
(Next day)
Siang ini hembusan angin yang tertiup di udara terasa cukup dingin, entah karna Gua keadilan itu terletak di dekat sungai atau bagaimana, yang jelas siang ini adalah siang yang begitu dingin di banding siang di hari sebelum nya.
Han Zhao tengah duduk sembari membersihkan pedang putih milik Hong Li dengan air, sedangkan dewi Annchi terus memperhatikan Han Zhao dari kejauhan yang sampai saat ini belum mengganti hanfu merah nya.
'Mengapa aku terus memikirkan hal yang tidak tidak tentang nya, Ini terasa sangat aneh, Namun... Apa yang ku rasakan saat ini adalah benar?? Sosok pendekar yang terkenal dengan memiliki hati malaikat, kini memakai hanfu berwarna merah, yang seharus nya menjadi warna ketakutan nya?? Bukan kah itu sangat mencurigakan??' gumam dewi Annchi yang terus memperhatikan Han Zhao dari kejauhan.
"....." Han Zhao hanya memperhatikan dewi Annchi yang tak berhenti menatap nya dengan tatapan aneh. Rasa nya seperti di tikam dari belakang, panas...
"Hong Li..." panggil Dewi Annchi menyadarkan Han Zhao dari lamunan nya.
"Eumm, iya Dewiii??" Han Zhao merespon panggilan dewi Annchi namun tidak menoleh ke arah Dewi Annchi.
"Ini memang tidak masuk akal, Namun aku harus memastikan nya, Apa itu benar atau tidak" kata dewi Annchi dengan ragu.
"Katakan saja... Apa yang ingin anda tanyakan??"
__ADS_1
"Hhmmm"
"...???..." Han Zhao terheran, ia menolehkan kepala nya, melihat ke arah dewi Annchi, Han Zhao benar benar kebingungan dengan apa yang di katakan oleh dewi Annchi.
"Sejak kapan kau mulai menyukai hanfu berwarna merah??" dewi Annchi mulai bertanya pada Han Zhao, membuat nya makin tak berani menatap ke arah Han Zhao
"Uhh??"
"Semua orang begitu mengenali mu sejak diri mu masih kecil.....Dunia mu akan hanya ada warna putih, Namun...."
"Apakah anda mencurigai ku, Dewi??" Han Zhao menyela ucapan dewi Annchi yang belum selesai.
"Lalu??"
"A-aku hanya memastikan nya saja, Hong Li.... Itukah diri mu??"
"Aku tak butuh jawaban dari mu.." Han Zhao bangun dari duduk nya, lalu berjalan ke arah dewi Annchi yang berdiri tak jauh dari nya.
__ADS_1
"Hah??!!"
"Jika anda bertanya siapa diri ku, Maka akan ku jawab, aku adalah Hong Li, putra kedua kediaman Li.. Namun jika anda bertanya siapa jiwa ku, Maka aku akan menjawab, jiwa ku adalah putra pertama dari keluarga Yin, Han Zhao Yin itulah nama ku"
"...." Dewi Annchi sempat terkejut saat mengetahui hal ini, ia hanya terdiam, dan tak menjawab apa pun yang di katakan Han Zhao.
"...."
"Aku akan pergi sebentar, ada hal yang ingin aku lakukan, makanan sudah siap, Dewi makan lah duluan, tak perlu menunggu sampai aku kembali" kata Han Zhao sembari berjalan keluar dari gua.
"......"
Disisi lain, Dewi Annchi masih terdiam diri, sekujur tubuh nya bergetar pelan, kedua tangan nya terkepal kuat, menahan rasa kesal di hati nya.
'Ha-Han Zhao? Putra pertama keluarga Yin? Lalu?? Dimana Hong Li??' gumam Dewi Annchi dalam diam nya.
Rasa suram kini menyelimuti gua, hawa aneh benar benar terasa disana, Han Zhao kini tak lagi dalam identitas palsu nya, hampir sebagian kecil, telah mengetahui nama sebenarnya..
__ADS_1
Tertuma putra pertama kediaman Chen.....Chyou Chen