus melangkah mundur, di saat Han Zhao berjalan mendekati mereka.
Leluhur Guan Li sendiri juga tak percaya dengan apa yang baru saja ia lihat. Bahkan membayangkan bertarung dengan sosok mengerikan itu, mendapat helaan nafas saja itu terasa tidak akan mungkin.
"HAN ZHAOOO!!"
Di saat saat yang menegangkan ini, tiba tiba saja, dari kejauhan Chyou Chen yang baru saja tiba di pusat kota kediaman Li. Langsung berteriak memanggil nama sang dewa kematian ini.
Teriakan Chyou Chen mengalihkan perhatian semua orang. Terutama Han Zhao yang masih dalam kendali ilmu kegelapan nya.
Saat Chyou Chen telah dekat dengan lelaki bersurai pendek gelap ini. Ia turun dari pedang nya, dan berlari ke arah lelaki itu tanpa rasa takut akan ajal yang akan ia terima selanjut nya.
Sejumblah orang di sana, di buat terkejut saat melihat Chyou Chen menghampiri lalu memeluk tubuh Han Zhao dari belakang. Ini sangat sulit di percaya. Karna Chyou Chen di kenal tidak pernah memeluk siapa pun, termasuk kedua orang tua nya sendiri saja tidak.
Namun kali ini, di depan banyak orang. Chyou Chen berdiri tepat di belakang Han Zhao sembari memeluk tubuh nya.
__ADS_1
"Sudah cukup Han Zhao.. Kau terlalu jauh mengambil langkah mu" bisik Chyou Chen di dekat telinga Han Zhao, dengan harapan ia bisa membuat Han Zhao kembali dengan kesadaran nya.
"Bukan kah kau membenci ku dalam hal seperti ini?? Lalu mengapa kau datang kemari?" tanya Han Zhao dengan nada yang sangat tenang. Hingga hal itu membuat lelaki yang tengah memeluk nya, terkejut.
"Aku tidak pernah sekali pun membenci mu..Jadi ku mohon berhenti lah melakukan ini, kau benar benar telah di luar kendali mu" ucap Chyou Chen dengan perasaan cemas nya.
Ia hanya ingin Han Zhao kembali kepada kesadaran nya. Hanya itu yang di inginkan Chyou Chen saat ini.
Setelah beberapa saat kemudian, Dengan perlahan Han Zhao tersenyum sembari menundukan kepala nya. Kini ia terlihat telah mendapatkan kesadaran nya kembali. "Lagi lagi kau membohongi ku dalam hal seperti itu" ucap Han Zhao sembari memegang tangan yang melingkar di bahu nya.
"...." Chyou Chen hanya terdiam, ia sedikit tenang, saat ia sadar akan tubuh Han Zhao yang tengah ia peluk tidak lagi bergetar pelan.
Melihat Han Zhao yang telah kembali sadar, membuat beberapa orang di sana menghela nafas lega nya. Dia mengamuk sampai mengancurkan 1 kota kediaman Li. Itu benar benar tidak masuk akal.
"Sekarang lepaskan aku... Disini banyak orang tahu" ucap Han Zhao sembari menepuk nepuk pelan tangan yang masih melingkar di bahu nya.
"Kita pergi?!" sahut Chyou Chen dengan nada singkat nya.
"Uhh??"
"Lihatlah.. Kau terluka!! Kita harus mencari seorang tabib"
"Aku tidak membutuhkan nya, jadi sekarang lepaskan aku!!" tolak Han Zhao dengan nada halus nya.
Chyou Chen sedikit melonggarkan pelukan nya, Namun belum melepaskan lelaki di depan nya. Karna ia menyadari akan kehadiran Hong Li yang telah tiba di sana dengan membawa Xion Wei, Jing Li, Zhunting Wei, dan juga LongFei.
*Srekkk*
"Ehhh- A-Apa yang kau lakukan.?!" Han Zhao terkejut saat Chyou Chen tiba tiba saja mengangkat tubuh nya. Lalu menggendong nya ( Bridel Style ) .
"Hong Li.. Tolong urus sisa nya!!" seru Chyou Chen berbicara pada lelaki berhanfu putih yang tengah berjalan menghampiri leluhur Guan Li.
Hong Li menoleh, lalu mengangguk peda Chyou Chen yang kini melesat dengan pedang milik nya, sembari membawa lelaki dalam pelukan nya. "...."
'Han Zhao??'
__ADS_1
'Kau kenapa??'
Hong Li cukup tertegun saat melihat kondisi Han Zhao yang di bawa pergi oleh Chyou Chen menjauh dari kota kediaman Li 'Han Zhao.. Apa yang terjadi dengan mu?? Apa aku datang terlambat, hinggga membuat mu terluka sampai seperti itu..... Ku harap Chyou Chen akan menjaga mu dengan baik' gumam Hong Li yang terus mengkhawatirkan Han Zhao yang tengah terluka.