Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat

Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat
#90. Kebenaran yang terungkap.


__ADS_3

Mendengar ucapan Han Zhao membuat leluhur Guan Li sedikit tertegun. Bahkan suasana di sana perlahan mulai merubah suram, entah apa yang telah terjadi di sana. Namun rasa nya, sangat aneh.


Melihat leluhur Guan Li terdiam, membuat Han Zhao menaruh tangan kecil nya di atas punggung tangan leluhur Guan Li, seolah ia tengah meyakinkan sesuatu pada leluhur Guan Li saat ini.


Han Zhao mengangguk pelan "Tak perlu khawatir, Hong Li tak kan membenci mu. Beritahu pada nya yang sebenarnya terjadi, Dan berhentilah menutupi sebagaian cerita. Terutama tentang ibu kandung nya, dewi Annchi" kata Han Zhao, yang lagi lagi membuat leluhur Guan Li terdiam tak berkutik. Bagaimana bisa lelaki di depan nya ini mengetahui tentang permaisuri nya ( Dewi Annchi ).


"...." hanya ada kesunyian di sana. Semua tampak terlihat sangat canggung satu sama lain. Bahkan Hong Li saja tidak berani menghentikan Han Zhao yang terus membujuk leluhur Guan Li.


Karna tak kunjung mendapat sahutan. Han Zhao menggeser manik mata nya ke atas telapak tangan nya. Kau tahu, rasa nya sangat menegangkan saat melihat serpihan cahaya kecil mulai berterbangan keluar dari telapak tangan nya. Bahkan Han Zhao sendiri hanya bisa mengepalkan tangan nya, menutupi apa yang keluar dari telapak tangan nya ini.


'Sebentar lagi??' gumam Han Zhao mencoba menahan tubuh nya yang terasa aneh.


Setelah terdiam beberapa saat, Leluhur Guan Li mulai mengambil nafas panjang nya, perlahan ia mencoba membuka mulut nya. Walau tatapan nya terlihat tidak begitu yakin dengan tindakan nya ini.


Melihat tingkah leluhur Guan Li yang begitu linglung membuat Han Zhao menggelengkan pelan kepala nya sembari tersenyum kecil. "Apa kau butuh bantuan ku yang mulia?" tanya Han Zhao dengan nada sopan nya.


Leluhur Guan Li menggelengkan kepala nya. "Tidak perlu, aku bisa mengatakan nya sendiri" sahut leluhur Guan Li menolak bantuan yang di tawarkan oleh Han Zhao.


Han Zhao hanya mengangguk pelan sebagai sahutan dri ucapan leluhur Guan Li pada nya. "....."


"27 tahun yang lalu, tepat dimana hari pernikahan ku dengan ibu mu, dewi Ancchi. Saat itu kami tinggal di pinggiran kota kediaman Li. Setelah beberapa bulan kemudian dewi Annchi menangandung anak pertama kami. Seiring waktu nya berjalan, semua tampak baik baik saja. Bahkan sampai hari di mana kelahiran mu, juga semua baik baik saja" leluhur Guan Li mulai bercerita tentang 27 tahun yang lalu.


"...." Jing Li, Longfei, Hong Li, Zhunting Wei, dan Xion Wei terdiam fokus mendengarkan apa yang di ceritakan oleh leluhur Guan Li.


Leluhur Guan Li melanjutkan "Sampai suatu hari,tiba tiba terjadi pertarungan besar di hutan gunung Lou Ying. Beberapa penduduk berlarian menyelamatkan diri dengan pergi meninggalkan kota kediaman Li. Namun entah mengapa, saat itu dewi Annchi sedang tidak ada di rumah, itu lah mengapa aku membawa Hong Li pergi bersama ku tanpa dewi Annchi"

__ADS_1


Han Zhao ingat moment ini, ini adalah kisah yang di tunjukan gua keadilan saat itu. 'Kemana pergi nya dewi Annchi??Apakah saat itu ia sedang di panggil oleh para dewa?' batin Han Zhao mulai bertanya-tanya.


"Setelah berjalan cukup jauh, tiba tiba saja kaisar Haocun Li datang dan berdiri tepat di hadapan ku dan juga Hong Li"


Kali ini, Han Zhao bangun dari posisi duduk nya secara tiba tiba, ia berdiri dan hendak akan pergi. Namun hal itu di halang oleh Chyou Chen yang sedang menahan salah satu tangan Han Zhao.


"Mau pergi kemana kau?" tanya Chyou Chen dengan nada datar nya, Namun ia tak melepaskan genggaman nya pada lelaki di depan nya ini.


Tindakan Chyou Chen yang tiba tiba, membuat pandangan orang di sekitar nya teralihkan. Mereka jaga menatap ke arah lelaki yang tengah berdiri itu. ( Han Zhao )


"Aku membenci hal yang akan terjadi selanjutnya, aku tak ingin dengar!! Jadi biarkan aku pergi" seru Han Zhao sembari mengalihkan pandangan nya. Ia mencoba menyembunyikan ekspresi marah nya.


"Kalau begitu kita bisa lompat bagian ini nya saja, kau pasti juga ingin tahu hal lain nya bukan??" ucap Hong Li dengan nada halus nya. Seolah ia mencoba ikut menghadang Han Zhao yang akan pergi itu.


"Kalau begitu, kau saja yang katakan, secara ringkas. Bagaimana kejadian setelah ini" ucap Hong Li lagi.


Mendengar hal itu, Han Zhao melirikan tatapan nya pada leluhur Guan Li. Yaa, respon yang Han Zhao dapatkan hanya sebuah anggukan kecil. "Tak apa, Lanjutkan" Ucap Leluhur Guan Li.


Han Zhao menghela nafas nya panjang lalu mulai berbicara. "Kau di rampas secara paksa oleh kaisar Haocun Li" jawab Han Zhao sembari menahan rasa kesal di hati nya. Hingga jawaban Han Zhao membuat Hong Li dan yang lain nya tertegun.


"Dulu juga sebenarnya putra pertama kaisar Huai Chen, adalah bagian keluarga dari sekte Li. Namun karna terjadi pemutusan aliran energi spiritual nya, hal itu membuat indetitas serta energi spiritual milik nya berbeda dengan energi spiritual sekte Li lain nya" jelas Han Zhao.


Mendengar ucapan Han Zhao, lagi lagi membuat beberapa orang yang mendengarnya jadi terdiam tak berkutik "...."


"Xuan Yi berkata pada ku, bahwa sejak kau masih berusia 1 tahun, permaisuri Jiao Li sangat menyanyangi mu, Hal itu membuat Xuan Li cemburu dan membenci diri mu. Di tambah lagi dengan rumor yang terus beredar tentang leluhur yang baru saja menduduki kursi tingkat dewa pertama"

__ADS_1


"....."


"Ada banyak hal yang tersebunyi di balik kerajaan sekte Li. Entah dari energi spiritual, atau pun batu giok ungu yang berasal khusus untuk sekte Li."


"Cukupp!!! Sampai sini saja yang mulia. Kau telah berhasil mengungkapkan rahasia ini sekitar 98% nya." sela Longfei di tengah penjelasan Han Zhao.


Han Zhao kebingungan saat mendengar ucapan Longfei pada nya "98%?? Apa maksud mu?" tanya nya dengan raut kebingungan.


"Semua rahasia dari sekte Li kini dalam genggaman mu. Karna kau berhasil mengungkapkan hal yang hampir mustahil di ketahui oleh orang lain. Itu lah mengapa kini kau berdiri di pihak musuh dari sekte Li, yang mulia" lanjut Longfei dengan nada aneh nya. Hingga membuat beberapa orang di sana tercengang saat menatap nya.


Han Zhao mengerutkan kening nya, Dan menatap tajam ke arah sosok lelaki yang berdiri tepat di hadapan nya "Apa maksud mu?!Aku ini berpihak pada sekte Li, bukan berpihak pada musuh sekte li." bentak Han Zhao yang terbawa suasana panas.


Longfei tersenyum kecil, lalu mengulurkan tangan nya pada lelaki yang berdiri tak jauh dari nya. "Apakah kau butuh penjelasan serta bimbingan untuk hal seperti ini yang mulia??" ucap nya sembari menunjukan smirk di wajah nya.


*plakkkk*


Sebelum tangan nya di raih oleh Han Zhao, Longfei dikejutkan dengan pedang yang tersentuh ke tangan nya. Pedang itu milik lelaki yang tiba tiba saja ikut berdiri tak jauh dari nya, ia tengah menatap lurus ke arah diri nya.


"Singkirkan tangan mu dari nya" ucap Chyou Chen dengan tatapan tajam nya.


Melihat pedang yang tersentuh ke atas telapak tangan nya, seolah pedang itu tengah menghadang niat nya. Membuat Longfei melirik sekilas ke arah Chyou Chen, lalu menggeser kembali bola mata nya, menatap ke arah lelaki yang berdiri agak dekat dengan nya ini. "Ikut dengan ku, ada beberapa hal yang ingin ku katakan pada mu. Sebelum kau menyesal karna menolak untuk berbicara dengan ku" ucap Longfei sembari berjalan memisahkan diri dari kerumungan itu.


Yaa, hanya ada tatapan kebingungan di kerumungan itu, sedangkan Han Zhao yang tak memiliki pilihan lain. Ia hanya bisa berjalan perlahan mengikuti lelaki berhanfu hitam yang berjalan tepat di depan nya itu.


Disisi lain, tatapan Chyou Chen tak lepas dari punggung lelaki bersurai hitam pendek itu, rasa nya seperti ingin marah. Tapi, kenapa?? Apakah ada yang salah?

__ADS_1


__ADS_2