
Setelah sampai di dapur. Han Zhao langsung membuat sup teratai untuk kaisar Haocun Li. Mulai dari ia menyiapkan beberapa tangkai teratai, memanaskan air, dan menyiapkan bumbu yang ia butuhkan.
Hal seperti ini adalah hal yang biasa di lakukan Han Zhao. Itu lah mengapa ia tak begitu membutuhkan orang lain saat ia sedang memasak.
•
•
Beberapa saat kemudian. Han Zhao telah menyelesaikan sup teratai buatan nya. Bahkan aroma dari sup teratai itu dapat tercium hingga keluar dari dapur.
Karna ia telah selesai dengan sup nya. Han Zhao segera pergi membawa sup teratai nya menuju ke kamar sang kaisar Haocun Li.
*Tokk....Tok...Tok*
Setelah sampai di depan kamar kaisar Haocun Li. Han Zhao mengetuk pelan pintu nya. Dan menunggu sahutan dari dalam kamar.
"Fang Yin??" panggil kaisar Haocun Li dari dalam kamar nya.
"Iya, Yang mulia" sahut Han Zhao tanpa membuka pintu kamar kaisar Haocun Li.
"Masuklah...Kau tak perlu mengetuk pintu terlebih dahulu" ucap kaisar Haocun Li, meminta gadis yang berdiri di depan pintu kamar nya untuk masuk.
"..." tanpa menjawab. Dengan perlahan, Han Zhao mulai membuka pintu kamar kaisar Haocun Li.
Setelah pintu terbuka lebar. Han Zhao dapat melihat kaisar Haocun Li tengah terduduk di atas ranjang nya. Ia terlihat begitu lemas. Memang nya apa yang telah ia lakukan semalam??
__ADS_1
Meski penasaran. Han Zhao dengan ekspresi sopan nya, mencoba menghampiri ranjang kaisar. Di sisi lain, dalam tatapan kaisar Haocun Li hanya lah sosok gadis cantik yang mengenakan gaun hanfu berwana putih, dengan corak kembang di bagian jubah nya.
"Yang mulia.. Dalam kondisi mu yang seperti ini, sebaiknya jangan terlalu lelah dalam melakukan tugas mu" ucap Han Zhao sembari meletakan nampan berisi masuk sup teratai yang ia bawa.
"Kau ini bicara seolah olah sedang menasihati anak mu" ledek kaisar Haocun Li dengan tawa kecil nya.
Mendengar ledekan dari kaisar Haocun Li, membuat Han Zhao sedikit tersipu malu. Bahkan ia hanya bisa menggelengkan pelan kepala nya. "Bukan seperti maksud ku, Yang mulia" elak nya sembari menyerahkan mangkuk sup nya pada kaisar Haocun Li.
Kaisar Haocun Li meraih mangkuk sup pemberian Han Zhao, lalu menaruh nya di atas pangkuan nya. "Haha..baiklah." ucap nya sembari tertawa kecil.
Setelah selesai bicara, kaisar Haocun Li mengangkat mangkuk sup nya. Lalu menyeruput pelan kuah sup hangat nya.
"Eummm... Rasa nya tidak berubah, Ini benar benar sangat enak. Dari mana kau belajar memasak sup ini??" tanya kaisar Haocun Li.
"Ibu ku yang mengajari nya" jawab Han Zhao.
Han Zhao tertegun saat mendengar pertanyaan kaisar Haocun Li, ia sempat terdiam sejenak. Kepala nya memikirkan jawaban apa yang pas untuk situasi seperti ini. "Egghh- Ibu ku sedang terlalu sibuk. Mungkin di lain waktu di akan berkunjung kemari" ucap nya dengan nada sedikit ragu. Namun hal ini tak membuat kaisar Haocun Li mencurigai nya.
Beberapa saat kemudian tiba tiba reaksi yang di tunjukan kaisar Haocun Li berubah. Ia seperti tengah terkejut. Ha?? Ada apa??
Disisi lain, Han Zhao yang menyadari reaksi kaisar Haocun Li membuat diri nya mengubah cara ia menatap ke arah sang kaisar di depan nya. Berawal dengan tatapan lembut dan penuh kasih sayang. Kini berubah menjadi tatapan datar penuh dengan ketenangan dalam aura kegelapan.
"Egghhh- Ada apa ini??" rintih kaisar Haocun Li sembari memegangi perut nya yang terus merasakan sakit.
"Ada apa, Yang mulia?? Apa kau baik baik saja??" tanya Han Zhao yang sedikit menaiki salah satu alis nya.
__ADS_1
"T-Tidak!! Ini menyakitkan.. Ada apa dengan tubuh ku??!" tanya kaisar Haocun Li sembari berusaha bangun dari ranjang nya.
Sementara itu, Han Zhao hanya tetap terdiam dan terus melihat berbagai reaksi yang di tunjukan oleh tubuh sang kaisar Haocun Li. "...."
*Brukkkk*
Saat kaki nya berusaha untuk mengangkat tubuh nya tuk berdiri, rasanya sangat rapuh bahkan ia tak mampu untuk berdiri tanpa bantuan apa pun.
'Mengapa seperti ini?? Apa yang terjadi pada ku??' gumam Kaisar Haocun Li yang terduduk di hadapan sang gadis yang tetap berdiri di dekat nya.
"Bangun lah!!" pinta Han Zhao dengan suara datar nya. Hingga membuat sang kaisar yang tengah sibuk menahan rasa sakit di tubuh nya, dengan sepontan ia menoleh ke arah gadis bergaun putih di sebelah nya.
"Eghh-??" kepala nya hanya menoleh, Namun tubuh nya masih tak kuat untuk bangun dari duduk nya.
"Kau tak akan mati hanya karna meminum racun bukan??" ucap Han Zhao yang kini membuat kaisar Haocun Li terkejut tak percaya.
"A-Apa maksud mu?? Racun?" tanya kaisar Haocun Li.
"Apakah ucapan ku sulit tuk di mengerti??" mendengar pertanyaan kaisar Haocun Li, malah membuat Han Zhao bertanya balik pada nya.
"..." Kaisar Haocun Li terdiam. Ia masih tak percaya dengan apa dilakukan sang selir padanya. Ditambah lagi, tubuh nya saat ini sudah tak terasa lagi aura dari energi spiritual milik nya.
"Biar ku jelaskan!! Apa saja yang ku masukan ke dalam sup buatan ku."
"...."
__ADS_1
"Kau tak perlu menjawab ataupun menanggapi ucapan ku. Cukup dengarkan dan simak apa saja akibat nya" ucap Han Zhao dengan smirk tajam di wajah nya.