
Kaisar Zuiqiang Shen yang merasa di perhatikan oleh Han Zhao mulai menatap balik Han Zhao yang kini berdiri sedikit ke belakang Cao Shen.
"Apakah saya membuat anda ketakutan, tuan muda Li??" tanya kaisar Zuiqiang Shen sembari melipat tangan kanan nya.
"Ti-tidak yang mulia" sahut Han Zhao sembari menundukan kepala nya.
"Mengapa surai anda berubah menghitam??" tanya Kaisar Zuiqiang Shen yang terheran melihat surai milik Han Zhao yang mulai merubah warna nya.
Han Zhao kebingungan saat mendengar pertanyaan kaisar Zuiqiang Shen mengenai warna surai nya, karna yang ia tahu hanyalah, surai Hong Li memang berwarna hitam.
"....."
"Mengapa anda seperti sedang kebingungan?? Apakah saya menanyakan hal yang tidak masuk akal?"
"Ti-tidak yang mulia"
"Ayahanda maaf atas menyela pembicaraan mu, tapi ibunda berpesan pada ku, untuk meminta Ayahanda menemui nya di kamar, ada hal yang ingin ibunda bicarakan dengan Ayahanda, tentang perginya adik laki-laki ku sewaktu dulu" jelas Cao Shen.
"..." Han Zhao kali ini benar-benar terdiam, ia teringat tentang ilusi yang di tunjukan oleh gua keadilan saat itu.
"Baiklah saya mengerti" sahut kaisar Zuiqiang Shen sembari berbalik lalu pergi meninggalkan kamar itu.
Kaisar Zuiqiang Shen mulai pergi meninggalkan kamar, Han Zhao masih terdiam diri, ia tak bisa mengatakan apa apa lagi.
Cao Shen yang menyadari bahwa Han Zhao terdiam, membuat diri nya khawatir dan mulai menghampiri Han Zhao.
"Hong Li??" panggil Cao Shen dengan nada pelan nya.
"..." Namun Han Zhao hanya terdiam.
"Hong Li?? Ada apa??" tanya Cao Shen yang cemas.
"Ti-tidak ada apa apa"
"Sungguh?? Anda terlihat tidak baik, tuan muda Li"
__ADS_1
"Saya tidak apa apa, saya akan kembali ke kuil sekarang"
"Ta-tapi tuan, saat ini kabut masih menyebar keseluruh hutan, apa tidak sebaiknya anda bermalam disini"
"Tidak, saya harus kembali ke kuil" sahut Han Zhao yang kini kepala nya penuh dengan pertanyaan.
"Baiklah saya mengerti tuan, kalau begitu izin kan hamba mengantarkan tuan sampai depan"
Han Zhao mengangguk pelan, lalu mengambil langkah nya "..."
Cao Shen mengantarkan Han Zhao sampai gerbang utama kediaman Shen, setelah berpamitan Han Zhao mulai berjalan pergi meninggalkan kediaman Shen.
Cao Shen yang melihat ekspresi Han Zhao membuat diri nya sangat mengkhawatirkan lelaki itu.
•
•
Disisi lain, Han Zhao yang kini telah berada di tengah hutan menuju ke kuil Longfei, tiba-tiba saja kepala nya terasa sangat pusing.
"Mengapa semua kejadian ini sangat membingungkan ku, kalau tau begini, aku lebih baik bingung akan ujian di campus ku, dari pada harus memikirkan hal rumit seperti ini" keluh Han Zhao sembari mengepalkan tangan nya karna kesal.
"Batu giok?? Milik keluarga kerajaan Shen?, Kalung pengikat surai Hong Li?? Terukir nama Chyou Chen di atas nya??, Energi spiritual milik Hong Li?? Warisan dari leluhur Guan Li??, Longfei?? Satu-satu nya orang yang tahu kehidupan masa lalu Hong Li??, Gua keadilan?? Milik kerajaan Li?? Lalu, siapa seseorang di balik semua ini?? Apakah mereka memiliki kaitan satu sama lain??" tanya Han Zhao yang terus di hantui kebingungan.
"Rasanya jika aku menjadi Hong Li, Aku bukan lah seorang pendekar, melainkan seorang dektektif yang harus memecahkan begitu banyak misteri" Han Zhao mulai tenggelam di dalam kebingungan nya sendiri.
Masih dengan rasa kebingungan nya, Han Zhao berjalan kembali menuju kuil Longfei.
Di sepanjang perjalanan, kepala Hong Li terus memikirkan hal-hal aneh di kepala nya, meski lelah tapi tetap saja ia tak berhenti memikirkan kan itu.
Sesampai nya di kuil, Han Zhao langsung kembali ke kamar nya dan mengistirahat kan tubuh nya di atas ranjang, terkadang pikiran nya selalu kembali memikirkan Kejadian di kediaman Shen saat itu.
Karna terlalu lelah memikirkan banyak hal, Han Zhao akhirnya tertidur di atas ranjang nya.
Di dalam mimpi Han Zhao ia berada di tempat yang cukup aneh, sehingga membuat nya sedikit takut.
__ADS_1
"A-apa ini??" tanya Han Zhao dengan terbata-bata.
"Han Zhao" panggil seseorang dengan suara yang bergema di seluruh tempat itu.
Han Zhao terkejut dan melirik ke sekeliling nya, mencari sumber suara itu "Siapa kau??!!" tanya Han Zhao yang tak berhenti memperhatikan sekeliling nya.
"Kau telah memberi Hong Li istirahat untuk beberapa bulan ini, Xiexie Han Zhao"
"A-aku tidak melakukan apa pun"
"Sekarang giliran diri mu, kau boleh kembali ke dunia asal mu"
Han Zhao sedikit terkejut dengan ucapan itu "La-Lalu, bagaimana dengan Hong Li??"
"Jangan cemaskan dia, Hong Li sudah terbiasa menghadapi semua ini sendirian, Hong Li menitipkan pesan untuk mu, Terima kasih telah mau menggantikan posisi nya sebentar"
"..." Han Zhao terdiam, ia jadi merasa bersalah selalu mengeluh di setiap kejadian yang terjadi di dunia Hong Li.
"Baiklah, Saat nya kembali, Han Zhao-sama"
Setelah seseorang itu mengatakan Han Zhao harus kembali, tiba-tiba ada sebuah cahaya terang tak jauh di depan Han Zhao.
"Tidak!!" Han Zhao menolak dan menundukan kepala nya.
"Beristirahatlah Han Zhao, kau telah melewati batas kemampuan mu"
"Tidak!!!! Hong Li saja bisa bertahun tahun menahan semua ini sendirian, lalu mengapa aku hanya 2 bulan saja sudah ingin menyerah"
"Baiklah saya mengerti"
"..."
"Kembalilah didunia mu, kau di beri waktu istirahat selama 2 hari, Tenangkan diri mu dan pikiran mu, saat malam ke tiga, leluhur Guan Li akan datang ke dalam mimpi mu, ia akan membawa mu kembali ke tubuh Hong Li"
"Saya mengerti, Xiexie" ucap Han Zhao sembari berjalan menuju ke cahaya putih.
__ADS_1
'Tunggu aku Hong Li, akan ku bantu diri mu membalaskan semua dendam di dalam hati mu'