
Hong Li dan Longfei pergi ke kerajaan pribadi Longfei, Disana Longfei membiarkan Hong Li masuk ke kamar nya, Sejujurnya Hong Li sendiri kebingungan dengan tingkah Longfei setelah sekian lama tak bertemu dengan nya, mengapa sıfat nya jadı begitu Irotis.
"E-eee, Longfei" paanggil Hong Li sembari menahan tangan Longfei.
Longfei yang tangan nya tertahan itu, membuat nya menolehkan kepala nya "Kenapa??"
"Ada apa dengan mu?? Mengapa kau bertingkah kasar dengan gadis tadi??" tanya Hong Li.
"Berhentilah berbaik hati, Gege"
"...."
"Jika saya telat datang tadi, mungkin Gege sudah tidak ada lagi di dunia ini"
Hong Li tersentak saat mendengar ucapan Longfei "A-apa maksud mu, gadis tadi sangat baik pada ku"
"Lalu?? Anda percaya dengannya??"
"...."
"Sekarang duduk lah Gege, saya akan memberi tahu mu yang sebanarnya, dan juga Siapa gadis itu"
Hong Li duduk di pinggiran ranjang kamar Longfei, ia benar benar kebingungan, Longfei juga terlihat begitu aneh, Berdiri bagaikan seorang Leluhur tingkat atas yang sedang berbicara dengan bawahan nya.
"....."
"Jika ada yang ingin anda tanyakan, maka katakanlah, jika kau terus bergumam sepertı itu, aku tidak akan tahu apa yang membuat mu bingung"
"Sikap mu?? Longfei, kau ini sangat berbeda dari yang ku kenal dulu"
"Iya"
"...."
"Gege benar, saya bukan lah diri saya yanıg dulu, sama seperti dirimu, hanya raga mu lah yang terlihat sama, tidak dengan jiwa mu"
__ADS_1
Hong Li terkekeh saat mendengar ucapan Longfei "A-apa maksud yang kau katakan ni"
"Baiklah, aku akan mengatakan nya sekali lagí, tuan muda kedua Li, Hong Li, Raga mu adalah milik mu, Namun jíwa dan hati mu kiní bukan lagi milik mu, tuan"
"..."
Hong Li terdiam, sejujurnya Hong Li sendiri tetap tidak mengerti yang sedang di katakan Longfei.
"1 tahun yang lalu"
Hong Li mendangakan kepala nya saat mendengar Longfei memulai bercerita.
"Perang besar terjadi di kediaman Li, Semua penduduk kota datang menyerang kerajaan Li, mereka marah karna anak mereka telah menghirup asap energi spiritual milik mu saat itu"
"...."
"Kaisar besar Haocun Li turun tangan atas kejadian saat itu, ia pergi mengejar mu ke hutan, Namun..niatnya terhenti saat melihat diri mu tertikam pedang milik Nona Jianying dari klan An, la sangat khawatir, niat di dalam kepala nya tercampur aduk, Hingga ia membuat keputusan nya sendiri la datang menghampiri mu, Namun bukan untuk membunuhmu, melainkan membantu Tuan muda pertama Wei pergi dari kejaran Nona Janying itu, saat itu mata anda sedang terluka, jadi mungkin anda tidak akan tahu hal ini"
"Lalu, apa maksud dari hati dan jiwa ku bukan lagi milik ku??"
"...."
"Saat itu Guan Li-sama, meminta ku untuk membunuh nya, agar diri ku bisa menduduki kursi dewa tingkat kedua, Namun itu hanyalah sementara, aku berhasil di gulingkan dari posisi kedua oleh seorang pendekar sakti berasal dari sekte Yi, ia adalah suami atau pun
kekasih dari permaisuri Xuan Yi"
"JieJie"
"Jika anda bingung dengan apa yang saya katakan barusan, mungkin...ini belum saat nya anda tahu"
"Mengapa??"
"Tuan muda Li, Anda adalah sosok dari jutaan orang yang saya temui cukup langka, baru anda yang saya temui memiliki sıfat yang begitu unik dari yang lain"
"....."
__ADS_1
"Energi spiritual dewa milik mu, telah menduduki tingkat teratas, karna saat itu leluhur Guan Li pernah mengalahkan Medan perang terbesar 200 tahun yang lalu, Tuan leluhur Guan Li, mendapatkan sebuah kesepakatan dengan para dewa, Guan Li berjanji, Suatu saat nanti, sosok yang memiliki hati yang murni, akan di tukar dengan hati gelap selama 1 tahun, dengan tujuan membalaskan seluruh dendam yang ada di hati nya"
"T-tunggu, Longfei"
"Eumm??"
"Apakah anda telah melewati ujian ini??"
Longfei mengangguk pelan "Iya, Saya telah melewati nya, tuan"
Hong Li terkejut, kini diri nya tahu mengapa sikap Longfei begitu aneh pada nya, dari cara ia berbicara, memegang pedang nya, serta tatapan nya saat menatap Lui Yufei saat di hutan, semua telah berubah.
"Katakan!"
"..."
"Apakah anda lelah, Hong Li"
Hong Li terdiam, meski hati nya memang sakit dengan apa yang telah terjadi, namun ia tetap menahan nya, ia tak ingin diri nya membenci orang lain, Ibunda Jiao Li pernah berpesan pada Hong Li, sewaktu Hong Li masih berusia 4 tahun, Jiao Li berpesan pada Hong Li untuk tetap menyayangi siapa pun, walau orang lain belum tentu menyanyangi kita.
"...."
"Begitu juga dengan gadis itu dan pasukan Yi lain nya, mereka datang ke hutan untuk mencari mu, dan membawa kepala mu kembali ke kerajaan Li"
"Siapa yang memberi perintah??"
"Kaisar Haocun Li"
"A-Aayah??"
Longfei mengangguk pelan sembarí berjalan keluar kamar nya, meninggalkan Hong Li sendirian di dalam kamar, masih dengan posisi diam nya.
Pikiran Hong Li saat ini di buat sangat kacau, sehingga diri nya tak bisa lagi memikirkan hal lain, banyak pertanyaan mulai bermunculan di kepala Hong Li, rasa nya seperti ingin meledak jika terus di tahan, Hong Li yang sudah lelah, mulai membaringkan tubuh nya di ranjang, air mata kini mulai mengalir dari mata nya.
Disisi lain, Longfei yang berdiri di samping pintu dan mendengar suara tangisan Hong Li membuat diri nya merasa bersalah, ia tak tahu harus bagaimana lagi, selain menceritakan semua nya pada Hong Li.
__ADS_1