Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat

Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat
#74. Dunia gelap gulita (Bagian 3)


__ADS_3

"Kau membenci ku??" bukan terkejut atau marah, lelaki itu justru malah tertawa saat mendengar Chyou Chen berkata bahwa diri nya sangat membenci nya.


Disisi lain, Chyou Chen yang mendapat respon tawaan seperti itu, membuat diri nya semakin marah. Bahkan tangan nya juga bertambah kuat terkepal.


"...."


"Kau tahu, Aku ini sangat tidak mengerti dengan apa yang sedang anda pikirkan saat ini!! Ahahaha.... Apa kau lupa?? Kau pernah mengatakan bahwa kau sangat menantikan hal ini terjadi bukan??" kata lelaki itu sembari melipat kedua tangan nya ke belakang. Lalu memutar arah tubuh nya.


"....."


"Eummm, Biar ku beri tahu suatu hal yang tak pernah kau tahu dari ku" ucap lelaki itu.


"Apa maksud mu?!!" tanya Chyou Chen dengan nada datar nya.


"Mengapa kau terus menatap ku dengan tatapan seperti itu?? Ini semua salah mu!! Aku sudah mengatakan nya berkali kali pada mu, untuk berhenti mengkhawatirkan ku"


"....."


"Mendukung ku?? Membantu ku?? Bualan macam apa yang dulu kau katakan pada ku??"


"...." Di setiap ucapan lelaki bernama Han Zhao ini, Chyou Chen hanya terus terdiam. Menatap sepasang mata merah yang terus menatap ke arah diri nya.


"Kau tahu!! Semua ini telah ku jalankan sejak lama. Mungkin kau tidak menyadari nya. Aku ini datang dari masa depan, yang berekainasi menjadi Hong Li. Tujuan ku disini untuk membalaskan semua dendam yang dimiliki Hong Li, tak pernah kah kau berfikir, aku ini jauh lebih pintar dari diri mu??"

__ADS_1


"...."


"Penyusup yang datang saat itu ke kuil kediaman Chen, dia adalah diri ku"


Mendengar hal itu melintas di telinga nya, seketika membuat Chyou Chen tertegun. Ia tak percaya dengan apa yang ia dengar. Semua ini sungguh tidak masuk akal.


"A-Apa kata mu??" tanya Chyou Chen dengan nada bata nya. Bahkan raut wajah nya juga berubah menjadi terkejut tak percaya.


Han Zhao mengangguk pelan di sertai dengan smirk yang terus terpampang jelas di wajah nya. "Yaa, itu aku!!"


"Itu gk mungkin!!!" sahut Chyou Chen sembari menggeleng kan pelan kepala nya.


"Itu mungkin...Jika kau ingin tahu, itu adalah salah satu rencana ku juga. Karna yang pertama kali mengetahui Longfei penguasa dewa kedua itu adalah aku."


"Sebenar nya tidak bermaksud apa pun. Itu hanya sedikit cara, agar kau tidak mengenali ku. Tuan muda Chen" sahut Han Zhao yang kini merubah cara ia tersenyum. Karna kali ini senyum yang di tunjukan oleh Han Zhao adalah senyum lembut nya.


Saat ini Chyou Chen benar benar kebingungan dengan seluruh reaksi yang di tunjukan oleh lelaki itu. Entah kenapa, rasa nya sangat aneh di bodohi oleh seseorang yang telah kita percayai. Bahkan ia hanya bisa menundukan kepala nya. Menatap ke arah tanah gelap yang ia injak.


Disisi lain, Han Zhao yang melihat ekspresi Chyou Chen. Membuat diri nya seketika kehilangan senyum yang tadi nya terpasang jelas di wajah nya.


Entahlah dalam kondisi seperti ini, Han Zhao kini mulai berubah. Ia menundukan kepala nya, tak ada lagi senyum yang terukir di wajah lelaki itu. Rasa nya sangat menyakitkan setelah mengatakan hal yang sebenarnya pada Chyou Chen.


"Pranggg*

__ADS_1


Suara pedang terlepar dan terseret hingga ke kaki Chyou Chen. Sementara itu, Chyou Chen yang tersadar kaki nya tersentuh sesuatu. Membuat diri nya mengangkat kepala nya, dan menatap ke arah lelaki yang berdiri tak jauh dari nya.


"Uhh??" Chyou Chen terdiam, dan hanya menunjukan ekspresi kebingungan pada lelaki itu.


"Kembalilah!!! Gunakan pedang itu untuk mengiris leher mu" ucap Han Zhao sembari memutar arah tubuh nya. memblakangi lelaki yang berdiri tak jauh dari nya.


Chyou Chen sempat terkejut saat mendengar ucapan dari lelaki itu. "A-Apa maksud mu?!" tanya Chyou Chen sembari menatap ke arah pedang merah yang berada di dekat kaki nya.


"Ini adalah dunia kultivasi mimpi, dunia ini buatan ku!! Itulah mengapa, Aku meminta mu tuk mengiris leher mu. Kau hanya akan mati di dunia mimpi ini. Dan terbangun di dunia mu." jelas Han Zhao sembari menoleh pelan. Ia terlihat seperti hendak akan pergi.


"Han Zhaooo" melihat lelaki itu hendak akan pergi, membuat Chyou Chen teriak memanggil nama lelaki itu. Dan membuat ia menghentikan langkah nya.


"Ada apa?! Apakah ada hal lain yang ingin kau lakukan disini?" tanya Han Zhao tanpa menolehkan kepala nya.


"Apa maksud mu mengatakan semua hal tentang ini" tanya Chyou Chen dengan nada datar nya.


"Saat kau mengenal kasih sayang, kau juga harus menanggung resiko kebencian. Itu lah mengapa aku memberi tahu mu tentang hal ini. Kembalilah!! Dan atasi rasa kebencian mu itu pada ku di dunia asli mu. Karna jika kau berniat membunuhku lagi di tempat ini. Kau tidak akan bisa"


"...."


"Karna-"


"....."

__ADS_1


"Dunia kultivasi mimpi ini adalah milik ku !!"


__ADS_2