
Malam ini adalah malam dimana kaisar Haocun Li memilih salah satu dari 10 gadis yang telah ia konfirmasi sebelum nya. Malam ini, kuil Kediaman Li di penuhi dengan banyak nya penduduk yang berkunjung untuk melihat para gadis yang datang dengan menggunakan hanfu merah yang biasa di gunakan untuk pernikahan.
Kaisar Haocun Li duduk di kursi tahta nya, sembari melihat 10 orang gadis berjalan masuk ke dalam kuil nya. Mereka menggunakan hanfu dengan berbagai motif pada jubah nya, hiasan yang berada di kepala nya juga tak kalah indah dengan hanfu yang mereka gunakan saat ini.
"Yang mulia izin kan hamba memperkenalkan satu satu nama dari gadis yang hadir malam ini" kata penasehat meminta izin pada sang kaisar.
"Lakukan"
Setelah mendapat kan izin dari sang kaisar, penasehat segera turun kebawah, dimana para gadis berdiri dan menghadap ke arah sang kaisar di depan nya.
"Lou Qi, Gadis sulung berusia 25 tahun, berasal dari keluarga kediaman Qi" ucap sang penasehat memperkenalkan gadis urutan pertama.
"Lanjutkan"
"Bao Yu, Putri kedua berusia 24 tahun, berasal dari keluarga kediaman Yu"
"...."
"Chan Juan, berusia 26 tahun, berasal dari keluarga kediaman Juan"
"Li Wei, berusia 25 tahun, berasal dari kota kediaman Wei"
__ADS_1
"Lian Cang, berusia 25 tahun, berasal dari keluarga kediaman Cang"
"Liu Mei, berusia 26 tahun, berasal dari keluarga kediaman Mei"
"XueMei, berusia 25 tahun, berasal dari kota kediaman Mei"
"Li Hua, berusia 25 tahun, berasal dari keluarga kediaman Hua"
"Ming Na, berusia 27 tahun, berasal dari keluarga kediaman Na"
"Fang Yin, berusia 22 tahun, berasal dari kota kediaman Yin-
"Tunggu" Haocun Li, menyela ucapan penasehat nya yang sedang memperkenalkan nama para gadis.
Kaisar Haocun Li bangun dari kursi tahta nya lalu membalikan arah tubuh nya "Gadis bernama Fang Yin, antar dia ke halaman belakang kuil kediaman Li, aku akan menunggu nya disana" ucap kaisar Haocun Li sembari berjalan meninggalkan aula pesta perayaan.
"Di-Dimengerti, Yang Mulia" sahut penasehat sembari membungkukan badan nya.
Seluruh penduduk kota yang hadir di aula kediaman Li, di buat terheran saat mendengar kaisar Haocun Li dengan cepat memilih salah seorang gadis di antara 10 yang hadir di sana.
"Gadis bernama Fang Yin bukan kah dia terlalu muda untuk menjadi seorang selir??"
__ADS_1
"Tidak salah, Gadis itu memang terlihat begitu cantik"
"Bukan kah gadis itu berusia 22 tahun??"
"Ahgg gadis itu manis sekali, Apa tidak salah?? Dia berniat menjadi selir seorang kaisar yang kini berusia 41 tahun"
"Kalau tidak salah, Seperti nya gadis itu kita pernah bertemu sebelum nya" ..... "Bukan kah itu gadis yang ada di pasar saat itu??" ....."Ahh, Anda benar, Saya baru saja mengingat nya, dia benar benar terlihat cantik saat mengenakan hanfu itu"
Beberapa penduduk mulai bertanya-tanya satu sama lain, Rasa Kagum dan Rasa kebingungan mulai tercapur aduk di dalam kepala mereka, manik mata sampai tak berkedip saat melihat gadis bersurai putih dengan hanfu merah nya, mulai berjalan mengikuti penasehat kaisar Haocun Li yang keluar dari aula kediaman Li.
Namun di saat saat seperti ini, hawa yang ada di sekitar aula kediaman Li mulai berganti, hembusan angin yang tertiup di udara menjadi cukup terasa aneh, Pikiran serta Mata para penduduk kota yang berada di aula mulai menoleh ke sana kemari, bertanya-tanya satu sama lain, hingga memandang satu sama lain.
Mengapa suasana di aula kini menjadi suram, dan begitu menyeramkan setelah gadis bersurai putih itu berjalan meninggalkan aula??
Disisi lain, kota kediaman Li kini menjadi kosong, semua penduduk kota sedang berada di kuil kediaman Li. Seorang anak laki laki berjubah hitam berjalan menelurusi panjang nya jalan di kota kediaman Li, Dia terlihat begitu lusuh, pakaian serta jubah yang ia gunakan untuk menutupi wajah serta tubuh nya juga begitu usang dan terlihat tidak layak lagi tuk di gunakan.
Anak laki laki itu berjalan melewati banyak nya rumah penduduk, ia berjalan seperti tidak tahu arah tujuan nya, hal itu justru akan membuat kecurigaan besar jika ada penduduk kota kediaman Li yang melihat nya.
*Streeeeettt...srekkkk...srekk*
Anak laki laki itu mengeluarkan pedang yang ia bawa, lalu menyeret nya ke tanah, entah apa yang sedang ia lakukan, Namun anak laki laki itu benar benar memiliki kebranian yang cukup besar, dia mampu melakukan hal seperti itu di tengah tengah kota.
__ADS_1
Terus menerus berjalan sembari menyeret pedang nya... Ia berjalan seperti sedang membentuk lambang di atas tanah nya. Aura energi spiritual hitam mulai terasa di sekitar kota, Namun anak laki laki itu tetap tidak menghentikan langkah nya dan terus membuat lambang di atas tanah.
"Sungguh malam yang menyenangkan bukan??.. Aku hanya ingin bermain main sebentar saja" smirk licik mulai terukir di wajah anak laki laki itu, ia mulai mempercepat langkah nya, dan akan segera menyelesaikan lambang yang sedang ia gambar.