
"Katakan!! Hal penting apa yang ingin kalian bicarakan" ucap Chyou Chen sembari duduk di dekat kedua lelaki itu.
"Saya tidak tahu harus memulai nya dari mana, yang jelas. Saat ini para dewa telah memberikan beberapa tugas untuk para kaisar di setiap sekte" kata Jing Li.
"Iya, Dan hal yang paling penting nya adalah. Target dari tugas ini adalah putra kedua kediaman Li, Hong Li. Dan juga seorang kaisar yang berada di tingkat kedua, ia hampir setara dengan dewa dan juga Hong Li. Namanya ialah-"
"Longfei" sela Chyou Chen pada penjelasan Xion Wei yang belum selesai terucap.
Mendengar Chyou Chen menyebutkan nama kaisar tingkat kedua itu, membuat Xion Wei dan Jing Li terkejut dan terdiam sejenak.
"B-Bagaimana anda mengetahui nama kaisar itu??" tanya Xion Wei.
"Dari seorang penyusup, yang datang dan menyamar sebagai ayah ku di kuil kediaman Chen" jelas Chyou Chen.
"Penyusup??" tanya Xion Wei dengan heran.
Chyou Chen menganggukan pelan kepala nya "Sangat sulit untuk menjelaskan nya" jawab nya, dengan ekspresi yang berubah rubah.
Jing Li yang hanya memperhatikan pembicaraan Xion Wei dan Chyou Chen. Membuat diri nya tersadar, bahwa di balik wajah datar Chyou Chen. Ia seperti sedang menahan sesuatu yang sangat sulit untuk nya.
Beberapa saat kemudian, setelah mereka selesai membicarakan hal ini. Xion Wei, Jing Li, dan Chyou Chen kembali ke kamar nya. Karna saat ini malam sudah terlalu larut.
__ADS_1
• • • •
Hari terus berganti dengan cepat. Meski rumor tentang tugas para dewa telah menyebar, Namun untuk beberapa hari ini, tidak terlihat suatu hal yang mencurigakan.
Di tambah lagi. Fang Yin, selir dari kaisar Haocun Li. Telah di kenal oleh banyak nya penduduk di kota kediaman, terutama di kota kediaman Li dan Yi.
Entah apa yang sedang di rencanakan Han Zhao saat ini. Namun ia tak terlihat lagi di sekitar hutan, Apa dia terlalu menikmati kehidupan di kerajaan Li?? Sampai ia tak pernah keluar dari kuil itu. Ahgg- Entahlah, anak itu sangat sulit tuk di mengerti. Hanya waktu yang tahu, kapan Han Zhao mulai keluar dari kuil itu.
Karna meskipun telah di jemput, sudah pasti Han Zhao juga tak akan keluar dari sana.
Saat ini adalah hari di pertengahan tahun, bisa dikatakan Han Zhao telah cukup lama berada di kuil itu. Entah buruk atau baik, yang jelas ini sangat sulit tuk di percaya. Han Zhao begitu nekat dalam mengambil keputusan nya.
Sementara itu, Longfei yang terus mengkhawatirkan Han Zhao, membuat diri nya pergi ke kuil kediaman Chen. Ia ingin bertemu dan berbicara pada Chyou Chen. Namun alhasil, saat Longfei tiba di kuil kediaman Chen. beberapa orang di sana mengatakan bahwa Chyou Chen juga belum kembali sekitar setengah tahun yang lalu.
"Jika terjadi sesuatu pada Hong Li, maka aku tidak akan segan segan membunuh mu, Tuan muda Chen"
Lesatan demi lesatan, Longfei bergerak begitu cepat. Hingga membuat burung di hutan, ikut berterbangan, entahlah, saat ini hanya ada amarah yang menyelimuti pikiran Longfei. Ia bahkan tidak begitu peduli dengan hal lain nya.
( kuil gunung Lou Ying )
Setiba nya di kuil, Longfei langsung di pertemukan oleh sosok yang sedang ia cari. Chyou Chen tengah terduduk di tangga kuil, ia terlihat seperti sedang melamun. Bahkan kehadiran Longfei saja tidak mampu membuat Chyou Chen menolehkan kepala nya.
__ADS_1
"Tuan muda Chen" panggil Longfei sembari berjalan menghampiri lelaki yang masih terduduk itu.
Mendengar seseorang memanggil nama nya, membuat Chyou Chen, menggeser bola mata nya. Dan melihat ke arah lelaki berhanfu hitam itu. Ia datang dengan aura tubuh yang aneh, serta energi spiritual yang sangat menyeramkan.
"Apa yang membuat mu datang kemari?" tanya Chyou Chen tanpa mengangkat kepala nya.
"Dimana Hong Li?!" tanya Longfei dengan ekspresi datar nya.
"Dia tidak sedang bersama ku!" jawab Chyou Chen dengan nada datar nya, hingga membuat lelaki yang tengah berdiri tak jauh dari nya. Mengepal kuat tangan nya karna menahan kesal.
"Jangan bercanda!! Setengah tahun yang lalu, kau pergi dengan Hong Li."
"Iya, tapi untuk saat ini, ia tidak sedang bersama ku"
"BERHENTI MEMBOHONGI KU"
*DUARRRR!!*
Sahutan demi sahutan, Longfei cukup sangat marah, sampai-sampai ia tak sadar, bahwa ia mengeluarkan energi spiritual nya, hingga membuat ledakan besar di sekitar nya.
Ledakan besar itu membuat Jing Li dan Xion Wei yang berada di dalam kuil, seketika berlari keluar kuil nya. Rasa cemas serta penasaran tercampur aduk di dalam kepala Xion Wei dan Jing Li. Namun setiba nya mereka di halaman kuil, pandangan mereka terpaku pada kedua lelaki yang saling berhadapan dan menatap satu sama lain, dengan tatapan yang sangat sulit tuk jelaskan. yang pasti, aura tubuh mereka cukup mengerikan.
__ADS_1
"Tuan muda Chen... Longfei" panggil Jing Li di tengah kesuraman ini.