
Hong Li terdiam, bagaikan petir yang menyambar kedalam tubuh nya, dirinya merasa tidak terima, mengapa ia tak pernah mengetahui hal ini, padahal sejak masih kecil, Longfei dan Hong Li adalah teman baik.
"E-eee, Tu-tuan muda Li??" tegur Lui Yufei menyadarkan Hong Li yang terdiam.
"I-Iya?"
"Maaf, apakah saya mengatakan hal yang salah tentang tuan muda Longfei??"
Hong Li bergeleng pelan "Tidak, justru, sayalah yang tidak mengetahui apa apa tentang nya"
"Lalu?? Bagaimana anda bisa mengenal nama nya, tuan??"
"Dia itu teman kecil ku, kami berteman sudah dari usia 7 tahun, kami melakukan banyak hal bersama, bahkan kami juga sempat masuk ke dalam satu perguruan yang sama, dia adalah sosok seseorang yang ku ketahui memiliki sifat yang cenderung lebih tertutup
pada orang baru"
"Iya, yang tuan katakan itu benar, tuan muda Longfei bukan lah tipe orang yang emiliki sosialitas yang bagus"
"Saya jadi merasa tidak layak berteman dengan sang kaisar besar" ucap Hong Li sembari mengusap-usap tengkuk leher belakang nya.
"Jangan berfikiran seperti tuan, dalam tingkat energi spiritual, kalian sama hebat nya kok"
"Ya, kurasa tidak begitu"
"Tuan Longfei adalah tingkat kedua yang berhasil menduduki kursi dewa"
"Ti-tingkat kedua??"
"Dari rumor yang beredar, Tuan muda Longfei berusaha menggulingkan seseorang yang telah
berhasil menduduki kursi dewa tingkat teratas"
"Apakah sudah ada??"
"Ada tuan ku, dia berasal dari keluarga bermarga Li"
"Li??"
"lya, sesuai dengan nama marga nya, ia biasa di sebut dengan sebutan leluhur Guan Li"
Hong Li sedikit tersentak saat Lui Yufei menyebut nama leluhur tertinggi kediaman Li.
"Bahkan para dewa saja belum bisa menghentikan nya, dia benar-benar memiliki banyak ide licik di kepala nya, meski sebagian ada yang memuja nya, tapi tetap saja, leluhur Guan Li tidak memiliki sisi baik dalam penampilan dan juga sifat nya".
Hong Li menghela nafas nya sembari menompang kepala nya menggunakan tangan nya.
"Ba-bagaimana anda bisa begitu banyak mengetahui tentang leluhur kami?? Bahkan saya sendiri yang berasal dari sekte bermarga Li saja tidak begitu mengetahui banyak tentang nya".
__ADS_1
"Itu adalah hal biasa tuan ku, terkadang keturunan Li juga banyak ko yang tidak mengenali siapa Leluhur teratas mereka"
Hong Li dan Lui Yufei berbincang banyak tentang leluhur Li, Hong Li sempat terheran dengan diri nya sendiri, mengapa ia tak pernah tahu hal ini, tentang leluhur Guan Li, Kehidupan nya juga tidak jelas, Mengapa hanya Hong Li yang tidak mengetahui hal semacam ini.
"Tuan, kemana anda akan pergi setelah ini?" tanya Lui Yufei.
"Saat ini saya belum tahu akan pergi kemana, yang pasti saya akan pergi menjauh dari kediaman"
"Jika anda berkenan, mungkin anda bisa tinggal bersama saya di termpat persembunyian saya, saya tinggal sendiri disana, lokasi nya pun cukup jauh dari kediaman, Jadi tuan muda Li, anda tak perlu khawatir jika energi spiritual mu sedang mengalami
peningkatan"
"Terima kasih, Nona...tapi saya tidak ingin merepotkan mu"
"Tenang saja tuan, Justru ini salah satu kehormatan saya bisa membantu orang terhormat seperti anda ini"
"Baiklah kalau begitu"
"Mari tuan, saya antar ke sana, tempat nya tidak terlalu jauh ko" jelas nya sembari mengajak Hong Li pergi bersama nya ke tempat dimana Lui Yufei tinggal.
Hong Li dan Lui Yufei akhirnya pergi menuju ke tempat dimana Lui Yufei tinggal, Namun saat di tengah perjalan tiba tiba saja ada ledakan besar mendarat tepat di depan mereka.
DUARRR!!..
Ledakan besar menghantam tepat di hadapan mereka, Hong Li dan Luí Yufei menyilang kedua tangan nya di depan wajah, melindungi penglihatan nya darí đebu yang di hasilkan ledakan besar tadi.
Hong Li terdiam tak bisa berkata-kata, ia terkejut saat melíhat Longfei berdiri tak jauh dari nya dan Lui Yufei.
"Longfei??" panggil nya dengan nada pelan.
"Iya ini aku, Gege, Apakah kau ingat aku??"
"...."
"Sudah lama ya kita tidak bertemu, bahkan berbicara seperti ini" ucap nya sembari tersenyum.
"A-apa yang membuat mu datang kesini?? Dan bagaimana caranya kau menemukan ku disini??"
Longfei tersenyum smrikk lalu berjalan menghampiri Hong Li dan gadis di sebalah nya
"Saya sudah lama mencari keberadaan mu dimana mana, Gege"
"Diam disana!! Langkah mu tidak pantas untuk tuan muda Li" Lui Yufei menghadang Longfei menggunakan pedang milik nya.
Longfei yang jalan nya terblokir itu, membuat diri nya menolehkan kepala "Singkirkan pedang mu!!" pinta nya dengan nada datar.
"Tidak akan!! Iblis seperti mu tidak berhak menyentuh tuan muda Li"
__ADS_1
Longfei yang mendengar hal itu membuat diri nya sangat marah dan mengeluarkan energi spıritual nya hingga membuat Hong Li dan Lui Yufei terdorong bersama angin.
"Nona Lui, Apakah anda baik-baik saja??" tanya Hong Li dengan cemas.
"I-iya tuan, saya baik baik saja" sahut nya sembari memegang dada nya.
"Longfei, kau ini berlebihan" seru Hong Li sembari menolehkan kepala nya.
"Manusia rendahan seperti dia berani sekali mnenyebutku dengan sebutan iblis"
"...."
"Longfei, tenangkan diri mu!!"
"Mengapa kau membela nya Hong Ge??"
"...."
"...."
"Anda pasti juga tahu rasanya di hina dengan sebutan itu kan?? Iblis tak layak untuk hidup di dunia ini?? Hong Ge, mengapa kau begitu putih sedangkan energi spiritual milik mu adalah hitam!!!"
"..." Hong Li terdiam ia bingung harus menjawab apa.
"Tuan muda Li memiliki jati diri yang berbeda dengan mu, dia tak pernah membenci Siapa pun, walau diri nya sangat di benci dengan semua orang, tidak dengan mu!! Kau ini membenci banyak orang kecuali tuan muda kedua Li" jelas Lui Yufei dengan nada
sedikit teriak.
Hong Li sangat terpaku saat mendengar ucapan Lui Yufei, mengapa Longfei membenci semua orang kecuali dirinya sendiri??
"Lantas?! Hubungan nya dengan manusia rendahan seperti mu apa??" tanya Longfei dengan smrik di wajahnya.
"Saya tahu tuan muda Fei, saya memang tídak ada hubungan nya dengan semua ini, Namun tindakan mu untuk menggulingkan Dewa tingkat atas itu dapat merugikan tuan muda Li juga".
"..."
"Longfei" panggil Hong Li dengan suara pelan nya sembari berjalan menghampiri Longfei yang terdiam.
"Ya, yang kau katakan itu benar!! Tapi aku berjanji pada diri ku, aku yang akan melindungi Hong Ge dengan kekuasaan ku sendiri, Meski dewa akan murka nanti nya"
Hong Li menghentikan langkah nya, ia terkejut saat mendengar ucapan lonyfei, Ini pertama kali untuk nya mendengar Longfei meninggikan suara nya serta raut wajah yang penuh dengan kebencian.
"Longfei, tenangkan diri mu"
"Gege, saya ingin gege ikut dengan saya sekarang, ada hal yang ingin saya katakan pada mu" seru Longfei sembari menarik lembut tangan Hong Li.
"Lepaskan tangan mu dari tangan tuan muda Li"
__ADS_1
"Anda tak berhak memberiku perintah seolah olah anda adalah atasan ku" sahutnya lalu pergi dengan membawa Hong Li bersama nya.