Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat

Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat
#60. Perayaan di bawah lentera merah.


__ADS_3

Kuil kediaman Li kini telah di penuhi banyak orang, setelah beberapa saat lalu melakukan pencarian selir kaisar Haocun Li yang menghilang, Tak lain selir itu adalah Fang Yin, gadis berusia 22 tahun.


Beberapa orang dari sekte lain berkumpul di aula, serta kaisar tertinggi dari sekte itu pun juga ikut hadir di malam ini. Ribuan lentera berwarna merah di terbangkan ke udara, lentera itu melayang di udara hingga membuat langit malam terlihat begitu indah.


Tak berapa lama kemudian, semua manik mata di buat tertuju saat melihat seorang gadis bersurai putih, mengenakan hanfu berwarna putih bercampur dengan biru samar, sedang berjalan memasuki aula kediaman Li, gadis itu di kenal sebagai permaisuri kediaman Yi, sekaligus putri dari sang kaisar Haocun Li. Nama nya Xuan Yi.


Disisi lain, Han Zhao yang tengah duduk di kursi yang berseblahan dengan kaisar Haocun Li, membuat diri nya terus memandang ke arah gadis yang tengah berjalan itu.


'Bersikap anggun di depan banyak orang, setelah 22 tahun yang lalu, menikam sadis adik laki laki mu sendiri??' gumam Han Zhao tanpa merubah arah pandangan nya.


Sungguh suasana yang membuat perasaan Han Zhao jauh semakin panas, ia menurunkan tatapan menjadi sangat datar, serta aura tubuh nya juga mulai berubah. Bahkan beberapa orang di aula menyadari bahwa selir dari kaisar Haocun Li, tidak lagi menunjukkan senyum di wajah nya.


Semua pandangan sebagian orang di aula hanya menatap gadis yang tengah terduduk di kursi yang berseblahan dengan sang kaisar, dengan posisi kaki yang menyilang serta tatapan bagai sosok iblis yang sedang menunggu mangsa selanjut nya.


Tak lama kemudian, gadis yang bernama Xuan Yi duduk di kursi yang bersebelahan dengan pria, atau bisa di katakan sebagai kaisar selanjut nya di kerajaan kediaman Yi. Pria ini bernama Liang Yi, dia adalah putra pertama kaisar Shen Yi sekaligus suami dari gadis bernama Xuan Yi ini.


Kaisar Haocun Li sadar akan selir nya yang terus terdiam seperti menggumamkan sesuatu di dalam pikiran nya, itu membuat kaisar Haocun Li merasa sedikit khawatir. "Fang Yin, Ada apa??" panggil kaisar Haocun Li sembari menaruh tangan besar nya di atas punggung tangan Han Zhao yang berada di atas pangkuan nya.


Terasa tangan nya tersentuh, Han Zhao seketika sadar dari lamunan nya, lalu menoleh ke arah kaisar Haocun Li di sebelah nya. "Tidak apa, Yang mulia" sahut nya sambil tersenyum kecil, lalu mengubah kembali raut wajah nya.


"Jika anda merasa tidak nyaman berada disini, aku akan membawa mu berkeliling di kota kediaman Li" ucap kaisar Haocun Li sembari mengangkat tangan nya dari atas punggung tangan Han Zhao.


Mendengar hal itu, Han Zhao menggelengkan pelan kepala nya, tak lupa ia juga memasang senyum paksa di wajah nya agar diri nya terlihat seolah baik baik saja. "Tidak apa Yang mulia, saya baik baik saja ko, perayaan ini terlihat begitu indah, Anda tidak perlu mencemaskan ku" sahut nya sembari mengangguk pelan.


Melihat respon yang di tunjukan Han Zhao membuat kaisar Haocun Li menganggukan pelan kepala nya, ia tidak bermaksud untuk memaksa Han Zhao pergi berkeliling di kota kediaman Li bersama dengan nya.

__ADS_1


Setelah berbincang sebentar dengan Han Zhao, kaisar Haocun Li mengubah kembali arah pandangan nya, menuju ke arah aula besar di depan nya.


Sementar itu, Han Zhao duduk di kursi nya sambil menahan rasa geli dan risih di tubuh nya. Ahh ya ampun. Lagi pula, siapa si yang tidak geli jika seseorang berbicara dengan mu, lalu mengajak diri mu pergi berkeliling bersama nya. Belum lagi jika kepala mu terus memikirkan tentang malam pertama. Ahhhh...rasa nya seperti ingin muntah. Itu sangat menjijikan jika harus terus di pikirkan.


'Kepala ku penuh dengan semua hal menjijikan!!' batin Han Zhao yang terus bergerumuh , ia terdiam sembari menompang kepala nya.


Di selang beberapa saat kemudian, tiba tiba seseorang menepuk pelan lengan Han Zhao dari belakang.


Saat Han Zhao menolehkan kepala nya, untuk melihat siapa yang menyentuh lengan nya, pandangan nya hampir di buat terpaku, saat melihat gadis bersurai putih berdiri persis di kursi belakang nya.


"Ibundaa..." panggil gadis itu dengan senyum manis di wajah nya.


Han Zhao "A-Ada apa??" sahut Han Zhao dengan nada datar nya, karna ia malas jika harus berbicara dengan gadis itu.


"Tidak perlu, Saya baik baik saja ko" jawab Han Zhao sembari berusaha menunjukan senyum paksa nya.


"Ta-tapi, ibunda kau terlihat begitu canggung??"


Mendengar hal itu, kaisar Haocun Li menolehkan kepala nya ke arah kedua gadis yang tengah berbicara di sebelah nya ini.


"Yang putri ku katakan itu benar, Kau terlihat begitu canggung, Ada apa??" tanya kaisar Haocun Li dengan ekspresi cemas nya.


Han Zhao tertunduk, ia kebingungan harus menjawab apa, Namun rasa nya ia ingin sekali mencari udara segar terlebih dahulu "...."


"Fang Yin...." panggil kaisar Haocun Li dengan suara pelan nya.

__ADS_1


"..." Merasa nama nya terpanggil, Han Zhao hanya melirikan bola mata nya, Namun tak mengangkat kepala nya, dan terus menunduk, menutupi wajah nya yang terlihat cantik.


"Mungkin kau butuh waktu sendiri saat ini??" tanya kaisar Haocun Li, hingga membuat Han Zhao mengangkat kepala nya.


"....."


"Jika anda merasa sedikit canggung, kau boleh pergi sebentar mencari angin, untuk meredakan rasa canggung mu itu"


"....." Disetiap ucapan kaisar Haocun Li, Han Zhao hanya memilih diam, dan tak menjawab apapun yang di ucapkan kaisar Haocun Li pada nya.


Sementara itu, di lain sisi, kaisar Haocun Li dan Putri nya Xuan Yi, di buat terdiam, sejujurnya kaisar Haocun Li begitu mengkhawatirkan perasaan Fang Yin, di usia nya yang begitu muda, Pasti akan sangat sulit jika menghadapi rasa canggung sebesar ini.


Di selang beberapa detik kemudian, Tiba-tiba Han Zhao merasa tubuh nya sangat panas, sesuatu telah berputar putar di dalam tubuhnya.


"Ya-Yang mulia" panggil Han Zhao dengan suara pelan nya, karna ia sedang menahan rasa sakit di tubuh nya.


Mendengar Gadis di depan nya mulai membuka mulut nya, membuat kaisar Haocun Li menatap lembut gadis di depan nya "Ada apa, Fang Yin?? Apa kau baik baik saja??" tanya kaisar Haocun Li dengan perasaan yang cemas.


"Ya-Yang mulia, Maafkan saya, Saya izin undur diri" ucap Fang Yin sembari bangun dari kursi nya dan beranjak pergi.


Melihat hal itu terjadi, membuat kaisar Haocun Li dan Xuan Yi terkejut heran.. Pandangan kaisar Haocun Li tak lepas dari punggung gadis yang menggunakan hanfu merah itu.


"Fang Yin...ada apa??" panggil kaisar Haocun Li yang kini telah bangun dari kursi tahta nya.


"A-Aku akan segera kembali Yang mulia. Anda tidak perlu mengkhawatirkan ku" sahut Han Zhao tanpa menolehkan kepala nya.

__ADS_1


__ADS_2