Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat

Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat
#24. Batu Giok kediaman Shen


__ADS_3

Han Zhao terpana dengan lambang batu giok tang sepasang di belakang kursi kaisar itu.


"Ada apa, tuan muda Li?? Apakah anda mengenali batu giok milik kerajaan kami??" tanya Cao Shen saat melihat Han Zhao terkejut.


Han Zhao bergeleng pelan salah satu tangan nya memegang surai yang terikat oleh kalung itu "Ti-tidak ada apa apa" sahut nya sembari menurunkan tangan nya.


Cao Shen terheran, ia sedikit khawatir dengan Han Zhao "Tuan muda Li, mari saya antar anda ke kamar anda, agar anda bisa beristirahat di sana"


"...." Han Zhao hanya mengangguk pelan.


Cao Shen lalu mengantarkan Han Zhao ke kamar nya, disana juga terdapat lambang batu giok yang sama persis dengan kalung pengikat surai milik Hong Li.


"Masuklah Tuan muda Li, disini lah anda bisa beristirahat, jika gerhana telah usai, anda bisa kembali" kata Cao Shen dengan ramah.


Han Zhao terdiam sebentar lalu melirik ke arah Cao Shen "Tuan muda Shen, bisakah kita berbicara sebentar??" tanya Han Zhao ragu ragu.


Cao Shen tersenyum lalu mengangguk pelan "Tentu tuan ku, dengan senang hati"


Han Zhao dan Cao Shen masuk ke dalam kamar yang tempat beristirahat Han Zhao, disana Han Zhao duduk di atas ranjang dengan raut wajah aneh nya.


"Apakah saat ini ada yang menganggu pikiran mu, tuan muda Li??" tanya Cao Shen.


"Maaf atas ketidaksopanan saya, tapi bolehkah saya bertanya satu hal pada mu??"


"Bertanya lebih pun tak apa tuan, kehadiran mu disini adalah salah satu kehormatan bagi kami"


"...." Han Zhao hanya terdiam.

__ADS_1


"...."


"Batu giok yang berada di belakang kursi kaisar di aula tadi, Apakah batu giok itu milik kerajaan Shen??" tanya Han Zhao sembari mengepalkan tangan nya di atas pangkuan nya.


Cao Shen mengangguk pelan "Batu giok itu milik leluhur kami yang di wariskan oleh ayahanda kami kaisar Zuiqiang Shen, Saat beberapa tahun dahulu, Leluhur kami dengan leluhur kediaman Li adalah seorang teman dekat, Namun.."


'Leluhur Shen dan leluhur Guan Li??' gumam Han Zhao yang terus mendengarkan cerita dari Cao Shen.


"Namun saat malam gerhana bulan merah, Leluhur kami dan leluhur kediaman Li tiba-tiba bertengkar, dan menyerang satu sama lain"


"Bertengkar??"


"Iya, mereka bertengkar memperebutkan kekuasaan tertinggi sebagai seorang kaisar, hingga leluhur dari kediaman Chen ikut turun tangan dalam peperangan itu, dia memisahkan leluhur kami dan leluhur kediaman Li yang hampir menghancurkan dunia"


'Sangat dasyat, hingga bisa mengoncangkan seisi dunia' pikir Han Zhao dalam batin nya.


"Duibuqi, tuan muda Shen"


"Ahh- tidak ada apa tuan muda Li, semua orang mengenal anda, anda justru adalah sosok yang paling kami hormati, tuan muda Li"


Han Zhao sedikit tersentak dengan ucapan Cao Shen "A-apa maksud mu??" tanya Han Zhao kebingungan.


"Saya tidak begitu mengenal tentang kehidupan mu, tuan muda Li, Namun beberapa rumor pernah beredar di seluruh kediaman"


"Rumor??"


"Iya, Rumor yang mengatakan bahwa seluruh dunia sangat membenci mu"

__ADS_1


Han Zhao terdiam, ia berfikir sebentar 'Mengapa mereka sangat membenci Hong Li??' tanya nya dalam hati.


"Salut nya saya dengan anda adalah, anda tidak pernah membenci mereka" lanjut Cao Shen dengan senyum nya.


Han Zhao yang tidak mengetahui kehidupan masa lalu Hong Li hanya mengangguk pelan "...."


"Tuan muda Shen" panggil Han Zhao dengan suara pelan.


"Iya, tuan"


"Apakah kuil kediaman Shen dan kuil kediaman Chen memiliki hubungan dekat??" tanya Han Zhao.


"Ohh kalau itu-


BRAKKKKK!!!


Suara pintu kamar terbuka kasar, kaisar Zuiqiang Shen berdiri di depan pintu dengan aura yang sangat gelap dengan menakutkan.


Han Zhao dan Cao Shen yang terkejut dengan suara pintu, sepontan menoleh ke arah kaisar Zuiqiang Shen.


"Ayahanda" sapa Cao Shen sembari memberi salam hormat pada kaisar Zuiqiang Shen begitu juga dengan Han Zhao.


"..." Kaisar Zuiqiang Shen mengangguk pelan sembari melirik ke arah Han Zhao yang berdiri di sebelah Cao Shen.


"Ayahanda, Apakah pertemuan nya sudah selesai??" tanya Cao Shen merubah keadaan.


"Para kaisar bawahan ku tidak menyetujuin hal itu"

__ADS_1


Han Zhao terkejut mendengar hal itu, pikiran nya mulai mengingat hal yang di katakan Longfei sebelum ia pergi meninggalkan kuil 'Pertemuan besar yang di adakan oleh dewa terkuat, dengan mengumpulkan para bawahan nya?? Ja-jadi?? Dia ini Raja kegelapan yang di maksud oleh Longfei??' gumam Han Zhao sembari melangkah mundur.


__ADS_2