Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat

Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat
#37. Kepanikan terbesar Han Zhao.


__ADS_3

Han Zhao kembali ke kamar nya, dan duduk di atas ranjang nya, ia berfikir sejenak sembari mengikat surai putih panjang nya, yang masih terurai.


'Bagaimana bisa kaisar Haocun Li, dapat menemukan ku disini??' gumam nya sembari mengencangkan tali pengikat surai nya.


Han Zhao terus melamun di atas ranjang nya, ia benar benar kehabisan cara untuk menghindar lebih jauh dari keluarga Li yang terus saja menemukan keberadaan diri nya.


*Tokk....Tok..*


Suara pintu kuil terketuk pelan, dan menyadarkan Han Zhao yang sedang melamun.


"Apakah Longfei sudah pulang?? Lalu mengapa dia mengetuk pintu??" tanya Han Zhao sembari berjalan keluar dari kamar nya dan menghampiri pintu yang masih terketuk dari luar.


"Tunggu" seru Han Zhao sembari membuka pintu nya.


"...."


Han Zhao terdiam saat melihat seseorang duduk di depan pintu nya, dengan tubuh yang penuh dengan lumuran darah. Han Zhao terpana dengan apa yang ia lihat, manik mata nya terbuka lebar, hingga ia tak mampu mengedipkan nya.


Beberapa detik kemudian Han Zhao tersadar, lalu membantu orang itu, Han Zhao benar benar tak bisa memalingkan pandangan nya, ia ingin sekali tahu siapa yang sedang ia bantu ini, tubuh nya benar benar lemah, Han Zhao sendiri, tidak bisa merasakan ada nya energi spiritual yang mengalir di tubuh orang ini.

__ADS_1


Han Zhao pergi ke tempat pemandian, lalu membaringkan orang itu di tepi kolam, Han Zhao masuk ke dalam kolam pemandian, lalu mulai membilas tubuh orang itu, yang penuh dengan darah.


'Luka separah ini?? Memang nya, dia habis melakukan apa??' tanya Han Zhao yang khawatir.


Saat seluruh tubuh orang itu telah terbilas bersih hingga noda darah tak terlihat lagi, Han Zhao berpindah untuk membersihkan wajah nya, ia keluar dari kolam, lalu duduk di sebelah orang itu, yang masih terbaring tak sadarkan diri.


"Dia benar benar membuat ku sangat cemas" kata Han Zhao sembari menyeka pelan wajah nya.


"..."


Momen tak terduga, Han Zhao berhenti membilas wajah orang itu, setelah ia tau bahwa, yang saat ini terbaring lemas adalah seseorang yang Han Zhao kenal.


"....."


"....."


Karna Han Zhao merasa khawatir, ia membawa Chyou Chen kembali ke kamarnya, di sana, Chyou Chen di baringkan di atas ranjang milik Han Zhao, lalu tubuh nya terselimuti oleh selimut putih yang hangat.


"Apakah dia masih hidup??" tanya Han Zhao sembari mengalirkan energi spiritual nya pada Chyou Chen.

__ADS_1


'Tubuh nya terbaring lemas, energi spiritual nya terkuras habis, wajah nya memucat. bahkan detak jantungnya juga tak stabil, Apa yang sebenarnya terjadi??' tanya Han Zhao yang kini batin nya cemas tak karuan.


"Hong Li,..."


"Gegee...Aku pulang" seru Longfei yang baru saja pulang dan memasuki aula kuil nya.


Han Zhao tersentak memanik, ia takut kalau Longfei, akan marah, jika ada seseorang yang mengetahui keberadaan kuil nya, Belum lagi, jika Longfei tahu bahwa yang datang adalah Chyou Chen, ia pasti sangat marah, karna dari awal, Longfei memang tidak menyukai Chyou Chen yang tidak memiliki hati. Han Zhao menoleh ke sana kemari, mencari tempat yang tepat untuk menyembunyikan Chyou Chen yang masih terbaring lemas itu.


'Bagaimana ini....' gumam Han Zhao sembari mindahkan tubuh Chyou Chen dengan pelan.






"Gegee..."

__ADS_1


"Apakah kau sedang beristirahat??" tanya Longfei yang kini berdiri di depan pintu kamar Han Zhao.


__ADS_2