Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat

Balaskan Dendam Sang Pendekar Berhati Malaikat
#61. Ada apa dengan nya.


__ADS_3

*Tak..Tak..Takk....*


Suara langkah kaki terdengar begitu jelas. Seorang gadis cantik berlari dengan menggunakan hanfu berwarna merah terang. Ia terlihat begitu cemas. Apa dia sedang di kejar oleh para iblis?? Ahh, itu tidak mungkin, lagi pula di sekitar leher nya,terdapat sebuah gumpalan kecil, cairan berwarna merah.


Disisi lain, Chyou chen yang tengah berjalan jalan di kota kediaman Li, mata nya di buat tertuju pada seorang gadis yang berlari di depan nya, menuju ke arah diri nya, itu membuat Chyou Chen menghentikan langkah kaki nya. Gadis itu berlari dalam keadaan mata yang tertutup. Oh, Astaga..dia sedang membahayakan diri nya sendiri.


*BRUKKKK*


Kedua tubuh saling bertabrakan. Hingga membuat salah satu nya terjatuh ke tanah, Namun mata nya masih belum juga terbuka. Tak lain kedua tubuh itu milik seorang gadis bernama Han Zhao dan pria bernama Chyou Chen.


"Awgg..." rintih Han Zhao sembari mengusap usap lengan nya yang sakit.


"Untuk apa kau berlari seperti itu??"


Mendengar seseorang tengah mengajak nya bicara, Han Zhao seketika membuka mata nya. Terlihat seorang pria berdiri angkuh di depan nya, dengan tatapan yang sangat sulit di jelaskan.


"...." Han Zhao hanya bisa terdiam, ia merasa tatapan Chyou Chen pada nya sangat aneh, dan itu membuat Han Zhao menatap balik lelaki di depan nya.


"...???..." Chyou Chen terheran saat melihat Gadis di depan nya yang ikut menatap balik ke arah nya, dengan tatapan yang sedang marah.


Setelah saling menatap satu sama lain, Han Zhao berusaha bangun dari duduk nya, lalu merapihkan hanfu nya yang kotor karna terkena debu. "...."


'Tenang?? Aura ketenangan macam apa ini??' gumam Chyou Chen setelah diri nya merasakan suatu aura yang cukup aneh di dekat gadis ini.


"...." Tanpa tegur, ataupun maaf yang terlontar dari mulut nya, Han Zhao hanya berjalan melewati bahu kanan lelaki di depan nya. Hingga membuat Chyou Chen sontak terdiam membeku.


"O-Oiii, tidak bisa kah anda katakan maaf setelah menabrak seseorang??" tegur Chyou Chen pada gadis yang kini berdiri tepat di belakang nya. Namun kedua tubuh mereka saling membelakangi.


"Maaf" ucap Han Zhao dengan nada singkat nya, serta aura ketenangan nya juga meningkat.

__ADS_1


Mendengar sahutan singkat Han Zhao, membuat Chyou Chen sedikit marah, bahkan ia juga membalikan arah tubuh nya, dan menghadap ke arah punggung gadis di depan nya ini yang masih tak merubah posisi tubuh nya. "Maaf???"


"Memang nya anda ingin saya melakukan apa??"


Lagi lagi Chyou Chen di buat semakin geram hanya karna mendengar sahutan singkat namun menyakitkan itu. "Kauuuu...." Chyou Chen mengepalkan tangan nya, ia juga menahan seluruh amarah nya.


"Apakah ada hal penting lain nya yang ingin kau sampaikan?? Tuan muda Chen"


"Ikut dengan ku!!!" Dengan rasa amarah yang hampir meluap, Chyou Chen meraih tangan gadis di depan nya, lalu mengajak nya pergi bersama dengan nya.


Beberapa penduduk di sekitar tempat itu melihat adegan yang tak wajar dengan mata mereka, membuat sebagian penduduk tertunduk malu, karna mereka mengenali pria yang sedang menarik tangan gadis di belakang nya.


Disisi lain, Han Zhao hanya terdiam saat Chyou Chen terus menarik tangan nya, Namun jika di perhatikan dengan baik, Tangan yang menggenggam pergelangan tangan Han Zhao itu, seperti nya dia gemeteran. Apa yang salah dengan nya??


"Sampai kapan kau akan terus menyeret ku seperti ini??" tanya Han Zhao dengan nada datar nya. Meski tingkah Chyou Chen aneh, sejujurnya Han Zhao nampak sedikit mencemaskan nya.


"Lepaskan aku!!" pinta Han Zhao sembari berusaha melepaskan tangan nya.


Memberontak dari genggaman lelaki ini?? Kau salah besar, tangan nya bahkan terasa sangat panas, seperti nya dia menggenggam pergelangan tangan Han Zhao dengan kencang.. Tapi kenapa??


Chyou Chen terus membawa Han Zhao pergi keluar dari kota kediaman Li bersama nya. Tatapan nya aneh, Apa dia sedang marah?? Ahh bukan, dia seperti sedang menahan tangis nya...


• • • • •


Setelah berjalan cukup jauh, Chyou Chen akhirnya melepaskan genggaman nya pada pergelangan tangan Han Zhao. Meski terlihat merah, dan terasa sangat perih, pandangan Han Zhao tetap tertuju pada lelaki yang berdiri di depan nya itu.


"Jika ada hal yang ingin anda sampaikan, maka ucapkan lah" kata Han Zhao di tengah keheningan ini.


"Bukan kah ini adalah tempat yang tepat untuk memulihkan energi spiritual mu yang sedang meningkat?" sahut Chyou Chen hingga membuat gadis yang berdiri di belakang nya, tertegun.

__ADS_1


"A-Apa, Maksudmu??" tanya Han Zhao dengan nada bata nya.


"Anda tak perlu menjelaskan nya pada ku. Tapi ku rasa, kau ini belum mengetahui banyak tentang energi spiritual"


"Uh?"


"Kau tahu?? Energi spiritual itu berasal dari kondisi pemilik nya"


Mendengar penjelasan singkat Chyou Chen, Han Zhao hanya terdiam sembari memasang raut kebingungan "..."


Karna tak mendengar sahutan, Chyou Chen mulai membalikan arah tubuh nya, dan menghadap ke arah gadis yang kini berada tepat di depan nya.


"Entah apa yang anda lakukan sebelum nya. Tapi, jika anda tidak tenang, energi spiritual mu akan secara cepat melakukan peningkatan yang drastis, itu rasa nya akan sangat sakit. Jadi sebaiknya anda tenangkan diri mu terlebih dahulu" jelas Chyou Chen sembari mengubah arah pandangan nya, ia tak lagi menatap gadis di depan nya itu.


"Sebelum nya saya ucapkan Terimakasih pada mu tuan muda Chen, Anda telah banyak membantu ku. Tapi sebaiknya, mulai sekarang anda berhenti mengkhawatirkan ku" ujar Han Zhao sembari membalikan arah tubuh nya. Hingga membuat lelaki yang berdiri di belakang nya terkejut.


"...."


"Anda bahkan tidak mengenal ku dengan baik, Jadi ku pikir anda ini terlalu baik dalam menilai ku"


Chyou Chen hanya bisa terdiam, ia tak mengerti dengan apa yang sedang di bicarakan Han Zhao pada nya. Aura yang keluar dari tubuh nya juga terasa sangat aneh sejak mereka bertemu di kota.


"Kalau begitu, aku akan pergi duluan.. Sampai ketemu lagi, Tuan muda Chen" kata Han Zhao sembari ia melesat dari hadapan Chyou Chen.


Setelah Han Zhao melesat meninggalkan Chyou Chen yang masih terdiam, kesunyian hutan kini benar benar terasa dengan jelas. Tenang?? Dingin?? Suram?? Ada apa dengan malam ini?? Semua terasa begitu aneh.


'Gumpalan darah siapa yang menempel di leher mu, Han Zhao' Chyou Chen mulai mengepalkan tangan nya. Rasa panas kini terasa seperti menusuk ke dalam dada nya. ( Chyou Chen ) Nama yang sering di sebut oleh lelaki itu, kini tak terdengar lagi dari mulut nya.


"ADA APA DENGAN NYA??"

__ADS_1


__ADS_2