
Lagi lagi Han Zhao mengulang kata kata nya. (Dunia kultivasi mimpi adalah milik nya). Hal itu sangat membingungkan Chyou Chen. Meski begitu, pandangan Chyou Chen tak lepas dari punggung Han Zhao yang tertutupi oleh surai panjang berwarna putih. Kini mulai semakin menjauh dari nya.
Sementara itu, tiba tiba saja Han Zhao mengingat sesuatu yang telah ia lupakan. Dan itu membuat Han Zhao menghentikan langkah pergi nya.
"Tuan muda Chen" panggil Han Zhao dari kejauhan. Bahkan wujud nya saat ini tak bisa lagi terlihat oleh pandangan Chyou Chen di belakang nya.
Mendengar hal itu, Chyou Chen yang mengira bahwa Han Zhao telah meninggalkan nya, itu membuat Chyou Chen secara antusias kembali mengangkat kepala nya dan menatap ke arah kegelapan dimana ia melihat Han Zhao berjalan pergi ke arah nya. "....."
"Ada hal lain yang ingin ku katakan juga pada mu" ucap Han Zhao dengan nada suara yang begitu datar.
"....." disisi lain Chyou Chen hanya bisa terdiam, menunggu lelaki itu mengatakan hal yang ingin ia katakan.
"Penyebaran energi spiritual palsu, itu juga karna ulah ku. Jing Ge (Jing Li), dia terkena hubungan energi spiritual palsu dengan mu. Itulah mengapa kau berada di sini" jelas Han Zhao dan hanya membingungkan lelaki di belakang nya itu.
"Lalu?" tanya Chyou Chen dengan pertanyaan singkat nya.
Han Zhao yang mendapat sahutan singkat itu membuat diri nya terdiam sejenak, lalu mendenguskan nafas nya pelan. "Sentuhlah bagian tengkuk leher belakang Jing Ge. Disana pusat penyebaran energi spiritual palsu nya"
"Jika aku menolak melakukan hal itu, apa yang akan kau lakukan??" tanya Chyou Chen, seolah ia tengah menantang sang dewa kematian.
"Aku akan melakukan apa pun untuk mu, asal lakukan hal itu pada Jing Ge." sahut Han Zhao membarikan sebuah penawaran pada Chyou Chen.
Mendengar ucapan Han Zhao membuat Chyou Chen memasang smirk tipis di wajah nya. Seolah ada yang telah ia rencanakan di dalam kepala nya.
"Baiklah, aku akan melakukan nya!! Tapi, jawablah beberapa pertanyaan yang ku berikan padamu" ucap Chyou Chen.
Han Zhao tertawa kecil "Apakah anda sedang berusaha memanfaatkan ku dalam hal seperti ini??" tanya Han Zhao sembari menolehkan kepala nya. Dan melirik ke arah lelaki yang berada jauh di belakang dari nya. ( tanpa memutar arah tubuh nya )
"Tidak!!"
__ADS_1
"Lalu??"
"Karna ada hal yang selalu mengganggu pikiran ku"
"Katakan"
"Setahun yang lalu, saat kita bertemu di kota kediaman Li. Aku melihat gumpalan darah di leher mu! Katakan pada ku, hal apa yang baru saja kau lakukan"
"Gumpalan darah??" Han Zhao mengulang kata kata Chyou Chen, sembari mengingat akan hal dulu.
Chyou Chen hanya terdiam, menunggu jawaban dari si lelaki itu. "...."
Selang beberapa saat kemudian, akhirnya Han Zhao mendapatkan ingatan nya kembali, ia mengingat kejadian sebelum ia bertemu dengan Chyou Chen di kota Li .
"Apakah hal seperti itu penting untuk mu?" tanya Han Zhao sembari memutar arah tubuh nya.
"Ada apa dengan mu?? Kau begitu terang terangan dengan jawaban mu"
"Apakah salah jika aku mengatakan hal seperti itu pada mu??" Chyou Chen kembali bertanya, ia seperti sedang memojokan Han Zhao.
"Tidak!!, Hanya saja itu tidak pantas untuk mu" cibir Han Zhao dengan nada datar nya.
"Katakan!!!"
Sebelum menjelaskan hal itu, Han Zhao mengalirkan energi spiritual nya. Mengubah suasana gelap disana menjadi malam di tengah hutan.
"Saat itu, perayaan kaisar Haocun Li dengan selir baru nya Fang Yin di rayakan. Malam itu cukup ramai dan begitu meriah. Namun, saat di tengah acara. Tubuh ku merasa sangat sakit, hal itu membuat diri ku pergi meninggalkan aula perayaan."
"....."
__ADS_1
"Setelah pergi meninggalkan aula, aku mendengar suara seorang wanita merintih kesakitan di sebuah ruangan. Dimana ruangan itu hanya kaisar Haocun Li saja yang boleh memasuki nya. Di sana juga terdapat 4 penjaga"
"....."
"Menyingkirkan 4 orang penjaga adalah hal mudah untuk ku, Namun suasana hati ku berubah setelah pintu ruangan itu berhasil terbuka oleh ku"
"...."
"Disana...." Han Zhao mengepalkan tangan nya. Ia tengah bercarita sembari menahan seluruh amarah nya.
"....."
"Seorang wanita tergelak sudah tak bernyawa. Bahkan darah nya saja sudah terkuras habis dari dalam tubuh nya. Di saat itu lah aku tahu, dan mengerti bahwa wanita itu adalah permaisuri kaisar Haocun Li" jelas Han Zhao dengan mengeretakan gigi nya.
"Kau mengenali wanita itu??"
"Mengapa kau malah menanyakan hal bodoh seperti itu??" Han Zhao bertanya balik pada lelaki itu.
"Karna kau tak akan semarah itu, jika seseorang yang kau temui hancur di depan mata mu"
Mendengar hal itu Han Zhao semakin bertambah marah, bahkan suasana tenang di sana kembali menjadi menyeramkan. "....."
"Katakan siapa wanita itu!!" tanya Chyou Chen yang hampir membuat amarah Han Zhao meledak.
"Dia....." (Han Zhao)
"Dia...telah membunuh nya" (Han Zhao)
"KAISAR BRENGSEK ITU TELAH MEMBUNUH IBU KANDUNG HONG LI!!! DEWI ANNCHI" teriak Han Zhao dengan suara amarah yang bercampur dengan air mata nya.
__ADS_1