
Karena kelamaan menunggu Bayu ketiduran dengan masih mengenakan handuk. Sedangkan Cahaya tengah memakan rujak dan es jeruk tanpa gula.
"Ya ampun malem malem gini makan rujak."gumam Bayu sambil mengucek kedua matanya,kemudian berjalan kearah Cahaya"Kamu dapat rujak dimana,memang tengah malam gini ada yang jualan?"
"Ohh kebetulan teman aku jualan,dan tadi aku memaksa dia untuk membuatkan untukku."Sahut Cahaya sambil meminum jus jeruknya.
"Bagi dong minumnya." ucap Bayu sambil mengambil jus yang berada ditangan Cahaya dan meminumnya.
"Buhhh"Apaan ini kok asem banget,jangan jangan kamu hamil ya." ucap Bayu.
Cahaya tersedak kemudian mukanya memerah."Ya enggak lah,kamu ini ada ada saja aku kan KB" ucapnya kemudian meraih minumannya.
"Gara gara kamu aku jadi nggak selera makan lagi,minggir aku mau tidur saja." ucap Cahaya kemudian merebahkan dirinya diranjang.
"Enak saja kok tidur,aku udah nungguin dari tadi tau malah ditinggal tidur.Aku mau kekamar mandi dulu awas kalau ditinggal tidur."ucap Bayu kemudian beranjak ke kamar mandi.
"Sayang ayo lah aku sudah nggak tahan.",ucap Bayu yang menciumi wajah Cahaya.
"Besok pagi saja aku ngantuk sekali." ucap Cahaya kemudian menutupi tubuhnya dengan selimut.
"Kan ketipu lagi,awas saja aku nggak bakal transfer uang buat bayar rumah." ucap Bayu kemudian tidur disampingnya sambil memeluk Cahaya.
Pagi hari dia bangun lebih awal,rencananya akan pulang kerumah terlebih dulu.saat dia tengah memakai kemeja tiba tiba Cahaya memeluknya.
"Sayang ayu sekarang saja,kamu nggak usah pulang kerumah." ucap Cahaya sambil menciumi leher Bayu.
"Tapi hari ini aku mau bertemu klien penting,lain kali saja lah.Kamu juga kebanyakan drama sih semalem." Ucap Bayu sambil menelan Salvianya.Cahaya hanya mengenakan BH dan ****** ***** saja.
"Aku maunya sekarang." ucap Cahaya sambil melepaskan kancing kemeja Bayu kemudian mendorongnya keranjang dan melepaskan celana Bayu.
"Kalau begini aku tidak bisa menolaknya."ucap Bayu kemudian membalas ciuman Cahaya.Hingga akhirnya keduanya terkulai lemas setelah beberapa kali mencapai puncak ke********n.
"Bay apa kamu masih menginginkannya lagi." ucap Cahaya yang berada di dada bidangnya.
__ADS_1
"Apa,,,kamu masih mau lagi?" tanyanya kaget.
"Iya tapi ada syaratnya,setelah ini kamu tidak perlu menemui ku dan anggap saja tidak mengenalku." ucap Cahaya.
"Kalau begitu aku tidak mau,bagaimana jika aku kangen denganmu." ucap Bayu sambil memalingkan wajahnya.
"Ayolah sayang,kita akan bersenang selama tujuh hari dipuncak dan aku akan melakukan apapun yang kamu mau." ucap Cahaya sambil tangannya bergerilya ke bawah.
"Wah kesambet apa nih cewek,aku tidak akan menyia nyiakan kesempatan ini." gumam Bayu sambil tersenyum.
Bayu segera kekamar mandi dan membersihkan badan namun tiba tiba Cahaya ikut masuk kedalam.Akhirnya mereka berdua kembali melakukanya lagi.Setelah selesai meraka mandi bersama kemudian memesan makanan.
Ponsel Bayu terus saja berbunyi,namun dia tidak menghiraukannya malah mematikan ponselnya.Kemudian mereka menuju puncak dan menyewa villa selama tujuh hari.
"Maaf ya sayang,mungkin ini pertemuan kamu yang terakhir dengan ayahmu.Aku tidak mau kamu kecewa karena memiliki ayah yang play boy seperti itu.Biarlah aku membesarkan anak anakku seorang diri tanpa suami." gumam cahaya dalam hati sambil mengusap perutnya yang masih rata.
"Kenapa sayang apa perut kamu sakit?" tanya Bayu sambil melihat Cahaya yang memegangi perutnya.
"Sayang bagaimana kalau kita menikah saja,aku janji akan setia denganmu.Aku akan bekerja dengan giat dan berusaha memenuhi semua keinginanmu.apapun yang kamu minta akan aku penuhi." ucap Bayu yang kina dalam keadaan tanpa busana.
"Aku bilang aku tidak mau menikah denganmu,sudahlah kita nikmati waktu kita yang tinggal sehari ini." Ucap Cahaya kemudian mendorong Bayu ke kasur.
Setelah melakukan hubungan layaknya suami istri Bayu dan Cahaya menuju Bogor menemui pemilik rumah yang hendak dia beli.Setelah selesai dengan urusannya Bayu pulang menggunakan mobil milik Cahaya.
"Sudah sana turun,pasti mami Fitri nyariin." ucap Cahaya sambil membuka kaca mobilnya.
"Baiklah aku turun,kamu nggak mampir dulu ketemu mami." ucap Bayu.
"Nggak usah,jangan lupa bilang semuanya sama mami.Tolong sampaikan permohonan maafku padanya.'ucap Cahaya.
Bayu mencium bibir Cahaya Hinga cukup lama Cahaya hanya pasrah dan membalas ciuman Bayu.Tanpa disadari Amelia tengah berada di seberang jalan dan mengawasi keduanya.
"Udah sana pulang." ucap Cahaya sambil mendorong Bayu yang sudah cukup lama berciuman dan kesusahan bernapas.
__ADS_1
"Daaa"
ucap Bayu sambil memperhatikan mobil Cahaya yang mulai menjauh darinya.Dia bergegas masuk dan melihat Fitri dan Ibra sudah menunggu diruang tamu.
"Bay akhirnya kamu pulang juga,aku pikir kamu meninggal."ucap Fitri sambil memeluk putranya dengan erat.
"Ya ampun mami,Bayu baik baik saja tapi kenapa mi berpikir aku meninggal." ucap Bayu.
"Terjadi kebakaran disebuah hotel,dan disana terparkir mobil kamu untungnya mobilnya berhasil diselamatkan.Tetapi ada beberapa penghuni hotel yang tewas karena tidak bisa menyelamatkan diri.Kejadiannya berlangsung pada malam hari,untung kamu tidak disana.Kamu kemana saja selama beberapa hari ini,di hubungi nggak bisa mami kami sampai cemas dan sedih Lain kali jangan diulangi lagi." ucap Ibra ketus.
"Sudah Pi jangan dimarahi yang penting anak kita sudah pulang dan tidak terjadi apapun padanya.Bagaimana dengan keadaan Cahaya kamu harus secepatnya memboyong dia kemari." ucap Fitri.
"Maaf mi sebenarnya kami belum menikah dan dia juga tidak hamil.Ini ada surat untuk mami,dia memohon maaf dan sangat menyesal." ucap Bayu menyerah kan surat yang ditulis Cahaya.Fitei menerima surat itu kemudian membacanya.
"Bay kamu cari dia,mami tau dia salah,tapi mami sudah terlanjur jatuh hati dan sayang dengannya." ucap Fitri sambil meneteskan air mata.
"Percuma mi dia sudah tidak berada dirumah ini,dia juga tidak mau aku nikahi." ujar Bayu.
"Tapi kamu sudah menidurinya kamu harus bertanggung jawab, menikahlah dengannya.Pokoknyavkamu harus cari dia sampai ketemu." ucap Fitri.
"Ya Tante Bayu juga harus bertanggung jawab denganku,dia sudah merenggut kesucianku.Dan kami sering melakukanya berulang kali,aku mau Bayu menikahiku sekarang juga." teriak Amelia yang sudah berdiri di pintu.
"Kapan aku menidurimu,itu kan dulu lagian kamu sudah keluar negri mungkin disana kamu juga melakukannya dengan banyak lelaki."ucap Bayu
"Aku tidak pernah melakukannya dengan orang lain selain kamu,pokoknya kamu harus menikahi ku." ucap Amelia.
"Kamu tenang saja,Bayu pasti akan menikahimu." ucap Ibra
"Tapi Pi,aku sudah tidak mencintainya.Dulu aku memintanya menikah denganku tidak mau malah pergi keluar negri.Sekarang tiba tiba datang dan meminta menikahinya,pokoknya aku tidak mau."ucap Bayu sambil beranjak pergi.
"Pokoknya kamu harus menikahi Amelia,jika tidak papi tidak segan segan mengusirmu dari rumah ini." teriak Ibra.
"
__ADS_1