Bengkel Cinta

Bengkel Cinta
Mirror Selfi


__ADS_3

Happy reading


Malam harinya, Sinta sudah siap dengan pakaian yang rapi. Apalagi dress berwarna navy yang jarang ia gunakan itu tampak membuat wanita itu semakin cantik.


"Udah siap aja sayang. Mau berangkat sekarang?" tanya Ibu pada Sinta.


"Iya Bu. Takutnya Tiara butuh Sinta, kan dulu Tiara juga ada saat Sinta lamaran," ucap Sinta dengan senyum. Ia mengambil dompet dan juga ponselnya kemudian memasukkannya ke dalam tas kecilnya.


"Ya sudah."


Setalah itu Sinta langsung pamit pada Ibunya yang memang ada di kamarnya itu. Tak lupa mengatakan jika anak gadisnya itu harus hati hati jika ke rumah Tiara malam malam. Bahkan nanti Ayah yang akan menjemput Sinta nanti.


Saat ini ayah belum pulang karena ada meeting, jadi Sinta memutuskan untuk memesan taksi online.


"Nessi sayang, Tante pergi dulu ya. Kamu jangan kangen," ucap Sinta dengan lembut. Karena Nessi dan Mbak Lika juga sedang menunggu Bang Rendi yang memang belum pulang.


"Hati hati ya. Kalau pulang telepon aja, siapa tahu Mas Rendi juga sudah pulang. Bisa jemput kamu," ucap Mbak Lika yang memang perhatian dengan sang adik.


"Siap, nanti juga paling ayah pulang," ucap Sinta yang masih mengecupi pipi Nessi.


Setalah taksi online pesanan Sinta datang, Sinta langsung pamit pada Mbak Lika dan Nessi.


***


Setelah sampai di rumah Tiara tiba tiba ponselnya berbunyi, bukan berdering karena telepon tapi pesan.


Saat melihat siapa yang chat dirinya Sinta langsung tersenyum dengan cerah.


Mas Montir Ganteng


Udah sampai tempat Tiara?


Anda


Udah Mas. Ini baru sampai gerbangnya.


Mas Montir Ganteng


Ya sudah kalau sudah sampai. Intinya kalau kamu kenapa napa langsung telepon Mas ya.

__ADS_1


Anda


Iya mas Kevin sayang.


Mas Montir Ganteng


Pap dong dek.


Sinta yang mendapat permintaan dari Kevin itu hanya tersenyum ia belum mau mengirimkan potonya ke Kevin. Nanti yang ada di buat status lagi sama calon suaminya itu. Kan Sinta malu jika teman teman Kevin melihat dirinya.


Sinta saja jarang memposting potonya di status wanya. Malunya lebih banyak daripada keberanian. Walau ia juga sebenarnya sangat cantik.


Anda


Nanti aja ya Mas. Aku mau masuk nih gak enak sama Tiara.


Mas Montir Ganteng


Sekarang sayang.


Anda


Bentar


Bukannya foto yang ia kirim tapi pintu rumah Tiara yang akan ia ketok.


Tak lama pintu di buka oleh pembantu yang ada di rumah Tiara. Untung di bibi sudah kenal dengan Sinta jika belum pasti langsung disuruh pulang karena ini hari penting Tiara.


"Neng udah datang, ayo ayo masuk. Non Tiara sudah menunggu di kamar," ucap bibi dan dianggukkan oleh Sinta.


Cinta yang sudah mengetahui letak kamar Tiara itu langsung berjalan menuju lantai 2 di mana kamar Tiara berada.


Tak perlu mengetuk pintu kamar Sinta langsung masuk ke dalam kamar Tiara. Tiara yang sudah siap dengan pakaian yang diberikan ibunya itu terkejut melihat Sinta yang ada di kamarnya. Tumben sekali tidak ada langkah kaki Sinta yang biasa terdengar saat ke kamarnya.


"Gue kira siapa."


"Ehehehe kaget ya."


Sinta berjalan menuju tiara yang sudah sangat cantik. Ini karena memang hari penting bagi Tiara yang sudah memutuskan untuk menerima lamaran dari lelaki yang dijodohkan oleh ibunya itu yang membuat Tiara berdandan dengan cantik.

__ADS_1


"Cantik banget sahabat gue," ucapnya dengan senyum memeluk tubuh Tiara.


Kata rasa kedua gadis yang digadang-gadang jomblo sedari SMP sampai SMA kini diam diam sudah melanjutkan kejenjang yang lebih serius. Yaitu pertunangan.


Mungkin ini adalah takdir untuk mereka berdua. Mereka langsung dilamar oleh lelaki yang mampu membuat mereka nyaman. Tapi entah Tiara sudah nyaman atau belum pada calon suaminya ini.


Ting


"Ponsel lu bunyi tuh."


"Mas Kevin minta pap gue," jawab Sinta memperlihatkan pesan yang dikirim oleh Kevin.


"Yaelah tinggal pap aja susah amat," ucap Tiara menekan rasa gugupnya.


"Malu, nanti dia post lagi di WhatsApp."


Tiara kadang bingung dengan Sinta yang tak mau mukanya di post oleh sang tunangan. Jika Tiara yang di post oleh pacar atau tunangan nanti malah senang banget.


Yah karena Sinta itu insecure jika nanti ada yang membanding bandingkan dia dengan orang yang mendekati Kevin dulu.


"Kenapa mesti malu. Wajarlah Kevin mampus foto tunangannya sendiri, kalau dia ngepost foto cewek lain itu baru gak wajar. Cowok yang berani pas foto ceweknya di WhatsApp ataupun Instagram itu berarti Lu sangat berarti buat dia," ucap Tiara yang membuat Sinta mulai mengambil pose dirinya.


"Gue pinjam cermin lu."


Sinta mengambil potret dirinya di cermin itu, hingga fotonya full body.


Tak lama setelah itu Sinta mengirimkan fotonya pada Kevin.


Anda


Send 📷


Mas Montir Ganteng


Cantik banget sih calon istri.


Anda


Mas juga ganteng kok.

__ADS_1


Setelah membalas pesan itu Sinta langsung mematikan datanya dan menutup ponselnya.


Bersambung


__ADS_2