Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat

Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat
#81. Dia datang menolong ku??


__ADS_3

*Fushhhhhh*


Suara angin yang di hasilkan dari lesatan cepat beberapa pendekar terdengar begitu jelas. Terlihat seorang pendekar berhanfu putih tengah dikejar beberapa pendekar lain nya yang menggunakan hanfu berwarna gelap.


"Tuan muda kedua Li, Berhenti di sana!!!" seru salah seorang pendekar berhanfu gelap.


Namun disisi lain, Han Zhao sama sekali tak mempedulikan hal itu, bagi nya di kejar dengan banyak orang seperti ini lebih menyenangkan di banding melakukan kejahatan secara diam diam seperti yang ia lakukan beberapa tahun ini.


'Ohh ya ampun, hal seperti ini mengingatkan ku pada Chyou Chen saat itu.' gumam Han Zhao di sela lesatan nya.


Moment seperti ini terakhir kali terjadi adalah saat dimana Hong Li pergi ke dalam hutan gunung Lou Ying dan di ikuti oleh Jing Li dan juga beberapa pengawal kerajaan Li.


Entahlah....Rasa nya jauh lebih melegakan setelah menyelesaikan begitu banyak tugas di dunia kultivasi ini.




Han Zhao yang terus di kejar tanpa henti oleh pengawal kediaman Li, membuat diri nya mendapat sebuah ide yang jauh lebih licik, Namun ia masih merasa sedikit ragu, ia takut Hong Li akan kesulitan jika harus nenanggung beban di saat ia kembali nanti.

__ADS_1


Yaa, walau rasa ragu menyelimuti pikiran serta perasaan Han Zhao, ia tetap mengambil apa yang telah di putuskan kepala nya.


Karna hal itu. Han Zhao bergegas mengubah arah lesatan nya, menuju ke arah kota kediaman Li, Namun saat Han Zhao mengubah arah lesatan nya,hal itu membuat beberapa pendekar yang mengejarnya terheran dan kebingungan.


Setiba nya di kota kediaman Li. Han Zhao langsung mendarat kan pedang nya ke tanah, dan menunggu para pendekar pengawal kerajaan Li tiba di sana.


Posisi Han Zhao saat ini adalah pusat kota pasar kota kediaman Li, lebih tepat nya, tempat dimana ia membuat sebuah lambang ledakan sekitar 2 tahun yang lalu. Bahkan ia masih dapat mengingat jelas kejadian saat itu.


Beberapa saat kemudian, Han Zhao di buat terkejut saat mata nya terpana dengan apa yang ia lihat. Beberapa pendekar pengawal itu bertambah 4 kali lipat dari sebelum nya. Di tambah lagi, ada sosok yang hampir saja mati, Namun kini dia muncul di hadapan nya lagi.


Kedatangan para pendekar kerajaan Li mengecoh para penduduk di pusat pasar itu, mereka ikut berkerumung di tengah tengah pusat, melihat apa yang sebenarnya terjadi.


Para penduduk yang mendengar hal itu merasa biasa aja, karna jika selir menanyakan hal seperti itu sangat wajar. Tidak dengan sosok yang di tanya oleh Han Zhao. Ia tampak sangat marah, bahkan dari tatapan nya saja Han Zhao dapat menebak bahwa kaisar Haocun Li ingin sekali menebas kepala nya.


"Sudah cukup permainan nya!!" ucap Kaisar Haocun Li sembari mengeluarkan pedang nya.


"Ada apa?? Ingin bertarung?? Kau pikir kau ini siapa?" sahut Han Zhao dengan ekspresi yang sedikit menyombongkan diri.


"Apa kau berfikir aku tidak dapat mengalahkan mu, hanya karna aku kehilangan sebagian besar energi spiritual ku??" tanya kaisar Haocun Li sembari berjalan beberapa langkah mendekati Han Zhao lalu berhenti.

__ADS_1


"Ck....Aku sudah mengatakan nya pada mu, racun buatan ku itu tidak akan membuat mu mati, lagi pula tidak akan seru jika kau mati hanya karna sebuah racun di dalam sup teratai hangat, bukan?" kata Han Zhao yang masih dalam ketenangan yang luar biasa.


Mendengar ucapan Han Zhao, seketika membuat kaisar Haicun Li memanas. Ia mengayun kan pedang dan...


*BOOMMMM*


Sebuah ledakan besar terjadi di tengah tengah kota kediaman Li, bahkan debu yang berterbangan cukup tebal hingga membuat pandangan sulit melihat dengan jelas. Namun, tak lama kemudian debu mulai menghilang, dan mengejutkan banyak orang di sana.


Leluhur Guan Li yang telah menghilang beberapa tahun ini, kini ia berdiri di posisi Han Zhao, menahan pedang yang hampir menyentuh leher Hong Li.


"Guan Li?!!!" geram kaisar Haocun Li saat melihat pedang nya di tahan oleh sosok leluhur dari sekte nya.


"Sadari posisi mu!! Apa kau berniat membunuh anak yang telah kau angkat dari kecil??" tanya leluhur Guan Li sembari menjauhkan pedang kaisar Hoacun Li dari nya.


"Jangan ikut campur dengan urusan ku, Guan Li. Tempat mu bukan lah di dunia kultivasi ini" seru kaisar Haocun Li.


"Dan apa kau pikir aku akan membiarkan mu membunuh putra ku yang telah kau ambil 25 tahun yang lalu??" tanya leluhur Guan Li hingga membuat seluruh penduduk di sana terkejut dengan ucapan nya.


Tidak hanya penduduk, Han Zhao sendiri saja di buat terkejut dengan pertanyaan singkat yang di ungkapkan oleh leluhur Guan Li pada kaisar Haocun Li di depan nya.

__ADS_1


__ADS_2