Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat

Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat
#26. Kembali ke dimensi asal


__ADS_3

Pagi ini cukup cerah Hong Li bangun dari tidur nya sembari menyeka mata nya.


"Eghh- tempat apa ini??" tanya Hong Li yang masih setengah sadar.


"Gege, Apakah kau sudah bangun??" tanya Longfei yang baru saja masuk ke dalam kamar nya.


"...." Hong Li terdiam, ia memperjelas penglihatan nya.


"Semalam Gege pergi kemana??, Kau tampak sangat kelelahan saat kembali ke kuil" kata Longfei sembari memberikan segelas air pada Hong Li.


'Ini di kuil?? Apa kah dunia aneh itu sudah berlalu' pikir Hong Li sembari memegang kepala nya.


"Ada apa Gege, Apakah kepala mu terasa sakit??" tanya Longfei yang cemas.


"Tidak ada apa apa, Longfei" sahut Hong Li dengan senyum lembut nya.


"Gege" panggil Longfei dengan nada pelan.


"Eumm??"


"Sejujurnya aku ingin menanyakan hal ini pada mu Gege, tapi aku blom berani"


"Apa yang ingin kau tanyakan??"

__ADS_1


"Tempo hari, Gege terlihat sangat kelelahan memikirkan sesuatu?? Jika Gege butuh tempat cerita, mungkin aku bisa bantu, Gege"


Hong Li terdiam, ia sendiri tak tahu apa yang terjadi tempo hari, bahkan diri nya sendiri juga masih kebingungan dengan dunia yang ia tempati 2 bulan lalu.


"Jangan dipikiran, aku tak apa apa ko, lagi pula jika memang ada hal yang menganggu pikiran ku, aku akan menyelesaikan nya, jangan khawatir" ucap Hong Li menenangi Longfei yang cemas pada nya.


Longfei mengangguk mengerti "Baiklah, Gege"


'Apakah aku menyusahkan mu, tuan...Xiexie' gumam Hong Li dalam batin nya mengucapkan terima kasih pada seseorang yang tinggal di dalam tubuh nya.


Disisi lain, Han Zhao bangun dari di atas kasur empuk nya, ia tersadar bahwa saat ini diri nya sudah berada di dunia nya.


"Han Zhao, waktu nya sarapan sayang" teriak ibu nya sembari mengetuk pelan pintu kamar Han Zhao.


KREKKK...


Han Zhao membuka pintu kamar nya dan melihat ibu nya berdiri di depan pintu kamar nya dengan raut wajah yang sangat senang.


"Ada apa dengan mu bu?? Seperti nya kauu sedang bahagia sekali" tanya Han Zhao dengan raut wajah datar nya.


"Ahh jangan berpura-pura tidak tahu, hari ini adalah hari kelulusan mu di campus sayang" seru ibu sembari menyerahkan sebuah kotak kecil pada Han Zhao.


Han Zhao terdiam, ia sedikit terkejut dengan ucapan ibu nya sendiri "Lu-lulus? Bagaimana bisa?? Aku lulus hanya dengan waktu 2 bulan?" tanya Han Zhao yang tidak percaya dengan ucapan ibu nya.

__ADS_1


"Ya ampun, Han Zhao, ibu mana mungkin berbohong pada mu"


"..." Han Zhao terdiam ia mulai berfikir sebentar.


'Apakah aku lulus karna Hong Li??.....A-ahh tidak mungkin, bagaimana bisa dia paham soal materi di dunia ku??' gumam Han Zhao sembari memukul pelan kening nya.


"Mengapa kau diam saja?? Cepat lah bersiap, ibu akan membawa mu ke caffe hari ini"


"Caffe??"


"Iya, hari ini ibu akan mentraktir mu dari pagi hingga malam"


"Oh, yasudah aku akan bersiap siap" sahut nya sembari masuk ke dalam kamar nya lagi.


Saat Han Zhao masuk ke dalam kamar nya, tak lupa ia menutup kembali pintu kamar nya, ia duduk di pintu sembari memeluk kotak pemberian ibu nya.


"Semudah itu kah Hong Li memperbaiki hubungan ku dengan keluarga ku?? Serta meluluskan ujian ujian ku di campus yang telah gagal 1 tahun yang lalu??" kata Han Zhao sembari mengacak-acak surai milik nya.


Namun mata Han Zhao du buat teralih ke kotak kecil pemberian ibu nya 'Hadiah?? Kelulusan' gumam Han Zhao sembari membuka kotak itu.


Setelah membuka kotak itu, Han Zhao di buat terkejut saat melihat isi nya, karna Hong Li yang mengerjakan ujian nya namun gelang nya


"Mengapa tertulis nama ku di gelang ini??" tanya Han Zhao sembari melihat ke arah gelang nya.

__ADS_1


'HongZhao? dia ini menarik sekali' gumam Han Zhao dengan senyum di wajah nya.


__ADS_2