Benih Yang Tak Diketahui

Benih Yang Tak Diketahui
Pemakaman


__ADS_3

Akhirnya jenasah Damar di bawa pulang kemudian dikebumikan disebelah Talita.Sementara Mentari sama sekali tidak bisa dihubungi, sehingga yang mengurus semuanya Anton dan Bayu.


"Kamu yang sabar ya Ndin,ini ujian dari Allah."ucap Cahaya memeluk Andin.


Setelah cukup lama berada di pemakaman,dia segera bangkit dan menghampiri ibunya yang masih terdiam dimakam Damar.


"Ayo Mi,kita pulang.Kita harus mengikhlaskan kepergian Damar.'ucap Cahaya yang membantu ibu mertuanya berdiri.


"Ayo sayang,ayo kita pulang." ucap Fitri yang masih tidak percaya akan kematian putranya.


"Mami tunggu di mobil saja ya,sepertinya ponsel aku terjatuh saat di makam Damar." ucap Cahaya kemudian kembali lagi ke makam dan mencari ponselnya.


"Brakkk"


Tanpa sengaja Cahaya yang tengah fokus memandangi ponselnya bertabrakan dengan seseorang.


"Maaf aku nggak sengaja!!" ucap Cahaya kemudian menunduk dan mengambil ponselnya.


"Kevin,sedang apa kamu disni?" tanya Cahaya yang kaget saat melihat Kevin.


"Aku habis dari pemakaman calon istri aku,dia kecelakaan kemarin di puncak." sahut Kevin yang terlihat sedih.


"Aku turut berduka ya Vin,kamu yang tabah."Ucap Cahaya.


"Drtttt


"Drtttt

__ADS_1


"Maaf ya Vin,aku duluan."ucap Cahaya kemudian meninggalkan Kevin yang masih mematung setelah kepergiannya.


"Iya sayang,sebentar lagi Ibu pulang." ucap Cahaya yang menjawab panggilan telefon dari putranya.


Kemudian dia bergegas pulang dengan ibu mertuanya,yang masih terlihat sangat sedih.


Acara tahlilan untuk mendoakan Damar dan Talita di adakan seminggu dirumah Cahaya,namun ti saat para tamu sudah bubar dia dikagetkan dengan kedatangan seorang wanita.


"Bu Fitri mana pak Bayu,dia harus bertanggung jawab padaku.Saat ini aku tengah hamil anak darinya." ucap wanita itu.


"Kamu jangan mengaku ngaku ya,aku tidak percaya kalau yang didalam perutmu adalah cucuku.Itu hanya akal akalanmu saja,sebaiknya kamu segera pergi dari sini." ucap Fitri yang begitu marah.


Saat itu Bayu yang tengah menemani Aska dan Amar keluar setelah memastikan kedua putranya tertidur.


"Apa apaan kamu Desy,jangan menuduh sembarangan.Sayang percayalah padaku ini semua hanya akal akalan dia saja.Waktu itu dia memberikan aku kopi,dan kemudian aku tidak ingat apapun lagi.Dan saat terbangun kamu dan Mami sudah ada di depanku,sungguh sayang aku tidak bohong." ucap Bayu yang meyakinkan istrinya.


"Semua yang dikatakan pak Bayu itu bohong,dia sendiri yang memaksaku melakukannya.Awalnya dia memperkosaku,kemudian dia memberikan uang sebagai tutup mulut supaya tidak menceritakan pada istrinya.Akhirnya karena dia sering merayuku,aku pun tergoda dengannya.Apalagi dia selalu memberiku uang yang banyak." ucap wanita yang ternyata bernama Desy.


"Semua yang aku katakan benar,bahkan kami sering melakukanya di kantor saat Semua karyawan sudah pulang.Jika pak Bayu tidak mau menikahiku,maka aku akan menyebarkan vidio ini pada semua karyawan di kantor."ucap Desy sambil menunjukan vidio yang sengaja dia rekam.


Dari vidio itu memang terlihat Bayu dan Desy melakukan hubungan suami istri.Namun ada yang janggal terhadap vidio itu,vidio itu seperti di rekam oleh seseorang.


Sedangkan Bayu yang posisinya di bawah, hanya pasrah dan menerima serangan si wanita.


"Brakkk"


"Cepetan pergi dari sini sebelum kesabaranku habis!!" Teriak Cahaya yang begitu emosi dan membanting ponsel Desy hingga hancur.

__ADS_1


Setelah kepergian Desy Dia masuk ke kamar diikuti Bayu yang ada di belakang.


"Sayang tolong percayalah padaku,aku tidak mungkin seperti itu." ucap Bayu sambil memeluk istrinya dari belakang.


"Brakkk"


"Mulai hari ini kamu tidur di luar,jangan berani menyentuhku.Jika tidak maka pisau ini menebas lehermu." ucap Cahaya kemudian mengeluarkan pisaunya ke arah suaminya.


"Iya sayang,aku tidur di luar.'"ucap Bayu meninggalkan istrinya.


"Ini kan cuma pisau mainan,jika di tekan pisaunya masuk ke dalam.Sebaiknya aku cari tau siapa wanita itu." gumam cahaya dalam hati.


Namun sampai saat ini dia belum menemukan bukti apapun mengenai Desy.Sedangkan vidio perselingkuhan itu mulai tersebar di kantornya.


Akhirnya Cahaya meminta Desy datang kerumahnya dan berusaha mengikuti permainannya.


"Okey Desy dan kamu juga Bayu,Minggu depan kalian harus menikah." ucap Cahaya sambil menopangkan kakinya kemeja.


"Kamu serius kan bu Cahaya." ucap Desy kaget tidak menduga wanita di depannya akhirnya luluh juga.


"Ya lah saya serius,bahkan dua rius." ucap Cahaya.


"Tapi sayang,aku nggak mau menikah dengan Desy."ucap Bayu yang nampak kecewa dengan keputusan istrinya begitu juga dengan Fitri.


"Apa kamu yakin sayang." ucap Fitri yang merasa wanita di depannya seperti bukan menantunya.


"Ya Mi,ini demi nama baik perusahaan.Jadi mau tidak mau aku harus mengambil keputusan ini.Dan kamu juga Bayu,kamu harus mau menikahi Desy itu semua merupakan kesalahan kamu.Kafo kamu harus menerimanya,lagian kamu juga ganjen apa sih kurangnya aku di bandingkan dia." ucap Cahaya sambil melirik kearah Desy.

__ADS_1


Memang dari segi penampilan Desy selalu berpakaian seksi namun dari wajahnya dia selalu menggunakan make up yang sangat tebal.Berbeda dengan cahaya yang berpenampilan sederhana namun menarik,apalagi wajahnya masih terlihat cantik walau tanpa make up.


"Aku tidak menduga rencanaku berjalan semudah ini,dasar Bu Cahaya memang Be*o." umpat Desy dalam hati.


__ADS_2