Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat

Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat
#51. Kekacauan di malam hari.


__ADS_3

"Sekarang keluarlah dan temui kaisar!! Katakan pada nya bahwa kau telah membunuh siapa yang menyebabkan ledakan besar itu!!" Fang Yin meminta Han Zhao keluar dari tempat persembunyian nya.


"Jangan gila!! Bagaimana jika mereka mencurigai ku?!" Han Zhao menolak sembari terus memperhatikan kaisar dan pengawalnya dari jauh.


"Mereka tidak akan mencurigai mu!! Lagi pula saat ledakan itu terjadi, aku berada di kuil bersama kaisar"


"Tidak..."


"Kau ini mencoba mencari masalah lagi ya?!!!!!" Fang Yin kini telah melewati batas kesabaran nya.


Sedangkan Han Zhao yang mengetahui bahwa Fang Yin kini sedang menahan amarah nya, membuat ia semakin menggoda nya "Kau ini ternyata mudah cepat sekali marah ya??.. Hahaha... Lucu sekali" ledek Han Zhao.


Fang Yin mengepalkan tangan nya, energi spiritual kini telah terkumpul penuh di tangan nya, Fang Yin berniat ingin menyerah Han Zhao dari belakang, Namun, saat hendak akan menyerang, dari kejauhan kaisar Haocun Li dapat merasakan energi spiritual milik Fang Yin.


"Energi spiritual??" tanya kaisar Haocun Li pada pengawal nya.


"...." Mendengar ucapan kaisar, para pengawal, sekaligus Han Zhao dan Fang Yin, di buat tertegun dan terdiam tak berkutik.


"Dia masih berada di sekitar sini!! Cari dia sampai ketemu!!" kaisar Haocun Li mulai memberikan perintah pada pengawal nya.


Setelah kaisar Haocun Li selesai mengatakan itu, para pengawal seketika bergerak, dan mulai mencari ke seluruh bagian di kota kediaman Li. Disisi lain, Han Zhao dan Fang Yin yang masih merada di tempat persembunyian nya, mencoba melarikan diri dari sana.


"Ini semua salah mu" Han Zhao menuduh langsung ke arah Fang Yin yang kini terdiam sembari menatap ke arah kedua tangan nya.


"Apa maksud mu!!"


"Kau mencoba menyerang ku!! Tapi malah membuat masalah sekarang"


"Lalu?? Kau menyalahkan ku??"


"Kenapa tidak??"


"Eghh- kalau begitu ayo tinggalkan tempat ini!!" ajak Fang Yin sembari meraih pelan tangan Han Zhao.


"Ehhh- mau kemana??"


"Apa di saat seperti ini kau masih akan terus bertanya??"

__ADS_1


"Tidak juga, lagi pula apa salah nya jika bertanya?!"


"Berhenti bersikap bodoh, dan ikut aku pergii" ucap Fang Yin sembari melesat pergi dengan membawa Han Zhao bersama nya.


Disisi lain, kaisar Haocun Li dapat merasakan pergerakan yang mencurigakan, itu membuat kaisar Haocun Li dan beberapa pengawal nya, pergi mengejar Han Zhao dan Fang Yin yang jauh di depan nya.


Sungguh malam yang sangat menegangkan, Fang Yin dengan rasa gelisah mempercepat lesatan nya, sedangkan Han Zhao yang masih bergandengan dengan Fang Yin, membuat diri nya bertingkah santai, seolah tak terjadi apa apa saat ini, dan itu sangat membuat Fang Yin terus menggelengkan pelan kepala nya.


'Lelaki seperti dia mencoba menghancurkan keluarga kerajaan Li?? Apa ini sebuah lolucon?? Sangat aneh' gumam Fang Yin yang sesekali melirik ke arah Han Zhao di sebelah nya.


Pergi memasuki hutan,dan melewati begitu banyak pepohonan, Han Zhao dan Fang Yin terus berlari dari kejaran kaisar Haocun Li. Rasanya seperti seorang pecundang yang lari meninggalkan masalah.


Di sisi lain...


(Kuil kediaman Li)


Para penduduk di sana sudah merasa bosan, karna telah lama menunggu kaisar Haocun Li, dengan gadis selir pilihan nya, yang tak kunjung kembali ke aula.


"Bagaimana ini?? Mengapa mereka begitu lama?"


"Apakah ada hal penting yang sedang di bicarakan oleh kaisar dan selir nya??"


Beberapa penduduk yang mendengar ucapan pria ini, seketika membuat penduduk lain yang berada di sekitar nya, menjadi terdiam.


"Apa yang baru saja kau katakan??!"


"Benar!! Kaisar Haocun Li telah memiliki seorang permaisuri"


"Apa maksudmu, permaisuri itu bernama Jiao Li??"


"Tidak!!, Permaisuri Jiao Li yang anda katakan barusan itu, telah gugur beberapa tahun yang lalu, Namun belum lama ini, kaisar Haocun Li menikah dengan seorang gadis berusia 37 tahun, tuk di jadikan permaisuri nya"


"Lalu?? Untuk apa saat ini kaisar mencari seorang gadis muda untuk menjadi selir nya"


"Kurasa kaisar mencari nya, tuk menikah dengan putra nya Jing Li"


"Tuan Jing Li?? Bukahkah dia tidak pernah kembali ke kediaman Li untuk beberapa lama ini??"

__ADS_1


"Iya..begitu juga dengan rumor yang beredar, Xion Wei putra pertama kaisar Heng Wei saja juga belum terdengar kabar nya"


"Kalian salah.. Tuan muda pertama Li ( Jing Li ) dan Tuan muda pertama Wei ( Xion Wei ) mereka pergi dari kediaman dengan tujuan serta alasan yang sama!!"


"Apa maksud mu??"


"Mereka pergi untuk mencari-


"Heyy...kau pria yang disana!!!" teriak salah seorang pengawal menyela pembicaraan para penduduk di sana.


Mendegar salah seorang pengawal berteriak memanggil pria itu membuat sebagian besar penduduk di aula manjadi terdiam dan menatap ke arah 1 pandangan yang sama, yaitu ke arah di pengawal.


"Hentikan omong kosong mu itu!! Apa kau sedang membicarakan hal yang tidak baik tentang keluarga kediaman Li??" tanya pengawal itu sembari mengeluarkan pedang nya.


"Tidak...lagi pula saya tahu posisi saya dimana, mana mungkin saya berani menjelekan keluarga kerajaan Li"


"Alasan macam apa yang barusan anda katakan!! Sangat tidak masuk akal!!"


"Sudah ku katakan, saya tahu posisi saya dimana, saya juga tidak berani berurusan dengan keluarga kerjaan kediaman Li"


"Kau!!!!!" pengawal ini mulai geram dengan semua ucapan pemuda kota itu.


"..."


"Bangun dari tempat duduk mu!!! Dan ikutlah dengan ku!! Anda tidak pantas berada di kuil kediaman Li dan hadir di acara kaisar Haocun Li!!"


"Baiklah saya akan pergi, anda tidak perlu repot repot mengantar ku hingga ke gerbang kuil kediaman Li!!" ucap pria itu sembari bangun dari duduk nya, dan berjalan keluar dari kerumungan para penduduk kota.


Semua pandangan para penduduk kota kediaman Li yang berada di aula, tertuju pada seorang pria yang berjalan ke pintu aula dengan di ikuti salah seorang pengawal yang berbicara pada nya sebelum nya.


Setelah sampai di gerbang kuil kediaman Li, Pengawal itu berlari ke arah pemuda di depan nya dan....


*Srettttkk*


Momen yang benar benar telah di duga, pengawal itu menikam pemuda itu dengan pedang nya dari belakang hingga menembus ke perut nya.


Darah keluar dari dari tubuh pemuda itu, Namun dengan kejam, pengawal ini dengan kasar menarik kembali pedang nya, lalu memendang tubuh pemuda di depan nya.

__ADS_1


"Sungguh menyedihkan, kau berusaha menyebarkan rumor jelek pada penduduk lain nya, dengan berkata bahwa kaisar telah memiliki seorang permaisuri?? Tahu apa kau tentang keluarga kediaman Li??" ucap pengawal itu tanpa merasa kasihan dengan pemuda di depan nya..


"Anda salah!! Bahkan Sosok yang saat ini tinggal di tubuh tuan muda kedua Li ( Hong Li ), dia kelak akan menjadi sosok yang paling menakutkan untuk dunia, Dewa telah menentukan siapa penghancur dunia kultivator ini sebenarnya, dia atau kaisar bajiangan itu!!" sahut pemuda itu sebelum menutup mata nya dengan perlahan.


__ADS_2