Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat

Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat
#69. Jing Li? Han Zhao? Ada apa?


__ADS_3

"Saat nya masuk Fang Yin" ujar kaisar Haocun Li, menyela keheningan disekitar nya.


Mendengar kaisar Haocun Li mengajak diri nya, untuk kembali ke dalam kuil, membuat Han Zhao mengangguk pelan, tanpa mengucapkan satu patah pun "...."


Han Zhao dan kaisar Haocun Li, akhirnya kembali masuk ke dalam kuil nya. Namun, saat mereka telah berada di dalam kuil, tiba-tiba saja, Niat dalam kepala Han Zhao berubah.


Ia tak lagi berfikiran untuk pergi ke kolam pemandian, melainkan ia pergi menuju ke kamar nya. Kaisar Haocun Li saja, yang melihat Han Zhao merubah tindakan nya, membuat ia terdiam heran. Apakah ada hal lain yang mengganjal di pikiran nya??





Disisi lain, Han Zhao yang tengah berjalan menuju ke kamar nya, membuat diri nya terlihat jauh lebih lemas dari biasa nya. Tubuh nya juga terasa sangat sulit tuk di gerakan, rasa sakit ini seperti ingin membunuh nya.


Setiba nya di kamar, Han Zhao langsung mengistirahatkan tubuh nya di atas ranjang. Saat itu, hanya bola mata nya saja yang mampu Han Zhao gerakan, tidak dengan anggota tubuh lain nya. Ahgg- ini seperti sedang mati rasa.


Karna terlalu lelah menahan sakit yang sedang ia rasakan di dalam tubuh nya. Membuat Han Zhao memejamkan mata nya, ia berniat untuk istirahat sebentar di atas ranjang nya.


Sementara itu, di waktu yang bersamaan. Jing Li yang baru saja keluar dari kota kediaman Li, tiba-tiba tubuh nya juga terasa sangat aneh. Sesuatu terus berputar -putar di dalam tubuh nya. Apakah ini vase peningkatan energi spiritual.? Ahg- Kurasa bukan itu. Karna rasa sakit ini berbeda di bandingkan sebelum nya.


"Tuan muda Li??" panggil seseorang dari arah belakang Jing Li.


Merasa nama nya terpanggil, Jing Li hanya bisa menolehkan kepala nya pelan, ke arah sumber suara itu berasal. Saat kepala Jing Li menoleh kebelakang, pandanganya langsung bertemu dengan sosok lelaki yang tidak begitu asing untuk nya. Ia terlihat sedang berjalan ke arah nya.


Lelaki itu memiliki surai yang panjang dan gelap, ia sedang menggunakan Hanfu berwarna biru dengan warna hitam samar di bagian jubah nya.


"....."

__ADS_1


"Tuan muda Li, Apakah anda baik baik saja??" tanya lelaki itu yang kini tengah berdiri di samping Jing Li.


"T-Tidak. Tubuh ku terasa sakit sekali" jawab Jing Li sembari memiringkan tubuh nya, hingga menyentuh ke bahu lelaki itu.


Saat tubuh Jing Li bersandar ke bahu nya, lelaki itu sadar bahwa tubuh Jing Li terasa begitu sangat aneh. Itu seperti sedang bergetar pelan, suhu tubuh nya juga benar benar dingin. Ada apa dengan nya??


"Tuan muda Li, tubuh anda sangat dingin!! Apa yang telah terjadi pada mu?"


"...." Tanpa menjawab apa pun, tiba-tiba saja Jing Li kehilangan kesadaran nya. Wajah nya tampak terlihat lebih pucat di bandingkan sebelum nya.


Sementara itu, lelaki yang tengah berada di sebelah Jing Li, segera beranjak pergi membawa Jing Li keseorang tabib terdekat. Lelaki itu melesat dengan cepat, karna rasa khawatir di dalam diri nya tentang Jing Li, begitu besar.





*Tok...Tok ...Tok*


Tak lama pintu terketuk, seorang pemuda keluar dari rumah kecil itu. Saat pemuda itu melihat putra pertama kaisar Haocun Li tak sadarkan diri, membuat ia sempat terkejut.


"Tuan muda Li?? Ada apa dengan nya?" tanya pemuda itu dengan panik.


Lelaki yang tengah menggendong tubuh Jing Li, mulai menggelengkan pelan kepala nya. "Saya tidak tahu, Tapi, apakah anda bisa mengobati nya??" tanya lelaki ini sembari melirik sekilas ke arah Jing Li, yang berada dalam pelukan nya.


"T-Tunggu!!" pemuda ini menghentikan langkah lelaki itu, yang hendak akan masuk ke dalam rumah nya.


"A-Ada apa??" tanya lelaki itu sembari memasang raut wajah kebingungan.

__ADS_1


"Katakan, Siapa namamu tuan??"


"Saya?? Zhunting Wei, putra kedua kaisar Heng Wei" ucap lelaki bernama Zhunting Wei ini pada pemuda tabib itu.


Disisi lain, pemuda tabib itu sedikit terkejut saat ia mengetahui bahwa lelaki yang ada di depan nya ini adalah seorang putra kerajaan.


"M-Maaf atas ketidaksopanan penduduk mu ini, Tuan" pemuda tabib ini membungkukan tubuh nya. Sembari memberikan jalan masuk pada Zhunting Wei ke dalam rumah nya.


"Tidak apa, Lupakan saja. Ini adalah hal yang biasa terjadi. jika kau tidak keberatan, Apa boleh aku mengetahui nama mu??" kata Zhunting Wei sembari berjalan memasuki rumah pemuda tabib itu.


"Anda bisa memanggil ku Bai Wuxian, Tuan" pemuda itu menyebutkan nama nya. sembari ikut masuk ke dalam rumah nya, setelah Zhunting Wei dan Jing Li telah berada di dalam.


Beberapa saat kemudian, setelah mereka telah berada di dalam. Bai Wuxian segera memeriksa penyakit yang ada di dalam tubuh Jing Li. Sementara itu, Zhunting Wei yang menunggu disana, ikut merasa cemas dan sedikit kebingungan. Hal yang paling membuat diri nya bingung adalah, sejak kapan Jing Li mulai mudah terserang penyakit seperti ini??!.


Pada umum nya, Jing Li memiliki tubuh yang cukup kuat, penyakit seperti ini seharusnya bukan lah hal yang sulit untuk nya. Namun?? Saat ini semua terlihat berbeda, tidak hanya tubuh nya, bahkan energi spiritual nya saja seperti telah menghilang secara perlahan.


Setelah selesai pemeriksaan, Bai Wuxian juga telah memberikan obat pada Jing Li. Dengan harapan bisa mengurangi rasa sakit di dalam tubuh nya. Namun alhasil, semua itu hanyalah perkiraan. Tubuh jing Li masih terus bergetar pelan.


"Tuan muda kedua Wei, Apa yang sebenarnya terjadi?? Mengapa obat saja tidak mampu menyembuhkan, atau pun meringankan rasa sakit ini?" tanya Bai Wuxian yang hampir menyerah dalam proses pengobatan nya.


Mendengar pertanyaan itu, Zhunting Wei terdiam sejenak, ia mencoba mengingat hal yang ia lihat sewaktu bertemu dengan Jing Li di sekitar kota kediaman Li.


"Saat saya bertemu dengan tuan muda Li, kondisi nya sudah sangat parah. Seperti nya hal ini terjadi sebelum saya bertemu dengan nya" jelas Zhunting Wei sembari menolehkan pandangan nya ke arah lelaki yang terbaring lemas di depan nya.


"Apakah ini berkaitan dengan vase peningkatan energi spiritual?" tanya Bai Wuxian.


Zhunting Wei menggelengkan pelan kepala nya "Tidak, semua ini tidak ada hubungan nya dengan vase peningkatan. Karna pemilik asli energi spiritual kediaman Li tidak akan pernah memiliki vase peningkatan. Berbeda jika energi spiritual yang di miliki nya itu memiliki tingkatan tersendiri, semacam tingkat dewa contoh nya."


"Mungkin yang anda maksud saat ini adalah energi spiritual milik tuan muda kedua Li?? Hong Li??"

__ADS_1


Zhunting Wei mengangguk pelan, di sertai raut wajah yang terlihat begitu serius "Iya"


"Itu tanda nya, Jing Li telah bersentuhan dengan pemilik energi spiritual tingkat dewa. Meski tidak saling menyalurkan energi spiritual, mungkin hal ini bisa saja terjadi" kata Bai Wuxian hingga membuat lelaki di depan nya menunjukan ekspresi terkejut.


__ADS_2